Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ITDRI Gandeng Huawei Kembangkan Kurikulum Data Science

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:32 WIB
ITDRI Gandeng Huawei Kembangkan Kurikulum Data Science
ITDRI.

Suara.com - Mengantisipasi kebutuhan talenta digital Indonesia yang kian menanjak, PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk), melalui Telkom Corporaten University-Indonesia Telecommunication and Digital Research (CorpU-ITDRI), mengembangkan kurikulum data science. Kurikulum tersebut dikembangkan bekerja sama dengan Huawei Indonesia.

SGM-Chairman Telkom CorpU-ITDRI, Jemmy V. Cofindo, mengatakan, pemgembangan kurikulum tersebut untuk membantu merealisasikan target pencetakan 600 ribu talenta digital per tahun. Seperti diketahui, kebutuhan talenta digital Indonesia sampai 2030 mencapai 9 juta orang.

"Sesuai dengan aspirasi Indonesia Maju yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Telkom melalui ITDRI telah menginisiasi kerjasama dengan Penta-Helix, dengan membuat berbagai program akselerasi di bidang learning, research & innovation, yaitu joint learning, joint curriculum, joint research dan inovasi bersama yang sesuai," kata Jemmy dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).

Data Science, menurut dia, dipilih karena lingkupnya paling luas di seluruh industri/sektor yang ada dan juga merupakan fundamental untuk mengekstrak suatu informasi berharga dari data (sumber) hingga menghasilkan keputusan yang berdampak pada bisnis. Lebih dari itu, Data Science juga membantu pembuatan, perencanaan strategis, dan lainnya. 

"Seorang invidu yang mempelajari Data Science dapat mengarah pada keunggulan kompetitif suatu bisnis berdasarkan persaingan bisnis yang ada," tuturnya.

Di dalam kurikulum yang dikembangkan ITDRI dqn Huawei tersebut membahas materi terkait market Information Communications and Technology (ICT) Indonesia di bidang Big Data.

Dalam kerja sama tersebut Huawei Indonesia yang berperan sebagai Learning Partner dipercaya dapat memperkuat fondasi dari tiga pilar utama ITDRI, yaitu Learning, Innovation, dan Research. Tak hanya sekedar kurikulum, menurut dia, melalui kerja sama tersebut ITDRI bersama Huawei Indonesia ingin menghasilkan inovasi dan talenta baru khususnya pada bidang teknologi baru seperti 5G, AI, Big Data, IoT, serta Cloud.

"Huawei Indonesia menjadi salah satu mitra ITDRI terpercaya untuk mengembangkan, membangun, dan mempertahankan kemampuan bakat Digital yang kuat," ujarnya.

Sebelum mengembangkan kurikulum Data Science, ITDRI dan Huawei Indonesia juga sepakat untuk memulai perjalanan pengembangan bakat Talenta Digital dengan mengadakan assessment terkait kurikulum tersebut. ITDRI dan Huawei Indonesia mengawalinya dengan mengadakan lokakarya inovasi dan pembelajaran bersama, yang pesertanya dipilih berasal dari instansi Pemerintah, Industri Swasta, serta Perguruan Tinggi. 

baca juga

Tujuan dari Assessment Data Ilmu Pengetahuan untuk memahami kompetensi teknis dan kesenjangan pengetahuan pada target audience. Laporan analisa data gap dari hasil analisis Teknis Data Science akan memungkinkan ITDRI dan Huawei Indonesia untuk mengembangkan program pelatihan Big Data yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Setelah dilakukan assessment, sebagai implementasi dari Joint Curriculum Data Science, ITDRI bersama Huawei Indonesia menggelar sebuah lokakarya bertajuk “The New Horizon of Data Science”. Di dalam event tersebut, terdapat 2 sesi talk show dengan tema Beyond the Numbers: The Magical Data Science yang dipaparkan oleh IT Training Director Engineer (Big data & AI senior expert) Huawei Technologies, Kishore Kumar Biswas, serta The Beauty of Data Visualization: Let’s Know Your Real Capabilities yang dipaparkan oleh OD & Talent Management Consulting, National Digital Talent Development Huawei, Rohit Bhagat dan Information Communications Technology (ICT) & Services Marketing and Training Professional Huawei, Alex Lee.

"Tak sampai disitu, hasil kolaborasi ITDRI dengan Huawei Indonesia tersebut juga diunggah ke dalam aplikasi myDigiLearn milik Telkom CorpU agar dapat diakses dan dipelajari oleh publik," kata Jemmy.

Solution Director Huawei Indonesia, Robert Bihan, mengatakan, kerja sama tersebut menjadi upaya Huawei untuk membantu merealisasikan target untuk mengangkat perekonomian Indonesia agar mampu menembus peringkat 10 ekonomi terbesar dunia pada 2030. Ia menilai, target tersebut patut didukung bersama.

"Dibutuhkan kolaborasi antar-ekosistem pemangku kepentingan untuk mengubah tantangan tersebut menjadi sebuah peluang," katanya.

Untuk membantu merealisasikan visi tersebut, menurut dia, Huawei Indonesia telah menjalankan program Huawei 100K Talenta Digital. Melalui program ini, Huawei Indonesia bertekad turut melahirkan 100 ribu SDM bertalenta digital yang berkompetensi dalam kurun waktu 5 tahun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update! Spesifikasi Ponsel Lipat Oppo Terkuak, Mirip Huawei Mate X2?

Update! Spesifikasi Ponsel Lipat Oppo Terkuak, Mirip Huawei Mate X2?

Tekno | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:32 WIB

Huawei Indonesia: Transformasi Teknologi Sudah Masuk ke Banyak Sektor Pelayanan Publik

Huawei Indonesia: Transformasi Teknologi Sudah Masuk ke Banyak Sektor Pelayanan Publik

Tekno | Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:04 WIB

Honor Kembali Luncurkan Smartphone Beraplikasi Google

Honor Kembali Luncurkan Smartphone Beraplikasi Google

Tekno | Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×