Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Imbal Hasil Obligasi AS Naik Lagi, Harga Emas Dunia Kembali Turun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 September 2021 | 07:57 WIB
Imbal Hasil Obligasi AS Naik Lagi, Harga Emas Dunia Kembali Turun
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia merosot 1 persen tertekan kenaikan imbal hasil US Treasury dan selera untuk aset berisiko, karena investor terus memposisikan diri untuk kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat dari perkiraan.

Mengutip CNBC, Jumat (24/9/2021) harga emas di pasar spot turun 0,9% menjadi USD1.751,56 per ounce dan emas berjangka Amerika Serikat ditutup anjlok 1,6% menjadi USD1.749,80 per ounce.

"Kita melihat imbal hasil naik, terutama suku bunga riil, dan itu menyeret emas lebih rendah," kata analis TD Securities, Daniel Ghali.

Rabu, Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi secepatnya setelah November, dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga akan mengikuti lebih cepat dari ekspektasi.

Kenaikan suku bunga The Fed akan meningkatkan opportunity cost memegang emas, yang tidak memberikan bunga.

Komentar The Fed melebihi kemungkinan dukungan dari kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan Amerika, dan kini, jalur resistance bagi emas adalah turun, kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Juga menekan aset safe-haven tersebut, ekuitas global menguat, dibantu oleh memudarnya kekhawatiran atas potensi default raksasa pengembang properti China, Evergrande.

Emas mendapat sedikit dukungan dari penurunan dolar, yang biasanya mendorong permintaan bullion karena membuat logam kuning itu lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lain, dan bersaing dengan logam mulia itu sebagai aset safe-haven.

Logam mulia lainnya platinum bergerak 0,1% lebih rendah menjadi USD996,30 per ounce, sementara paladium merosot 1,5% menjadi USD1.992,98 per ounce, setelah mencatat kenaikan selama dua sesi. Perak turun 0,2% menjadi USD22,62 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 924.000 per Gram

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 924.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 09:45 WIB

The Fed Beri Sinyal Tapering Lebih Cepat, Harga Emas Dunia Tertekan

The Fed Beri Sinyal Tapering Lebih Cepat, Harga Emas Dunia Tertekan

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 07:48 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 926.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 08:29 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB