Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Santri di Sulut

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 24 Mei 2021 | 10:48 WIB
Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Santri di Sulut
Ground breaking pembangunan rusun untuk santri di Sulut. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR akan membangun satu tower rusun untuk para santri yang sedang menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat di Desa Buyat Barat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provnsi Sulawesi Utara (Sulut). Nantinya, para santri bisa tinggal di hunian vertikal tersebut.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, satu tower rumah susun dengan tipe barak itu senilai Rp2,79 miliar itu nantinya akan difasilitasi dengan fasilitas yang lengkap

"Kami harap para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren bisa belajar tinggal di hunian vertikal. Fasilitas yang disediakan Kementerian PUPR di Rusun Pondok Pesantren kini juga sangat baik sehingga para santri nyaman tinggal di Rusun tersebut," ujar Abdul Hamid di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun juga diperuntukkan bagi para milenial seperti para santri agar bisa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama. Selain itu, pemerintah juga tidak hanya membangun Rusun untuk para santri di Ponpes, tapi juga diseminari-seminari, sehingga hasil pembangunam dapat dirasakan secara merata dan berkeadilan.

"Keterbatasan lahan untuk perumahan semakin nyata dan Rusun merupakan salah satu solusi agar pemanfaatan lahan yang ada bisa optimal," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Hujurat mengatakan, pembangunan Rusun Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) tahun 2021 dengan masa waktu selama 240 hari kerja. Lokasinya berada di Desa Buyat Barat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara.

"Kami berharap melalui pembangunan Rusun ini secara tidak langsung bisa ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Total biaya pembangunan adalah Rp 2,79 Miliar. Rusun ini merupakan salah satu wujud dukungan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR untuk para santri untuk agar menjadi generasi muda bangsa Indonesia yang berkualitas," harapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I, spesifikasi bangunan Rusun Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat terdiri dari satu tower setinggi dua lantai.  Hunian yang ada nantinya berupa empat ruangan tipe barak dan dapat menampung sekitar 80 santri.

"Kami juga akan melengkapi setiap hunian dengan meubelair berupa tempat tidur susun dan almari berukuran sedang dua pintu atas bawah. Para santri tinggal membawa pakaian dan belajar agama dengan semangat," tandasnya.

baca juga

Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pembangunan Rusun, pihaknya juga telah melaksanakan Ground Breaking Ceremony atau seremoni peletakan batu pertama bersama dengan anggota DPR RI Komisi V, Hi. Herson Mayulu, dan perwakilan Pengurus Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII beberapa waktu lalu.

Anggota DPR RI Komisi V, Herson Mayulu mengungkapkan, pihaknya sangat bersyukur bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan program bantuan Rusun ini. Dirinya juga berharap Kementerian PUPR dalam proses pelaksanaan pembangunan Rusun ini bisa memakai tenaga kerja lokal atau masyarakat sekitar karena di masa pandemi ini banyak masyarakat terdampak dan membutuhkan lapangan pekerjaan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena rencana pembangunan Rusun ini akhirnya terlaksana dengan baik. Saya juga berharap kepada pihak pelaksana atau kontraktor bisa membantu melibatkan masyarakat sekitar menjadi tenaga kerja dalam proses pembangunan Rusun," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditargetkan Rampung Oktober 2021, PUPR Bangun Rusun untuk TNI AD Gorontalo

Ditargetkan Rampung Oktober 2021, PUPR Bangun Rusun untuk TNI AD Gorontalo

News | Senin, 05 April 2021 | 07:00 WIB

Tinjau Huntap untuk Korban Bencana di Sulteng, Ini Harapan Doni Monardo

Tinjau Huntap untuk Korban Bencana di Sulteng, Ini Harapan Doni Monardo

News | Minggu, 04 April 2021 | 22:15 WIB

Basuki Hadimuljono : Program Padat Karya Penting untuk Kurangi Pengangguran

Basuki Hadimuljono : Program Padat Karya Penting untuk Kurangi Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 02 April 2021 | 17:50 WIB

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

News | Jum'at, 02 April 2021 | 07:40 WIB

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 07:22 WIB

Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Layak, Rantai Pasokan Perumahan harus Dijaga

Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Layak, Rantai Pasokan Perumahan harus Dijaga

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 20:07 WIB

Terkini

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:39 WIB

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:19 WIB

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:14 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:51 WIB

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

×