Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

SBAT Cari Dana Segar Rp 132 Miliar untuk Perluas Pangsa Pasar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 04 Oktober 2021 | 13:49 WIB
SBAT Cari Dana Segar Rp 132 Miliar untuk Perluas Pangsa Pasar
Ilustrasi uang. [Istimewa]

Suara.com - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) berencana untuk memperluas pangsa pasarnya khususnya pangsa pasar di luar negeri.

Setelah sebelumnya sukses menembus pangsa pasar Arab Saudi dengan memasok produk benang baru yakni benang untuk pembuatan sajadah, Perseroan terus ingin membawa produk benang jenis Open End yang biasa digunakan oleh industri manufaktur, perkebunan dan bengkel ke Negara-negara Eropa seperti Ukraina, Lithuania, Bosnia Herzegowina dan Negara-negara lainnya.

Untuk menjalankan rencananya ini, Perseroan akan melakukan penambahan modal dari para pemegang sahamnya yang telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang telah diselenggarakan pada tanggal 3 Agustus 2021.

Saat ini proses perizinan Right Issue masih berjalan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan jika berjalan lancar, diperkirakan proses pelaksanaan Right Issue akan dilakukan pada minggu ketiga atau minggu terakhir bulan Oktober 2021.

Direktur Utama Perseroan Jefri Junaedi menuturkan bahwa perseroan terus bersemangat dalam mencari peluang, alih-alih ditengah krisis ini mengurangi pegawai, Perseroan justru menambah jumlah pegawai pada beberapa bulan terakhir ini.

Hal tersebut dikarenakan tingginya permintaan benang untuk pembuatan sarung tangan di beberapa negara Eropa dan Korea yang saat ini memasuki musim dingin.

“Walaupun sempat mengalami. penurunan di tahun lalu dengan produksi hanya berjalan 50% dikarenakan negara-negara pelanggan Perseroan seperti Korea Selatan, Malaysia, Bangladesh, mengalami lock down. Saat ini, port di negara- negara tersebut telah kembali dibuka sekitar bulan Agustus dan Perseroan telah perekrutan kembali karyawan untuk menambah produksi sehingga total karyawan Perseroan hingga hari ini diangka sekitar 700 orang,” kata Jefri dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).

Dalam rencananya, dari total dana hasil Right Issue sebesar kurang lebih Rp132 miliar, sebesar Rp70 miliar akan digunakan untuk pembelian 3 set mesin Open-End beserta dengan fasilitas pendukungnya dan sisanya akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja seperti pembelian bahan baku, pembayaran utilitas, pembayaran tenaga kerja dan pembelian suku cadang.

Hal ini dilakukan karena Perseroan ingin menambah kapasitas produksi, sehingga dapat memperluas lagi target pasar diperdagangan internasional khususnya pada benang jenis Open End.

Perseroan terus berupaya mengembangkan usaha perseroan dan memperluas pangsa pasar dengan menyediakan layanan terbaik dan kualitas yang konsisten dengan menjalankan usaha yang ramah lingkungan.

Dengan berorientasi mengembangkan pasar ekspor, diharapkan dapat memenuhi anjuran Pemerintah untuk menambah devisa negara dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah pada khususnya dan nasional pada umumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Harapan Erick Thohir Usai Rights Issue BBRI

Ini Harapan Erick Thohir Usai Rights Issue BBRI

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 11:34 WIB

Rights Issue BBRI Habis Diserap Investor Bahkan Over Subscribed 1,53 Persen

Rights Issue BBRI Habis Diserap Investor Bahkan Over Subscribed 1,53 Persen

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 11:07 WIB

Erick Thohir Bermimpi Pasar Modal RI Jadi Nomor 1 di Asia Tenggara

Erick Thohir Bermimpi Pasar Modal RI Jadi Nomor 1 di Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 09:55 WIB

Terkini

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB