alexametrics

Remaja 14 Tahun Berhasil Kembangkan Bisnis Ikan Cupang Hingga Terkenal di Singapura

M Nurhadi
Remaja 14 Tahun Berhasil Kembangkan Bisnis Ikan Cupang Hingga Terkenal di Singapura
Ikan Cupang (Shutterstock)

Alhamdulillah, selama masa pandemi ini penjualan semakin meningkat, kata Elang.

Suara.com - Wabah virus corona jadi hantaman pilu bagi banyak sektor, termasuk para pengusaha. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Elang Kamil, pemilik Elbetta Cupang.

Remaja 14 tahun ini justru berhasil membangkitkan usaha ikan cupang miliknya yang berada di Cimahi, Bandung hingga berkembang pesat.

Elang menuturkan, selama masa pandemi ini, permintaan terhadap ikan cupang hias terbilang cukup tinggi. Hal ini menurutnya karena banyak banyak orang yang mulai menekuni hobi ikan cupang saat pandemi.

“Alhamdulillah, selama masa pandemi ini penjualan semakin meningkat,” kata dia dikutip dari Solopos.com --jaringan Suara.com.

Baca Juga: BI Yakin Ekonomi Indonesia Dapat Tumbuh 4,3% Pada 2021 Meski Corona Belum Usai

Elang juga memanfaatkan berbagai platform media sosial guna memasarkan bisnisnya. Jiwa mudanya tidak membuatnya pesimis dalam menjalankan usaha yang baru dimulainya pada September 2019 lalu itu.

Remaja yang masih duduk dikelas 3 SMP ini bahkan bisa mendatangkan cukup banyak pembeli dari instagram miliknya @elbetta_cupang yang saat ini sudah memiliki 11.000 pengikut.

Ilustrasi menjaga kebersihan air ikan cupang. [Istimewa]
Ilustrasi menjaga kebersihan air ikan cupang. [Istimewa]

Bahkan diakui olehnya dalam satu bulan terakhir ini, transaksinya sudah mulai stabil dan terus meningkat.

“Dulu penjualan masih belum tentu karena saya belum terlalu fokus memasarkan di Instagram. Sekarang ketika saya fokus dan penjualan di Instagram sudah stabil, rata-rata per hari transaksi paling minimal Rp500.000 dalam satu bulan terakhir ini,” kata dia.

Bukan tanpa halangan, Elang sempat sulit menemukan supplier yang cocok sebelum akhirnya menemukan supplier lokal hingga Jakarta.

Baca Juga: Curhat Penjual Bendera Sejak Era 80-an: Tahun Ini Nyaris Tidak Ada Pembeli

Saat ini, pangsa penjualannya tidak hanya dalam negeri saja, melainkan sudah mampu memasarkan produknya hingga ke mancanegara seperti Singapura dan rencana proses pengiriman ke Malaysia dalam waktu dekat.

Komentar