Pemerintah Ingin Tenaga Pendidik Bantu Identifikasi dan Tangkal Hoaks

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Agustus 2021 | 08:46 WIB
Pemerintah Ingin Tenaga Pendidik Bantu Identifikasi dan Tangkal Hoaks
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)

Suara.com - Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akses dan penggunaan internet, meningkat juga penyebaran hoaks yang terjadi di masa pandemi ini. Hanya dalam hitungan detik, suatu peristiwa sudah bisa langsung tersebar dan diakses oleh pengguna internet melalui media sosial.

Perilaku penggunaan media sosial pada masyarakat Indonesia yang cenderung konsumtif, membuat informasi yang benar dan salah menjadi bercampur aduk.

Untuk itu pemahaman mengenai literasi digital yang baik bagi seluruh masyarakat khususnya untuk tenaga pendidik dan peserta didik sangatlah penting.

Dalam rangka pemahaman yang lebih mendalam pada tenaga pendidik dan peserta didik agar lebih bijak dan selektif dalam pemanfaatan internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama GNLD Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi menyelenggarakan Webinar Digital Society dengan tema “Cara Mengidentifikasi dan Menangkal Hoaks di Internet bagi Tenaga Pendidik”.

Acara tersebut diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Kemkominfo TV, Siberkreasi, Direktorat Sekolah Dasar, Pendidikan.id, dan Facebook Page Siberkreasi.

Narasumber yang hadir antara lain Pengembang Teknologi Pembelajaran Kemdikbud Ristekdikti, Abdul Mukti, Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo,Teguh Arifiyadi, S.H., M.H., dan Ketua Presidium MAFINDO, Septiaji Eko Nugroho, serta hadir pula Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, dan Dirjen PAUD, DIKDAS & DIKMEN Kemdikbud Ristekdikti, Jumeri, S.TP., M.Si sebagai keynote speaker.

Acara dibuka oleh sambutan dari Dirjen Jumeri yang mengatakan bahwa semakin tingginya kemajuan teknologi digital dan penyebaran informasi yang cepat harus didukung pula dengan kecakapan dan kesiapan pengguna internet dalam menerima dan mendorong masyarakat dalam menyebarkan konten-konten positif di internet.

“Kalau semakin banyak konten-konten positif, insyaallah dampak yang ditimbulkan oleh konten negatif akan dikalahkan oleh dampak positif dari konten-konten positif yang kita sebarkan,” kata Jumeri ditulis Senin (30/8/2021).

Di kesempatan yang sama, Dirjen Semuel juga menyampaikan pesannya bahwa salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital, di mana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya.

baca juga

“Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan pondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah akan terus melakukan upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan,” kata Semuel.

Pendidik Harus Cermat dan Teliti Dalam Dunia Digital

Teguh Arifiyadi menjelaskan bahwa ada dua model untuk menyaring konten-konten yang ada di internet yaitu model Black List dan White List, dua model ini ada banyak di seluruh dunia.

Indonesia sendiri menganut model Black List, di mana setiap konten yang dibuat oleh para pengguna internet pada prinsipnya boleh diunggah atau ditempatkan di mana pun di internet, kecuali yang dilarang.

“Pemerintah punya hak untuk memutus sebuah konten yang berisikan hoaks, memutus itu bisa dengan cara memblokir, membatasi akses, memberikan peringatan atau klarifikasi dan yang terakhir adalah dengan penegakan hukum, jadi tidak selalu berujung terhadap pemidanaan atau penjara tapi bisa juga dengan pencegahan, jadi preventifnya diutamakan,” jelas Teguh.

Teguh juga mengatakan bahwa sebagai pendidik kita punya kewajiban untuk aktif mengklarifikasi atau menanyakan sebuah informasi yang tidak diyakini kebenarannya. Kalau kita sendiri punya informasi yang tidak kita yakini kebenarannya maka lebih baik diam dan tidak menyebarkan apapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Sido Muncul Bagi-bagi Hadiah Uang Rp 75 Juta? Cek Fakta Sebenarnya

Benarkah Sido Muncul Bagi-bagi Hadiah Uang Rp 75 Juta? Cek Fakta Sebenarnya

Bali | Senin, 30 Agustus 2021 | 07:20 WIB

Satu Perampok Toko Emas di Medan Ditangkap, Begini Faktanya

Satu Perampok Toko Emas di Medan Ditangkap, Begini Faktanya

Sumut | Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:03 WIB

CEK FAKTA: Sido Muncul Bagikan Undian Uang Tunai Rp 75 Juta, Benarkah?

CEK FAKTA: Sido Muncul Bagikan Undian Uang Tunai Rp 75 Juta, Benarkah?

News | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×