Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Sistem Manajemen Keamanan Pupuk Kaltim Diapresiasi Wantannas

Iwan Supriyatna

Kamis, 23 September 2021 | 05:34 WIB
Sistem Manajemen Keamanan Pupuk Kaltim Diapresiasi Wantannas
Tim Kajian Daerah (Kajida) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mengapresiasi manajemen keamanan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Suara.com - Tim Kajian Daerah (Kajida) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mengapresiasi manajemen keamanan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), atas implementasi Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasokan berbasis ISO 28000:2007 / SNI ISO 28000:200.

Salah satunya penerapan Electronic Security System (ESS) dan pemetaan zonasi wilayah, untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman secara internal maupun ekternal.

Deputi Pengembangan Setjen Wantannas Laksma TNI Rusmana, mengungkapkan salah satu tugas dan fungsi Tim Kajida Wantannas yakni menganalisis kebijakan pertahanan dan keamanan Objek Vital Nasional (obvitnas), dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan nasional.

Maka keamanan Pupuk Kaltim sebagai salah satu obvitnas merupakan hal utama yang wajib diperhatikan, agar operasional Perusahaan dalam menjalankan amanat negara untuk pemenuhan pupuk nasional berjalan dengan baik dan lancar.

“Pengamanan wajib dilakukan menyeluruh, baik secara langsung terhadap berbagai potensi gangguan dan ancaman, maupun yang bersifat cyber dan lingkup eksternal,” ujar Rusmana saat kunjungan ke Pupuk Kaltim, ditulis Kamis (23/9/2021).

Electronic Security System (ESS) yang diimplementasikan Pupuk Kaltim untuk pengamanan utama di lingkungan Perusahaan diharap dapat terus ditingkatkan, disamping penguatan proteksi siber untuk potensi ancaman tak terduga dengan beragam celah yang bisa terbuka.

“Penerapan ESS sangat kami apresiasi, karena obvitnas sejatinya tidak sembarang orang bisa masuk dan mengakses. Begitu juga untuk potensi lainnya bisa terus diantisipasi secara optimal,” tambah Rusmana.

SEVP Komersil Pupuk Kaltim Meizar Effendi, mengungkapkan Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasokan berbasis ISO 28000:2007 / SNI ISO 28000:2009 mencakup sektor penerimaan bahan baku berupa gas alam dan bahan penolong, proses produksi menjadi Amoniak, Urea dan NPK, serta penyimpanan dan distribusi produk.

Sementara dari sisi pengamanan cyber, Pupuk Kaltim secara berkala melakukan pengujian pengamanan data dan firewall didukung inovasi digital dari tim cyber Pupuk Kaltim.

baca juga

Termasuk perangkat yang terhubung di internal Perusahaan, hanya bisa diakses oleh personel yang terdaftar dan berkepentingan melalui pembatasan dan screening device.

“Pupuk Kaltim juga membangun sistem yang dapat segera pulih saat gangguan, untuk meningkatkan ketahanan Perusahaan yang terintegrasi dengan praktik manajemen secara sistematis,” terang Meizar.

Terkait kelancaran distribusi, Pupuk Kaltim juga telah menerapkan sistem pengamanan melalui Distribution Planning and Control System (DPCS), berupa aplikasi berbasis data geo spasial untuk meningkatkan kontrol dan distribusi pupuk secara realtime.

Pupuk Kaltim juga tengah mempersiapkan sertifikasi sistem manajemen pengamanan sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019, serta peningkatan sistem manajemen keamanan sesuai prosedur pengamanan Obvitnas yang sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 dan perundang-undangan lainnya.

“Implementasi sistem manajemen keamanan secara optimal, telah menunjukkan dampak signifikan terhadap kinerja Pupuk Kaltim secara keseluruhan, utamanya terkait opersional pabrik, efisiensi transportasi dan kelayakan manajemen rantai pasokan, serta optimalisasi proses rantai pasok yang bebas dari gangguan keamanan,” pungkas Meizar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut Pupuk Kaltim Pastikan Efektivitas Inovasi Perusahaan Dilakukan Secara Terukur

Dirut Pupuk Kaltim Pastikan Efektivitas Inovasi Perusahaan Dilakukan Secara Terukur

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 15:25 WIB

Dukung Investasi dan Kemudahan Akses, Pupuk Kaltim Resmikan Jalan Suratman dan NPK Pelangi

Dukung Investasi dan Kemudahan Akses, Pupuk Kaltim Resmikan Jalan Suratman dan NPK Pelangi

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 08:26 WIB

Pupuk Kaltim Komitmen di Program Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan

Pupuk Kaltim Komitmen di Program Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan

Bisnis | Sabtu, 18 September 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB