Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Hari Merdeka ke-76, Ayo Bebaskan Desamu dari Air Tak Sehat lewat Program Pamsimas!

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 17 Agustus 2021 | 16:09 WIB
Hari Merdeka ke-76, Ayo Bebaskan Desamu dari Air Tak Sehat lewat Program Pamsimas!
Program Pamsimas Direktorat Air Minum. (Dok: PUPR)

Suara.com - Negeri kita Indonesia sangat luas dan indah. Kaya sumber daya alam , yang sejatinya harus mampu memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

Air minum, yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, ternyata tidak terpenuhi di beberapa lokasi di Indonesia. Kalaupun ada, hal itu membutuhkan usaha keras dari masyarakat untuk memenuhinya.

Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Jauh di ujung timur Indonesia, tempat dimana disebutkan bahwa hujan jarang terjadi, warganya kebingungan. Kebutuhan air minum menjadi sangat berharga, ketika wabah penyakit tak dikenal menyerang desa itu.

Air yang biasa mereka konsumsi, tak lagi bermakna untuk mengusir penyakit itu pergi. Keprihatinan, kesedihan, dan kemurungan mengganti kebahagiaan penduduk desa.

Haruskah hal ini terjadi tanpa akhir?

Kebutuhan air minum masyarakat sudah dipertimbangkan pemerintah, yang akhirnya lahir lewat Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Program ini bertujuan untuk memberikan akses air minum aman dan sanitasi layak kepada masyarakat perdesaan dan pinggiran kota (peri urban) dari sumber air terdekat, yang kualitasnya sudah dipastikan layak bagi kesehatan. Saat ini, Program Pamsimas sukses memberikan akses air minum bagi 24 juta jiwa di sekitar 35.000 desa/kelurahan, di 33 provinsi di Indonesia.

Begini Cara Wujudkan Akses Air Minum di Desamu
Seperti halnya desa di ujung timur Indonesia yang disebutkan di atas, untuk mewujudkan akses air minum di suatu tempat terpencil, maka hal yang dapat dilakukan adalah dengan menghubungi aparat desa setempat.

Program Pamsimas Direktorat Air Minum. (Dok: PUPR)
Program Pamsimas Direktorat Air Minum. (Dok: PUPR)

Nantinya, fasilitator Program Pamsimas akan mengunjungi desa dan menemui kepala desa setempat. Ia akan memberikan informasi tentang pentingnya air minum bagi kesehatan penduduk.

Fasilitator juga akan menemui masyarakat desa yang mengeluhkan sulitnya air. Ia akan memberikan berbagai informasi tentang pentingnya air minum bagi kesehatan dan upaya yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan itu.

Setelah warga masyarakat memahami manfaat air minum dan memutuskan untuk mengikuti program Pamsimas, maka warga akan difasilitasi oleh pemerintah desa melakukan kerja sama dengan fasilitator untuk melalui berbagai proses, demi mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.

Setelah disetujui, maka pengerjaan jaringan air minum bisa segera dilakukan. Masyarakat desa akan didampingi fasilitator Pamsimas, bergotong-royong membangun jaringan dari sumber air terdekat.

Hal ini pun terjadi di desa ujung timur Indonesia itu. Masyarakat yang diserang penyakit tak dikenal, kini memiliki peluru untuk mengatasi musuh, yaitu berupa air minum aman dan sanitasi yang layak. Air tak layak minum dan sanitasi yang buruk, tinggal kenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Menarik Pencipta Lagu 17 Agustus "Hari Merdeka", Ajudan Presiden

5 Fakta Menarik Pencipta Lagu 17 Agustus "Hari Merdeka", Ajudan Presiden

Entertainment | Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:41 WIB

Semarak Hari Merdeka, Begini Cara Mendapatkan Promo GoFood Rp1

Semarak Hari Merdeka, Begini Cara Mendapatkan Promo GoFood Rp1

Batam | Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:32 WIB

Lirik Lagu 17 Agustus dan Sejarah Pencipta Lagu Hari Merdeka

Lirik Lagu 17 Agustus dan Sejarah Pencipta Lagu Hari Merdeka

Bali | Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:17 WIB

Lirik Lagu 17 Agustus Hari Merdeka, Lengkap dengan Sejarah dan Profil Penciptanya

Lirik Lagu 17 Agustus Hari Merdeka, Lengkap dengan Sejarah dan Profil Penciptanya

Sumbar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:10 WIB

Sejarah Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka', Lengkap dengan Lirik dan Profil Penulisnya

Sejarah Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka', Lengkap dengan Lirik dan Profil Penulisnya

News | Senin, 16 Agustus 2021 | 21:53 WIB

7 Fakta Menarik Pencipta Lagu Hari Merdeka atau Lagu 17 Agustus, Habib Pejuang Kemerdekaan

7 Fakta Menarik Pencipta Lagu Hari Merdeka atau Lagu 17 Agustus, Habib Pejuang Kemerdekaan

Lifestyle | Selasa, 17 Agustus 2021 | 07:50 WIB

Terkini

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:18 WIB

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:54 WIB

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:39 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB