Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Kementan Kawal Petani Purwakarta Kendalikan Tikus

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 18:40 WIB
Kementan Kawal Petani Purwakarta Kendalikan Tikus
Petani memperbaiki jaring penghalau hama burung pada tanaman padi di area persawahan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/6/2021). [ANTARA FOTO/Arnas Padda]

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terus melakukan koordinasi dan kerjasama bersama stake holder tanaman pangan.

Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan, hal itu dilakukan untuk mendukung upaya pengamanan produksi padi dari serangan hama dan penyakit.

"Sehingga target produksi untuk memenuhi kebutuhan makan lebih dari 271 juta jiwa penduduk indonesia dapat tercapai, seperti yang diamanatkan oleh pak menteri," tutur Suwandi dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, (29/6/2021).

Suwandi menjelaskan, salah satu bentuk koordinasi dan kerja sama tersebut adalah kegiatan gerakan pengendalian (gerdal) tikus di Desa Kertamukti Kecamatan Cempaka (Kelompok Tani Sugih Mukti).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak terkait. Pemerintah Pusat yang turut hadir yaitu Wakil Ketua Komisi IV DPR RI (Dedi Mulyadi), Kementerian Pertanian diwakili oleh Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan (Ditlin TP) dan Balai Besar Peramalan OPT (BBPOPT). Perwakilan dari Pemerintah Daerah hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purwakarta, Kepala LPHP Satpel wilayah II Subang dan Kortikab POPT, Camat Campaka, Kepala Desa Kertamukti, petugas POPT, dan penyuluh pertanian setempat.

Desa Kertamukti (Kecamatan Campaka), Desa Cibening Bungursari dan Desa Cibatu (Kecamatan Cibatu) terpilih karena lokasi pertanaman padi di Kabupaten Purwakarta yang mengalami serangan hama tikus sehingga mengakibatkan kerusakan beberapa hektar tanaman padi dan mengancam puluhan hektar di sekitarnya. Gerdal merupakan bentuk respon cepat atas stake holder atas serangan hama tikus tersebut.

Sementara Koordinator Kabupaten Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (Kortikab POPT) Purwakarta, Jaya Mulya menjelaskan, serangan hama tikus di Purwakarta terjadi secara spot-spot dan sudah dikendalikan oleh petani bersama pemerintah.

“Serangan hama tikus saat ini terjadi spot-spot di beberapa lokasi, yaitu di Kecamatan Campaka, Bungursari, dan Cibatu. Serangan di Kecamatan Campaka tepatnya di Desa Kertamukti sudah merusak 5 hektar tanaman padi dan saat ini sudah dikendalikan oleh petani bersama pemerintah. Kami mengendalikan dengan cara gropyokan dan pengemposan di lubang-lubang aktif tikus dengan racun belerang. Di lokasi lain juga sedang proses dan persiapan pengendalian”, terang Jaya.

Adapun Kepala LPHP satuan pelayanan (Satpel) wilayah II Subang, Iduk menyatakan, bahwa untuk mengatasi serangan hama tikus di Purwakarta ini semua stakeholder telah bekerja Bersama dan bahu membahu melaksanakan pengendalian.

“Untuk mengatasi serangan hama tikus ini kami telah bekerja bersama-sama untuk mengendalikannya. Sarana dan prasarana pengendalian tikus dibantu oleh Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, BBPOPT-Jatisari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Purwakarta, LPHP Satpel Wilayah II Subang, dan kelompok Tani. Seperti biasa, sebelum gerdal kami selalu memberikan bimbingan teknis terlebih dahulu kepada para petani mengenai kondisi serangan tikus, faktor pendukung, dan cara pengendalian yang baik dan benar”, terang Iduk.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, terkait serangan hama tikus dan pengamanan produksi padi menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Kementan untuk melakukan pengendalian hama tersebut.

"Kami akan terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Kementan serta pihak-pihak terkait untuk terus melakukan gerdal tikus di lokasi-lokasi serangan tikus”, tegas Midan.

Abriani Fensionita selaku Koordinator Pengendalian OPT Serealia-Ditlin TP menjelaskan, kunci keberhasilan pengendalian hama tikus itu dimulai dari pra tanam sampai panen. Lakukan pengamatan rutin dan pelaksanaan gerakan pengendalian harus serempak, kompak, dalam areal yang luas. Untuk jangka panjang, petani wajib melakukan tanam serempak dan memanfaatkan musuh alami yang ada di alam seperti burung hantu.

"Kita harus menjaga keberadaan burung predator tikus tersebut, jangan diburu, buatkan rumah-rumah burung hantu (rubuha/pagupon) di lahan persawahan. Selain itu petani juga harus menjaga kebersihan lahan. Agar efektif lakukan pengendalian hama tikus itu pada saat lahan dalam kondisi bera/pra tanam dengan gropyokan dan pengemposan," urainya.

Dihubungi di Jakarta, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan, dukungannya untuk mengawal dan melakukan pengendalian OPT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sektor Pertanian Tumbuh di Tengah Pandemi, Indonesia Terpilih Jadi Anggota FAO 2021-2024

Sektor Pertanian Tumbuh di Tengah Pandemi, Indonesia Terpilih Jadi Anggota FAO 2021-2024

Bisnis | Senin, 21 Juni 2021 | 11:41 WIB

Mentan Serahkan Bantuan Pupuk dan Alsintan untuk Genjot Pertanian di Bali

Mentan Serahkan Bantuan Pupuk dan Alsintan untuk Genjot Pertanian di Bali

Bisnis | Minggu, 20 Juni 2021 | 22:30 WIB

Kondisi Pertanian Dinilai Bagus, Mentan Dorong Bali Jadi Simbol Pertanian Modern

Kondisi Pertanian Dinilai Bagus, Mentan Dorong Bali Jadi Simbol Pertanian Modern

Bisnis | Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:03 WIB

Mentan: Optimasi Lahan Rawa Bisa Tingkatkan Produktivitas Pertanian Indonesia

Mentan: Optimasi Lahan Rawa Bisa Tingkatkan Produktivitas Pertanian Indonesia

Bisnis | Minggu, 20 Juni 2021 | 08:00 WIB

Mentan Beri 3 Arahan Penting Sektor Pertanian untuk Para Bupati, Ini Isinya

Mentan Beri 3 Arahan Penting Sektor Pertanian untuk Para Bupati, Ini Isinya

Bisnis | Sabtu, 19 Juni 2021 | 18:55 WIB

Mentan Dorong Industri Porang Berkembang untuk Ekspor Pasar Mancanegara

Mentan Dorong Industri Porang Berkembang untuk Ekspor Pasar Mancanegara

Bisnis | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:47 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB