Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Riset Sosial Ekonomi Penting Dilakukan saat Pandemi

Reza Gunadha

Kamis, 29 Juli 2021 | 21:54 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Riset Sosial Ekonomi Penting Dilakukan saat Pandemi
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Nasional Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial di Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Suara.com - Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, riset sosial dan ekonomi memunyai posisi penting saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Posisi penting riset sosial itu, kata Airlangga, terutama agar pemerintah bisa menyusun kebijakan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Pada masa pandemi ini, riset sosial ekonomi diperlukan guna membantu pemerintah memahami  perilaku dan seluruh aktor dalam perekonomian yang terdisrupsi akibat adanya pandemi covid 19," kata Airlangga Hartarto sebagai keynote speaker dalam Konferensi Nasional Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial di Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Ilmu sosial, menurut Airlangga, memunyai peran penting dalam menunjukkan dokumen dan memberikan rekomendasi tentang bagaimana masyarakat merespons serta mengatasi pandemi ini. 

Selama ini, banyak pihak menilai, respons atas pandemi ditekankan pada pendekatan medis. Salah satunya adalah melalui PPKM.

Sementara di lain sisi, pelaku ekonomi melihat pendekatan ekonomi yang tentunya mempunyai fokus untuk menghindari agar masyarakat kehilangan penghasilan.

“Sehingga tentu balance antara penanganan covid untuk kesehatan dan juga kesempatan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan. Nah ini sifatnya tidak ada yang pasti, namun tentu ini perlu dilihat sebagai  kebijakan yang perlu diambil secara seimbang,” ungkapnya.

Perilaku manusia, tambah Airlangga, seringkali bertentangan dengan standar dan model ilmu pasti yang rasional.

Sebagai contoh, terjadi panic buying terutama memborong tisu terutama terjadi saat lockdown awal di berbagai negara di luar negeri.

“Di sinilah ilmu sosial penting untuk memberi alasan yang tepat dan agar mencegah masyarakat tidak panik untuk menghadapi situasi krisis yang tidak pernah terjadi ini,” Ucapnya, dalam acara yang diinisiasi oleh Konsorsium Publikasi Ilmiah Bidang Ilmu Sosial dengan Universitas Nasional sebagai Host dan Co-Host: UKI, Universitas Bakrie, Universitas Binus, Universitas Pelita Harapan, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Moestopo.

Tak ayal, bagi Airlangga, pemulihan ekonomi di Indonesia tentunya akan terus dikselerasi dengan memanfaatkan hasil riset dan inovasi termasuk juga dalam riset sosial.

Konferensi Nasional Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial di Jakarta, Rabu (28/7/2021).
Konferensi Nasional Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial di Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Solidarity, Creativity and Connectivity

Sejalan dengan pernyataan Menko di atas, Rektor Universitas Nasional Dr Drs El Amry Bermawi Putera MA menilai, kondisi pandemi kali ini menjadi tema untuk dikaji dari sudut pandang ilmu sosial.

Karena dengan semakin banyaknya penelitian akan semakin meningkat pula pengetahuan masyarakat umum.

Acara yang berlangsung secara hybrid; luring dan daring, Rabu (28/7) ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran informasi mengenai pengetahuan dan peradaban dan budaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri Tahun 2022

Indonesia Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri Tahun 2022

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:11 WIB

PPKM Level 4 Berlanjut, Menko Perekonomian: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan

PPKM Level 4 Berlanjut, Menko Perekonomian: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:25 WIB

Pemerintah Terus Buru Vaksin Impor Agar Target Herd Immunity Tercapai

Pemerintah Terus Buru Vaksin Impor Agar Target Herd Immunity Tercapai

Bisnis | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:57 WIB

Vaksin Covid-19 Tahap 30 Tiba, Berisi 21,2 Juta Dosis Bahan Baku Sinovac

Vaksin Covid-19 Tahap 30 Tiba, Berisi 21,2 Juta Dosis Bahan Baku Sinovac

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:56 WIB

Menko Airlangga Hartarto: Penyaluran KUR Sudah Capai Rp143 Triliun

Menko Airlangga Hartarto: Penyaluran KUR Sudah Capai Rp143 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Juli 2021 | 18:16 WIB

Menko Airlangga : Banyak Pelaku UMKM Belum Melek Ekonomi Digital

Menko Airlangga : Banyak Pelaku UMKM Belum Melek Ekonomi Digital

Bisnis | Senin, 26 Juli 2021 | 16:12 WIB

Aplikasi PeduliLindungi Dimanfaatkan untuk Pelacakan Digital Kasus Covid-19

Aplikasi PeduliLindungi Dimanfaatkan untuk Pelacakan Digital Kasus Covid-19

Tekno | Senin, 26 Juli 2021 | 13:31 WIB

Tujuh Macam Bantuan Pemerintah Bagi Masyarakat Selama PPKM Level 4

Tujuh Macam Bantuan Pemerintah Bagi Masyarakat Selama PPKM Level 4

Bisnis | Minggu, 25 Juli 2021 | 22:25 WIB

Menko Airlangga Minta Dukungan Ulama dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

Menko Airlangga Minta Dukungan Ulama dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

Bisnis | Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:18 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB