Efek Negatif Evergrande, IHSG Seharian Betah di Zona Merah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 September 2021 | 16:04 WIB
Efek Negatif Evergrande, IHSG Seharian Betah di Zona Merah
Pekerja memfoto layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Efek kecemasan investor global akan gagal bayarnya raksasa properti asal China, Evergrande membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah sepanjang perdagangan hari ini.

Mengutip data RTI, Selasa (21/9/2021) IHSG pada penutupan perdagangan sore ini berakhir dalam teritori negatif dengan melemah 0,25% atau terkoreksi 15,5 basis point ke level 6.060.

IHSG terpantau bergerak dari batas atas pada level 6.068 hingga batas bawah pada level 5.996, setelah dibuka di level 6.049 tadi pagi.

Investor melakukan transaksi senilai Rp11 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp9,3 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,6 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,8 triliun.

Adapun investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp232,24 miliar.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain, DSFI yang naik 32 point atau menguat 34,78% ke level 124. Dilanjutkan TRIS yang naik 50 point atau menguat 34,72% ke level 194.

ARKA menguat 34,66% atau bertambah 26 point ke level 101. CAKK menguat 28,57% atau naik 26 point ke level 117. BIMA menguat 27,69% atau naik 36 point ke level 166.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain CANI turun 10 point atau melemah 6,99% ke level 133. JECC melemah 6,93% atau koreksi 475 point ke level 6.375.

BBSS terkoreksi 4 point atau melemah 6,89% ke level 54. TRUE terpangkas 20 point atau melemah 6,89% ke level 270. MIDI melemah 170 point atau turun 6,82% ke level 2.320.

baca juga

Sementara Indeks LQ45 tercatat melemah 0,36% ke level 851. Sedangkan JII naik 0,33% ke level 535 selanjutnya, IDX30 tercatat terkoreksi 0,47% ke level 453. Sementara IDX80 turun 0,19% ke level 122.

Sebagai informasi, saat ini investor dunia sedang dipusingkan dengan gagal bayar atau default Evergrande. Evergrande adalah raksasa perusahaan real estat China yang paling terbebani utang saat ini.

Perusahaan memiliki tagihan, pinjaman, dan pembayaran obligasi yang belum dibayar senilai US$300 miliar atau Rp4.290 triliun, dengan kurs Rp14.300/ dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 11:33 WIB

Investor Takut Gagal Bayar Evergrande, Nilai Yuan China Makin Amblas

Investor Takut Gagal Bayar Evergrande, Nilai Yuan China Makin Amblas

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 10:27 WIB

Evergrande Terancam Bangkrut, Berimbas ke Anjloknya IHSG ke Level 6.049

Evergrande Terancam Bangkrut, Berimbas ke Anjloknya IHSG ke Level 6.049

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 09:09 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×