Dua UKM yang Listing di LandX Bertumbuh Positif

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:53 WIB
Dua UKM yang Listing di LandX Bertumbuh Positif
LandX.

Suara.com - Pandemi Covid-19 sepertinya tidak terlalu mempengaruhi dua bisnis yang saat ini tengah di listing di perusahaan platform jasa urun dana LandX. Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sektor makanan dan minuman, Byurger dan UKM sektor jasa, Yellow Car Wash, adalah dua usaha UKM yang mampu bertahan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir masa pandemi ini, bahkan keduanya kini tengah melakukan ekspansi dengan menawarkan kepemilikan saham mereka di LandX.

Khrisna Pradana Pranata, Dokter yang juga investor di LandX menjelaskan, pemilihan Byurger untuk berinvestasi dikarenakan oleh pengalaman pribadi yang di mana dirinya pernah merasakan Byurger secara langsung.

"Dengan konsep restonya yang baik, saya yakin usaha ini bisa sustain dan sekarang malah makin bertambah cabangnya walau saat pandemi. Setelah melihat proposal dan proyeksi keuntungan dari Byurger di dalam aplikasi LandX, saya menjadi yakin untuk mulai investasi dan memilih Byurger,” kata Khrisna ditulis Rabu (13/10/2021).

Andika Sutoro Putra, Founder dan Chief Executive Officer LandX mengatakan, menurut beberapa penelitian, minat anak muda, terutama dari kalangan millennial untuk berinvestasi terus meningkat di saat pandemi Covid-19 ini berlangsung, rata-rata usia 17 - 24 tahun user LandX sebanyak 42% dari total user (investor).

"Adanya waktu luang dan ditambah meningkatnya kesadaran para milenial tersebut untuk berinvestasi serta kemudahan melakukan investasi karena adanya teknologi, merupakan faktor-faktor pendukung peningkatan tersebut. Mereka mulai berpikir untuk punya tabungan, mencari dan memilah informasi mengenai investasi dan memutuskan untuk membeli karena harganya yang cukup terjangkau. Dengan berinvestasi mulai Rp 1 juta rupiah di LandX, misalnya, mereka sudah dapat memiliki saham sebuah perusahaan dan mendapatkan keuntungan dari bisnis yang beresiko rendah,” ucapnya.

LandX sangat ketat dalam menyeleksi perusahaan/UKM yang akan dibiayai dari uang para investor. Perusahaan/UKM yang dibiayai tersebut harus sudah memiliki prospek, kinerja dan pertumbuhan yang positif serta aset dasar properti yang bernilai tinggi.

Salah satunya adalah apa yang telah dilakoni oleh Yellow Carwash, sebuah chain carwash dengan teknologi modern yang telah berjalan lebih dari 13 tahun dan terus berkembang, yang saat ini telah memiliki 8 outlet dengan lahan milik sendiri tersebar di seluruh Indonesia.

David Jandry (28 tahun), pengusaha yang juga investor di LandX mengatakan ketertarikannya untuk memiliki saham di Yellow Carwash karena deviden yang lumayan dan secara resmi mereka memiliki underlying asset berupa tanah (properti) yang mereka pergunakan untuk operasional usaha.

"Sehingga sebagai investor seperti saya, merasa aman karena memiliki bisnis ini memiliki resiko yang relatif rendah dan hal ini merupakan sebuah mitigasi resiko yang diambil oleh Yellow Carwash dalam memberikan kenyamanan berinvestasi kepada para investornya,” ucapnya.

baca juga

Berinvestasi di LandX adalah mudah. Calon investor cukup mengunduh aplikasi LandX di Google Play untuk Android dan App Store untuk iOs, mendaftar dan melakukan transaksi investasi. Di aplikasi dan website LandX semua informasi pendanaan yang tengah berlangsung serta jangka waktu pendanaan diberikan secara transparan.

Sejak berizin OJK pada akhir Desember 2020, jumlah investor terdaftar di LandX telah mencapai 61.170 investor dengan 5.395 user telah menginvestasikan uangnya ke dalam LandX serta mendapatkan nilai dividen yang telah dibagikan sebesar 2,08 miliar.

“Salah satu keunggulan dari perusahaan yang melakukan listing di LandX antara lain adalah memiliki underlying asset, sebagai wujud keamanan bagi para investor muda (baru) di LandX. Kedua, kualifikasi pengelola yang amanah dan perform, jadi kredibilitas pengelola menjadi taruhan mereka ketika mengajak masyarakat luas untuk membangun bisnis yang sedang ia bangun. Dan terakhir pertumbuhan positif, yang mana sudah dilakukan oleh Byurger dan Yellow Car Wash.” Tutup Putra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop UKM Usulkan Materi Wirausaha Masuk Dalam Pendidikan Usia Dini

Kemenkop UKM Usulkan Materi Wirausaha Masuk Dalam Pendidikan Usia Dini

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:06 WIB

Cetak UKM Naik Level, Kemendag Bawa Damar Batu dan Lidi Sawit Tembus Pasar Asia Selatan

Cetak UKM Naik Level, Kemendag Bawa Damar Batu dan Lidi Sawit Tembus Pasar Asia Selatan

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 10:37 WIB

Kemenkop UKM Siapkan Strategi Pemasaran 'Naik kelas' Untuk Produk Bambu

Kemenkop UKM Siapkan Strategi Pemasaran 'Naik kelas' Untuk Produk Bambu

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:17 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×