Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Timah di JFX Tembus ke Harga Tertingginya 33.100 Dolar AS per Ton

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 11 Mei 2021 | 15:01 WIB
Timah di JFX Tembus ke Harga Tertingginya 33.100 Dolar AS per Ton
Komoditas Timah. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Harga timah fisik murni batangan tembus di harga 33.100 dolar AS per ton pada 10 Mei 2021 yang diperdagangkan di Jakarta Futures Exchange (JFX).

"Pergerakan harga timah ini tentunya merupakan hal yang menggembirakan bagi ekosistem perdagangan timah nasional," kata Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi ditulis Selasa (11/5/2021).

Fajar menambahkan di saat yang sama, harga timah di LME (London Metal Exchange) tercatat pada posisi 33.097 dolar AS per ton dan di KLTM (Kuala Lumpur Tin Market) 30.250 dolar AS per ton.

Peningkatan harga timah di JFX ini telah terjadi sejak awal 2021, di mana sepanjang Januari hingga April 2021 harga timah berada di posisi 20.075 dolar per ton, dan sampai dengan April 2021 berada di posisi 28.665 dolar AS per ton.

Sebelumnya harga tertinggi timah fisik murni batangan di Jakarta Futures Exchange (JFX) terjadi pada 6 Mei 2021, yaitu 32.500 dolar AS per ton.

Menurut dia, pergerakan ekonomi baik nasional maupun global serta mulai bergeraknya industri tentunya meningkatkan permintaan dan pihaknya optimistis transaksi timah di Bursa Berjangka Jakarta akan positif.

Fajar mengatakan harga timah yang ditransaksikan di Bursa Berjangka Jakarta dapat diakses masyarakat dalam situs resmi Bursa Berjangka Jakarta dan penentuan harga komoditas ini juga berdasarkan mekanisme kesepakatan antara peserta jual dan peserta beli.

Saat ini, kata dia, di Bursa Berjangka Jakarta terdapat dua skema transaksi timah, yaitu untuk transaksi luar negeri (ekspor) dan transaksi timah dalam negeri. Untuk transaksi timah luar negeri, telah berjalan sejak pertengahan 2019 sedangkan transaksi timah dalam negeri, baru berjalan pada pertengahan Maret 2021.

"Dalam transaksi timah di Bursa Berjangka Jakarta ini, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) berperan sebagai lembaga kliring," ujarnya.

Terkait transaksi timah dalam negeri, dalam periode Januari hingga April 2021, telah terjadi transaksi sebanyak 395 lot dalam 395 ton, dengan nilai transaksi di atas Rp14,5 miliar, sedangkan untuk perdagangan timah luar negeri pada Januari hingga April 2021 terjadi transaksi sebanyak 2.513 lot dalam 12.586 ton, dengan nilai transaksi 308.450.813 dolar AS, selanjutnya berdasarkan data 10 Mei 2021 menunjukkan transaksi timah luar negeri terjadi dalam 126 lot dalam 622 ton.

Bergeraknya transaksi perdagangan timah luar negeri di Bursa Berjangka Jakarta telah memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2019, tarif royalti logam timah ditetapkan sebesar tiga persen. Dengan nilai transaksi sebesar Rp4,6 triliun, royalti yang masuk ke kas negara sekitar Rp138 miliar.

Fajar Wibhiyadi menambahkan adanya transaksi timah di JFX akan menjadi etalase Indonesia pasar timah dunia dan sebagai negara yang memiliki cadangan timah kedua terbesar di dunia dengan cadangan sebesar 31 persen, selayaknya Indonesia akan turut menjadi penentu harga timah dunia.

"Selain itu, adanya transaksi timah luar negeri juga akan memberikan kontribusi langsung terhadap penerimaan negara dalam bentuk royalti," katanya.

KBI sebagai lembaga kliring, selain memastikan transaksi berjalan sesuai dengan regulasi yang ada juga akan terus meningkatkan layanan kepada para pemangku kepentingan di ekosistem perdagangan timah.

"KBI dalam lingkup perdagangan timah di Bursa Berjangka Jakarta akan sejalan dengan peran KBI sebagai Badan Usaha Milik Negara akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serakahnya Penambang Timah di Babel, Hutan Lindung Kini Jadi Sasaran

Serakahnya Penambang Timah di Babel, Hutan Lindung Kini Jadi Sasaran

Sumsel | Rabu, 28 April 2021 | 07:36 WIB

Penambangan Timah Ilegal di Babel, Staf Menko Maritim: Kita Sudah Dirampok!

Penambangan Timah Ilegal di Babel, Staf Menko Maritim: Kita Sudah Dirampok!

Sumsel | Sabtu, 10 April 2021 | 20:07 WIB

Latinusa Targetkan Kenaikan Laba 10 Persen di Tahun Ini

Latinusa Targetkan Kenaikan Laba 10 Persen di Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 09 April 2021 | 07:54 WIB

Terkini

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB