Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Harga Emas Dunia Naik Tipis Usai Dolar AS Melemah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 10 September 2021 | 08:15 WIB
Harga Emas Dunia Naik Tipis Usai Dolar AS Melemah
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan hari Kamis, kenaikan ini didorong akibat mata uang Dolar AS yang melemah.

Tetapi kenaikan ini dibatasi oleh spekulasi terbaru bahwa Federal Reserve dapat memulai tapering untuk mendukung ekonomi.

Mengutip CNBC, Jumat (10/9/2021) harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi 1.797,41 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen menjadi 1.800 dolar AS per ounce.

Membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, dolar turun tipis, sementara euro memperpanjang kenaikan moderat setelah ECB mengatakan akan memperlambat laju pembelian obligasi di bawah skema daruratnya.

"Data klaim pengangguran mingguan Amerika mendekati posisi terendah 18-bulan yang memperkuat keyakinan bahwa pengumuman tapering (The Fed) pada Desember sangat mungkin. Jadi, harga emas akan berkonsolidasi di sekitar level ini," kata Ed Moya, analis OANDA.

Peningkatan kemungkinan bahwa ECB dapat mulai mengurangi stimulus di beberapa titik, tahun depan, mendorong penurunan emas kembali ke bawah USD1.800 per ounce di awal sesi, Moya menambahkan.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran Amerika turun 35.000 menjadi 310.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir hingga 4 September, level terendah sejak pertengahan Maret 2020.

Emas cenderung naik ketika suku bunga rendah, sementara beberapa investor juga melihat bullion sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi yang dapat mengikuti langkah-langkah stimulus.

Analis StoneX, Rhona O'Connell mengatakan, ketidakpastian secara keseluruhan menjaga emas tetap didukung, sementara elemen jangka panjang yang menopang harga adalah prevalensi suku bunga riil negatif.

baca juga

"Varian Delta (virus korona) jelas masih merupakan sebuah masalah yang memusingkan," ujar O'Connell.

Di tempat lain, perak naik 0,6 persen menjadi 24,09 dolar AS per ounce, platinum turun 0,1 persen menjadi 978,93 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya menyentuh level terendah hampir tiga minggu.

Paladium anjlok 3,2 persen menjadi 2.180,27 dolar AS per ounce, setelah jatuh sebanyaknya 4,8 persen menjadi 2.143,69 dolar AS level terendah dalam lebih dari setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Naik, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 930.000/Gram

Mulai Naik, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 930.000/Gram

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 09:24 WIB

Dolar AS dan Imbal Hasil Sama-sama Kuat, Harga Emas Ambrol

Dolar AS dan Imbal Hasil Sama-sama Kuat, Harga Emas Ambrol

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 08:31 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 Jadi Rp 928.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 12.000 Jadi Rp 928.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 08 September 2021 | 10:37 WIB

Terkini

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:09 WIB

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

×