Cina Berhenti Dukung Proyek Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 24 September 2021 | 10:12 WIB
Cina Berhenti Dukung Proyek Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri
DW

Suara.com - Beijing mengakhiri dukungan untuk proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri dan ingin meningkatkan investasi energi rendah karbon, kata Presiden Xi Jinping di Sidang Umum PBB.

Presiden Cina Xi Jinping dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, berbicara mengenai perlunya "secara aktif menanggapi perubahan iklim dan menciptakan komunitas kehidupan bagi manusia dan alam."

Dia menegaskan kembali komitmen Cina untuk target netralitas karbon pada tahun 2060 - dan untuk mencapai puncak emisi sebelum 2030.

Pernyataan itu langsung mendapat sorotan dari berbagai pihak, dan membangkitkan harapan baru pada konferensi iklim PBB COP26 yang akan berlangsung November mendatang di Glasgow, Skotlandia.

Komitmen Cina, jika benar-benar dilaksanakan, memberikan harapan tak terduga dalam dorongan untuk mendekarbonisasi pasokan energi global.

Setelah Jepang dan Korea Selatan tahun lalu juga mengakhiri dukungan untuk proyek-proyek pembangkit listrik batubara di luar negeri, Cina sejauh ini merupakan penyandang dana utama untuk proyek-proyek pembangunan pembangkit listrik batubara besar di dunia, terutama di Asia, termasuk di Indonesia.

Utusan iklim AS John Kerry: 'Kontribusi besar' Memang masih belum jelas, kapan pengumuman Xi Jinping itu akan diterapkan secara konkret.

Namun berakhirnya dukungan negara untuk proyek energi batubara itu disambut dengan dukungan secara luas dari para aktivis iklim dan pembuat kebijakan.

"Ini adalah keputusan yang sangat disambut baik," kata utusan iklim AS John Kerry kepada DW di New York.

baca juga

AS dan Cina adalah dua negara penghasil emisi tertinggi di dunia.

"Saya benar-benar senang bahwa presiden Xi telah membuat keputusan penting ini, ini adalah kontribusi yang besar, ini adalah awal yang baik untuk upaya yang perlu kita capai di Glasgow," tambahnya, merujuk pada KTT iklim COP26 yang akan membahas Target Iklim Paris.

"Ini tentu saja merupakan langkah maju yang positif," kata Li Shuo, penasihat kebijakan Greenpeace Asia Timur yang berbasis di Beijing.

"Ini akan berkontribusi pada tren global yang sedang berlangsung untuk menjauh dari batu bara. Ini juga akan membawa momentum ke COP26."

Bagaimana dengan pembangkit listrik batu bara domestik di Cina? Pemerintahan memang telah mengumumkan akan menghentikan proyek-proyek luar negerinya, tetapi banyak proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara diprakarsai oleh pihak swasta, kata Dr. Kevin P. Gallagher, Direktur Pusat Kebijakan Pembangunan Global di Universitas Boston.

"Sekarang pemerintah besar dunia telah memimpin dengan memberi contoh dan melarang pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri, sekarang saatnya bagi sektor swasta ... untuk mengikutinya," katanya, seraya menambahkan bahwa tujuan iklim global tidak akan tercapai jika "sektor swasta terus membiayai proyek pembangkit energi batu bara di luar negeri sementara pemerintah menghentikannya."

Selain itu, masih ada pertanyaan besar tentang proyek-proyek batubara domestik. Output pembangkit energi batu bara domestik di Cina sekitar 10 kali lebih tinggi dari proyek batu baranya di luar negeri.

Sekalipun demikian, Li Shuo dari Greenpeace tetap berharap, pengumuman Presiden Xi Jinping akan mengarah pada "lebih banyak kemajuan di bidang domestik," terutama jika dikombinasikan dengan komitmen Xi untuk mendanai energi hijau dan rendah karbon di luar negeri. (hp/as)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×