Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung Ternyata Memiliki Manfaat untuk Penderita Asma

Iwan Supriyatna

Senin, 06 September 2021 | 07:05 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung Ternyata Memiliki Manfaat untuk Penderita Asma
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

Suara.com - Polusi dan buruknya kualitas udara belakangan ini sering membuat asma seseorang kambuh, apakah itu asmanya tergolong ringan ataupun berat. Salah satu solusi untuk bisa mencegah kambuhnya asma ialah sesekali menghindari polusi dan menghirup udara pantai yang punya banyak manfaat kesehatan bagi penderita asma.

dr. Wahyuningsih Suharno, SpP selaku dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, menjelaskan bahwa alasan udara pantai baik bagi penderita asma karena udaranya memiliki kadar oksigen yang tinggi dan juga bersih. Sehingga penyandang asma pun mendapat asupan oksigen yang tinggi dan membuat asmanya terkontrol.

“Hasil penelitian di Jerman dan Inggris menyimpulkan hal itu. Karena, udara pantai sedikit memiliki serbuk sari -- yang menjadi pencetus asma seseorang kambuh -- dan angin yang bertiup di pantai bisa mengusir beberapa alergen dan penyebab iritasi pada pernapasan,” terangnya dalam acara webinar bertema Manfaat Udara Segar Bagi Penderita Asma: Untuk Medis & Non-Medis, di Jakarta, ditulis Senin (6/9/2021).

Ia juga menambahkan bahwa fisiologi lingkungan di pantai juga bisa mengurangi stres sehingga membuat seseorang bisa mengontrol asmanya.

“Seperti diketahui salah satu pencetus asma itu adanya ketegangan emosi atau stres, nah saat berada di pantai itu biasanya untuk hiburan tau jalan-jalan, alhasil bisa membuat pikiran akan rileks. Karenanya, kekambuhan asma bisa berkurang,” terang dokter Wahyu.

Pantainya sendiri harus pantai yang bebas polusi dan tidak bisa sembarang pantai, tambah Dokter Wahyu. Jika pantainya terlalu dekat dengan kota, biasanya udaranya sudah tercemar polusi.

Sehingga jika penyandang asma ingin pergi ke pantai untuk mendapatkan udara pantai yang bersih dan kadar okisgennya tinggi, perlu memastikan dulu lokasi pantainya.

Sementara itu, Dr. Iskandar Adisapoetra M.Sc selaku Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), menerangkan, pentingnya berolahraga secara teratur agar bisa penyandang asma kian bisa mengontrol asma.

Karena, saat penderita asma rutin berolahraga maka stamina tubuhnya akan bagus, plus dia menghindari pencetus asmanya kambuh, maka otomatis risiko asma kambuh menurun, karena salah satu pencetus asma kambuh adalah kelelahan.

baca juga

“Berjalan kaki santai, yoga, berenang, senam asma, bersepeda santai adalah rekomendasi olahraga yang bisa dipilih oleh pengidap asma, dengan frekuensi 3-5 kali per minggu,” terang Dede Hidayat, SSt.FT, SKM selaku Ketua Bidang Olahraga Yayasan Asma Indonesia - DKI Jakarta.

Dan salah satu tempat wisata pantai yang recommended bagi penderita asma untuk menghirup udara pantai yang segar ialah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Banten.

Karena Tanjung Lesung merupakan sebuah kawasan resort terbesa dengan luas 1.500 hektar dan dikelilingi banyak pantai, yaitu Pantai Tanjung Lesung, Pantai Ladda, Pantai Bodur.

“Dari banyaknya pantai di Tanjung Lesung, penyandang asma tak hanya bisa mendapatkan udara pantai yang segar tapi juga bisa menikmati banyak aktivitas seru yang ada di Tanjung Lesung. Mulai dari bersepeda keliling kawasan, berenang di tepi pantai, main kayak, jetski, speed boat, snorkeling, main golf dan mengunjungi pusat kebudayaan mongolia yang cuma ada satu satunya di Asia tenggara, atau keliling pulau-pulau di sekitar Tanjung Lesung,” urai Djoko Saylendroselaku Head of Sales & Marketing Tanjung Lesung.

Untuk akomodasi sangat lengkap, tersedia 85 villa dan cottage modern dan semua berada di ruang terbuka. Di mana ruang terbuka di situasi pandemi amat penting demi keamanan dan kenyamanan. Adapun waktu perjalanan ke Tanjung Lesung hanya 4 jam memakai mobil pribadi dari Jakarta.

“Tapi jika Tol Serang-Panimbang selesai pada 2023 nanti, waktu perjalanan ke Tanjung Lesung hanya menjadi sekitar dua jam. Dan Tanjung Lesung sendiri diproyeksikan akan ramai dan menjadi primadona wisata atau investasi. Persis seperti Bandung saat belum ada tol, dan saat ada tol, Bandung berkembang pesat hingga seperti sekarang,” urai Djoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Destinasi Wisata Banten, Cocok Dikunjungi Akhir Pekan

7 Destinasi Wisata Banten, Cocok Dikunjungi Akhir Pekan

Banten | Sabtu, 04 September 2021 | 10:50 WIB

Para Investor di KEK Kendal Bakal Dapat Tax Holiday dari Pemerintah

Para Investor di KEK Kendal Bakal Dapat Tax Holiday dari Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 September 2021 | 13:56 WIB

Mengintip Keseruan Festival Tempe di Tanjung Lesung

Mengintip Keseruan Festival Tempe di Tanjung Lesung

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 06:21 WIB

Terkini

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

×