Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

HSBC dan Tamasek Kerja Sama Bikin Platform Pembiayaan Utang Infrastruktur Asia Tenggara

M Nurhadi

Kamis, 30 September 2021 | 10:54 WIB
HSBC dan Tamasek Kerja Sama Bikin Platform Pembiayaan Utang Infrastruktur Asia Tenggara
Bank HSBC. (Shutterstock)

Suara.com - Bank investasi dan perusahaan induk jasa keuangan multinasional dari Inggris HSBC Holdings  bekerja sama dengan perusahaan Investasi Singapura untuk mendirikan platform pembiayaan utang proyek infrastruktur berkelanjutan di Asia Tenggara.

Dua perusahaan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (30/9/2021) menyebut, mereka akan menginvestasikan jumlah gabungan hingga 150 juta dolar AS ekuitas untuk mendanai pinjaman pada fase awal.

Platform yang berbasis di Singapura ini bertujuan untuk mengalokasikan lebih dari 1 miliar dolar AS pinjaman dalam waktu lima tahun.

“Platform ini akan menargetkan energi dan penyimpanan terbarukan, pengolahan air dan limbah serta transportasi berkelanjutan untuk membantu memenuhi target pengurangan karbon dan membangun ketahanan guna mengimbangi dampak perubahan iklim,” demikian rilis perusahaan.

Dijelaskan oleh kepala eksekutif grup HSBC, Noel Quinn, kemitraan ini memiliki tujuan memberi solusi atas beberapa hambatan terbesar guna membiayai infrastruktur berkelanjutan di tempat yang paling dibutuhkan.

Secara global, pemerintah, perusahaan, dan investor mengambil langkah mengembangkan rencana pendanaan iklim untuk mendanai transisi ke ekonomi rendah karbon.

Sekitar 2 triliun dolar AS dalam investasi infrastruktur diperlukan selama dekade berikutnya untuk memungkinkan transisi berkelanjutan di Asia Tenggara, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Bain & Company, Microsoft dan Temasek mengatakan pada Rabu (29/9/2021).

HSBC dan Temasek mengatakan Bank Pembangunan Asia (ADB) akan menawarkan bantuan teknis dan bantuan lainnya untuk platform tersebut.

Sementara Clifford Capital Holdings, platform distribusi dan pembiayaan spesialis yang berbasis di Singapura untuk aset infrastruktur, akan membantu dengan keahlian keuangan proyek.

baca juga

“Pendanaan publik saja tidak akan mencakup skala mitigasi dan transisi perubahan iklim yang diperlukan di seluruh Asia Tenggara,” kata Dilhan Pillay, CEO Temasek International. “Dengan menggabungkan kekuatan, kami dapat mengkatalisasi modal kami, melipatgandakan dampak, dan meningkatkan untuk memenuhi peluang,” tulis perusahaan dikutip via Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: BOR di RS Singapura Makin Meningkat

Update Covid-19 Global: BOR di RS Singapura Makin Meningkat

Health | Kamis, 30 September 2021 | 08:25 WIB

Kesal Ditagih Utang saat Berduka, Pria Ini Suruh 2 Wanita Penagih Utang Copot Jilbab

Kesal Ditagih Utang saat Berduka, Pria Ini Suruh 2 Wanita Penagih Utang Copot Jilbab

Lampung | Rabu, 29 September 2021 | 20:10 WIB

Tagih Utang Keluarga yang Sedang Berduka, Dua Wanita Tuai Hujatan, Videonya Viral

Tagih Utang Keluarga yang Sedang Berduka, Dua Wanita Tuai Hujatan, Videonya Viral

News | Rabu, 29 September 2021 | 19:27 WIB

Resmi! Singapura Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Piala AFF 2020

Resmi! Singapura Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Piala AFF 2020

Your Say | Rabu, 29 September 2021 | 16:08 WIB

5 Fakta Gugatan Terhadap Jessica Jung yang Perusahaannya Terlilit Utang

5 Fakta Gugatan Terhadap Jessica Jung yang Perusahaannya Terlilit Utang

Entertainment | Rabu, 29 September 2021 | 15:27 WIB

AS Terancam Gagal Bayar Utang Ratusan Ribu Triliun, Sri Mulyani Was-was

AS Terancam Gagal Bayar Utang Ratusan Ribu Triliun, Sri Mulyani Was-was

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 15:25 WIB

Terkini

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

×