Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Cina Berhenti Dukung Proyek Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 24 September 2021 | 10:12 WIB
Cina Berhenti Dukung Proyek Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri
DW

Suara.com - Beijing mengakhiri dukungan untuk proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri dan ingin meningkatkan investasi energi rendah karbon, kata Presiden Xi Jinping di Sidang Umum PBB.

Presiden Cina Xi Jinping dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, berbicara mengenai perlunya "secara aktif menanggapi perubahan iklim dan menciptakan komunitas kehidupan bagi manusia dan alam."

Dia menegaskan kembali komitmen Cina untuk target netralitas karbon pada tahun 2060 - dan untuk mencapai puncak emisi sebelum 2030.

Pernyataan itu langsung mendapat sorotan dari berbagai pihak, dan membangkitkan harapan baru pada konferensi iklim PBB COP26 yang akan berlangsung November mendatang di Glasgow, Skotlandia.

Komitmen Cina, jika benar-benar dilaksanakan, memberikan harapan tak terduga dalam dorongan untuk mendekarbonisasi pasokan energi global.

Setelah Jepang dan Korea Selatan tahun lalu juga mengakhiri dukungan untuk proyek-proyek pembangkit listrik batubara di luar negeri, Cina sejauh ini merupakan penyandang dana utama untuk proyek-proyek pembangunan pembangkit listrik batubara besar di dunia, terutama di Asia, termasuk di Indonesia.

Utusan iklim AS John Kerry: 'Kontribusi besar' Memang masih belum jelas, kapan pengumuman Xi Jinping itu akan diterapkan secara konkret.

Namun berakhirnya dukungan negara untuk proyek energi batubara itu disambut dengan dukungan secara luas dari para aktivis iklim dan pembuat kebijakan.

"Ini adalah keputusan yang sangat disambut baik," kata utusan iklim AS John Kerry kepada DW di New York.

baca juga

AS dan Cina adalah dua negara penghasil emisi tertinggi di dunia.

"Saya benar-benar senang bahwa presiden Xi telah membuat keputusan penting ini, ini adalah kontribusi yang besar, ini adalah awal yang baik untuk upaya yang perlu kita capai di Glasgow," tambahnya, merujuk pada KTT iklim COP26 yang akan membahas Target Iklim Paris.

"Ini tentu saja merupakan langkah maju yang positif," kata Li Shuo, penasihat kebijakan Greenpeace Asia Timur yang berbasis di Beijing.

"Ini akan berkontribusi pada tren global yang sedang berlangsung untuk menjauh dari batu bara. Ini juga akan membawa momentum ke COP26."

Bagaimana dengan pembangkit listrik batu bara domestik di Cina? Pemerintahan memang telah mengumumkan akan menghentikan proyek-proyek luar negerinya, tetapi banyak proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara diprakarsai oleh pihak swasta, kata Dr. Kevin P. Gallagher, Direktur Pusat Kebijakan Pembangunan Global di Universitas Boston.

"Sekarang pemerintah besar dunia telah memimpin dengan memberi contoh dan melarang pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri, sekarang saatnya bagi sektor swasta ... untuk mengikutinya," katanya, seraya menambahkan bahwa tujuan iklim global tidak akan tercapai jika "sektor swasta terus membiayai proyek pembangkit energi batu bara di luar negeri sementara pemerintah menghentikannya."

Selain itu, masih ada pertanyaan besar tentang proyek-proyek batubara domestik. Output pembangkit energi batu bara domestik di Cina sekitar 10 kali lebih tinggi dari proyek batu baranya di luar negeri.

Sekalipun demikian, Li Shuo dari Greenpeace tetap berharap, pengumuman Presiden Xi Jinping akan mengarah pada "lebih banyak kemajuan di bidang domestik," terutama jika dikombinasikan dengan komitmen Xi untuk mendanai energi hijau dan rendah karbon di luar negeri. (hp/as)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

×