Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Panggil Penikmat Dana BLBI, Sri Mulyani: Ada Yang Ngaku Tak Punya Utang

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 September 2021 | 15:08 WIB
Panggil Penikmat Dana BLBI, Sri Mulyani: Ada Yang Ngaku Tak Punya Utang
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers virtualnya, Jumat (6/8/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mengaku sudah memanggil setidaknya sebanyak 24 orang yang diduga terkait ikut menikmati dana talangan pemerintah tersebut pada tahun 1998.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dari 24 orang tersebut mengaku tidak ada sangkut pautnya dengan penggunaan dana BLBI.

"Ini kita tegaskan, sebab banyak yang sampaikan saya tidak merupakan obligor saya tidak ada sangkut paut dengan BLBI," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtualnya, Selasa (21/9/2021).

Hal itu diketahui setelah Satgas BLBI melakukan pengelompokan terhadap sejumlah obligor dan debitur BLBI, karena setiap obligor dan debitur kata Sri Mulyani memiliki cara penyelesaian yang berbeda-beda.

"Jadi ada penanganan, penyelesaian dan pemulihan dan mereka membagi berdasarkan beberapa kelompok obligor dan debitur," katanya.

Kelompok pertama ialah para mereka oblihor atau debitur yang hadir dan mengaku bahwa mereka memiliki utang terhadap negara. Mereka menyusun rencana menyelesaikan utangnya.

Kelompok kedua, hadir atau diwakili. Namun, rencana penyelesaian utang tersebut tidak realistis sehingga ditolak tim.

Kelompok ketiga adalah yang hadir namun mereka menyatakan tidak memiliki utang kepada negara. Kelompok keempat, tidak hadir namun mereka menyampaikan surat janji untuk penyelesaian dan kelompok kelima adalah kelompok yang tidak hadir.

"Dan kami ingin sampaikan sudah ada 24 pemanggilan kepada obligor dan debitur , dari 24 ini ada yang hadir dan kemudian mengakui bahwa mereka memiliki utang dalam hal itu kewajiban kepada negara, dan kemudian menyusun rencana penyelesaian utangnya," kata Sri Mulyani.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Resmi Terima DIM RUU HKPD Dari DPR dan DPD

Sri Mulyani Resmi Terima DIM RUU HKPD Dari DPR dan DPD

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 17:15 WIB

Kritik Pengusutan Kasus BLBI, Pengamat: Penanganan Terlalu Berisik, Tidak Profesional

Kritik Pengusutan Kasus BLBI, Pengamat: Penanganan Terlalu Berisik, Tidak Profesional

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 18:19 WIB

Sri Mulyani Usul Pajak Karbon, Pemulihan Ekonomi Bisa Terhambat

Sri Mulyani Usul Pajak Karbon, Pemulihan Ekonomi Bisa Terhambat

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 12:20 WIB

Terkini

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

×