Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

BI Catat Harga Ayam Ras hingga Cabai Merah Turun pada Minggu ke-2 Juni

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Juni 2021 | 18:01 WIB
BI Catat Harga Ayam Ras hingga Cabai Merah Turun pada Minggu ke-2 Juni
Ilustrasi pedagang cabai merah (ANTARA/HO)

Suara.com - Bank Indonesia mencatat pada minggu ke-2 bulan Juni 2021, perekonomian nasional mengalami deflasi 0,09 persen. Deflasi ini berdasarkan Survei Pemantauan Harga oleh kantor perwakilan diseluruh Indonesia.

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2021 secara tahun kalender sebesar 0,81 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,40 persen (yoy).

"Penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar -0,09 persen (mtm)," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Selain itu, tutur Erwin, deflasi pada bulan Juni disumbang oleh tarif angkutan antarkota -0,06 persen (mtm), cabai rawit -0,04 persen (mtm), bawang merah -0,02 persen (mtm), kelapa, tomat dan daging sapi masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm). 

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,04 persen (mtm) emas perhiasan sebesar 0,03 persen (mtm).

"Lalu, minyak goreng, sawi hijau, kacang panjang, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm)," kata Erwin.

Untuk diketahui sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan Mei 2021 terjadi inasi sebesar 0,32 persen. Dari 90 kota yang dipantau BPS sebanyak 78 kota mengalami inasi dan 12 kota mengalami deasi.

Dengan angka ini maka inflasi tahun kalender Januari-Mei 2021 mencapai 0,90 persen dan inflasi tahun ke tahun 1,68 persen.

"Bulan Mei 2021 terjadi inflasi sebesar 0,32 persen," kata Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konfrensi pers virtualnya, Rabu (2/6/2021).

baca juga

Setianto menjelaskan, inflasi tertinggi terjadi di Manokwari dipicu oleh kenaikan tarif angkutan udara. Inflasi terendah terjadi di Tambilaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sumut Triwulan II Meningkat

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sumut Triwulan II Meningkat

Sumut | Jum'at, 11 Juni 2021 | 06:35 WIB

Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS

Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 08 Juni 2021 | 12:23 WIB

Pemerintah Kejar Peminjam Dana BLBI yang Nilainya Tembus Rp 110,45 Triliun

Pemerintah Kejar Peminjam Dana BLBI yang Nilainya Tembus Rp 110,45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:46 WIB

BI dan Kemenkeu Ungkap Ada Indikasi Ekonomi Mulai Membaik

BI dan Kemenkeu Ungkap Ada Indikasi Ekonomi Mulai Membaik

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 18:14 WIB

Uang Beredar Selama Ramadan dan Lebaran Kemarin Tembus Rp 6.957 Triliun

Uang Beredar Selama Ramadan dan Lebaran Kemarin Tembus Rp 6.957 Triliun

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:56 WIB

Harga Cabai Merah Bertahan Rendah di Sumut, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Merah Bertahan Rendah di Sumut, Ini Penyebabnya

Sumut | Rabu, 26 Mei 2021 | 10:41 WIB

Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 7 Persen

Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 7 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 15:56 WIB

Terkini

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB