Pergurunan Tinggi Kemenhub Harus Berperan Dalam Keselamatan Bertransportasi

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 September 2021 | 11:42 WIB
Pergurunan Tinggi Kemenhub Harus Berperan Dalam Keselamatan Bertransportasi
Ilustrasi Transportasi Umum (pixabay)

Suara.com - Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian semua pihak, tidak hanya tugas dari Pemerintah semata. Hal ini disebabkan banyaknya korban yang berjatuhan akibat kecelakaan ini.

Untuk ini, Perguruan Tinggi yang ada dibawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan keselamatan bertransportasi.

Untuk membahas hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menyelenggarakan Talkshow Series dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2021.

Talkshow series yang memasuki episode ke-7 ini menghadirkan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal selaku host dengan mengambil tema "Peran PKTJ dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan".

Dan pada episode kali ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dan CEO PT. Krakatau Argo Logistics, David Rahadian, serta dipandu oleh Direktur PKTJ Tegal, Siti Maimunah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan, disebutkan bahwa perusahaan angkutan umum wajib untuk membuat, melaksanakan dan menyempurnakan Sistem Managemen Keselamatan.

Hal ini bertujuan untuk mendorong peningkatan aspek keselamatan yang datangnya dari operator sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan yang cukup tinggi di Indonesia.

"Dalam peningkatan aspek keselamatan bertransportasi tidak hanya Pemerintah, operator dan pengemudi semata, namun kita bisa berkolaborasi untuk melakukan pembinaan atau penanganan dari pihak akademisi, dalam hal ini perguruan tinggi transportasi bawah Kemenhub seperti PKTJ Tegal," kata Budi dalam Talkshow Series episode ke-7 dengan tema 'Peran PKTJ dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan' ditulis Rabu (22/9/2021).

Ia juga meminta Sekolah Transportasi untuk bisa mengambil peran yang menjadi bagian dari yang biasa lakukan. Seperti pembinaan, pelatihan dan monitoring, sehingga semakin banyak dan semakin cepat perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan.

baca juga

Dijelaskan juga oleh Budi bahwa dalam sebuah perusahaan angkutan, resiko kecelakan harus dapat diansipasi. Dimana kecelakaan ini kita ketahui bersama tidak tiba-tiba namun dapat diantisipasi mulai dari hulu hingga hilirnya.

Seperti pembinaan SDM, kesiapan kendaraan dan juga psikologi awak kendaraan. Jika antara hulu dan hulirnya mendapat perhatian dengan baik maka kecelakaan dapat dihindari. 

"Harus ditekankan di sini bahwa keselamatan merupakan faktor utama untuk menjalankan bisnis transportasi, karenanya hal ini harus menjadi perhatian para opetator. Dan untuk mendorong para operator melaksanakan Sistem Managemen Keselamatan kita dari Kementerian Perhubungan setiap tahunnya memberikan reward berupa klasifikasi bintang, makin banyak bintangnya maka perusahaan angkutan ini mendapatkan rekomendasi bagus. Sedangkan untuk punishment itu berupak sanksi yang ada dalam UU yang ada baik kepada perusahaan, pengemudi ataupun kendaraannya," katanya.

Sementara itu, Direktur PKTJ Tegal, Siti Maimunah mengatakan bahwa penerapan Sistem Managemen Keselamatan sangat penting, sebab hal ini menyangkut keselamatan dibidang transportasi, khusus jalan. Terlebih hingga saat ini korban kecelakan dari kendaraan bermotor masih cukup tinggi. 

"Saya rasa banyak pihak yang menaruh perhatian dengan Sistem Managemen Keselamatan ini dan untuk menekan angka kecelakan, khusus pada angkutan umum diperlukan pembahasan yang intens agar semua pihak lebih aware terhadapn hal ini. Dan untuk ini, kami dari kalangan akademisi akan sangat siap jika diikutsertakan untuk berpartisipasi dalam melakukan pembinaan, pelatihan dan monitoring untuk penerapan sistem ini," katanya.

Pada kesempatan yang sama, CEO PT. Krakatau Argo Logistics, David Rahadian mengatakan bahwa sebagai operator angkutan logistik pihak telah menjalankan banyak sistem managemen untuk memperlancar usahanya, namun demikian pihaknya melihat Sistem Managemen Keselamatan sangat urgent dan harus diterapkan oleh managemen agar terhindar dari kerugian materi dan jiwa. 

"Alhamdulliah pada bulan Mei lalu kami telah menyempurnakan semua Sistem Managemen Keselamatan di perusahaan, dan kami merupakan perusahaan angkutan barang pertama yang memperoleh sertifikat Sistem Managemen Keselamatan tersebut," katanya.

David juga menjelaskan bahwa dalam perekrutan petugas yang bertanggungjawab di bidang Sistem Managemen Keselamatan pihak melakukan sejumlah penilaian kepada yang milliki sejumlah sertifikat keahlian. Bahkan ke depan bukan tidak mungkin perusahaannya akan merekrut lulusan dari PKTJ Tegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Ngakak! Kaesang Pangarep Sebut Kereta Ini Jadi Transportasi Persis Solo di Liga 2

Bikin Ngakak! Kaesang Pangarep Sebut Kereta Ini Jadi Transportasi Persis Solo di Liga 2

Surakarta | Selasa, 21 September 2021 | 21:18 WIB

PIP Semarang Ditunjuk Sebagai Pelaksana SKD CASN Kemenhub Tahun 2021

PIP Semarang Ditunjuk Sebagai Pelaksana SKD CASN Kemenhub Tahun 2021

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 15:30 WIB

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Buat Transportasi Umum Ramah Disabilitas

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Buat Transportasi Umum Ramah Disabilitas

Lifestyle | Jum'at, 17 September 2021 | 16:24 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×