Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Berkonsep Ramah Lingkungan, Synthesis Huis Hadir di Selatan Jakarta

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:06 WIB
Berkonsep Ramah Lingkungan, Synthesis Huis Hadir di Selatan Jakarta
Hunian Synthesis Huis. (Dok: Synthesis Development)

Suara.com - Pengembang properti Synthesis Development kembali meluncurkan karya residensial terbaru, “Synthesis Huis”, di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Synthesis Huis merupakan hunian yang mengedepankan keseimbangan unsur alam, dipadukan dengan teknologi dan inovasi, kreativitas, serta menggunakan material alami dan ramah lingkungan.

Synthesis Huis dirancang oleh konsultan Jeffrey Budiman, yang memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman dunia arsitekur. Ia mewujudkan Synthesis Huis sebagai hunian yang compact, fungsional, sekaligus stylish dengan mengadopsi gaya rumah Skandinavia yang unik, yang tercermin dalam desain yang simpel dan fungsional, ruang yang terbuka, penggunaan material alami, serta ramah lingkungan dan dekat dengan alam.

General Manager Sales & Marketing Synthesis Huis, Imron Rosyadi menjelaskan, Synthesis Huis merupakan jawaban atas kebutuhan market akan hunian minimalis, ramah lingkungan yang telah disesuaikan dengan kondisi di era new normal saat ini.

“Hari ini telah dilaksanakan Soft Launching dan Opening Show Unit Synthesis Huis Tipe Passa, yang telah diresmikan oleh Budi Yanto Lusli, selaku Chief Executive Officer Synthesis Development," ujarnya.

Tuntutan akan hunian yang ramah lingkungan juga dipenuhi Jeffrey Budiman dengan menerapkan konsep Biophilic, yang memudahkan penghuni berinteraksi langsung dengan alam. Ini diwujudkannya dengan menempatkan taman kecil di dalam rumah, mengaplikasikan sejumlah jendela besar sehingga setiap lantai mendapatkan cahaya alami, halaman terbuka di belakang, serta cross ventilation untuk melancarkan sirkulasi udara.

Konsultan lain, Umar Zain tengah mempersiapkan rancangan tata lansekap untuk memperindah seluruh kawasan Synthesis Huis menjadi lebih hijau, dengan memaksimalkan keasrian pepohonan. Mendukung gaya hidup masa kini, Synthesis Huis juga mengembangkan area luar ruang (outdoor) untuk mendukung berbagai aktivitas para penghuni agar tetap dapat berinteraksi dengan alam dan memperoleh udara segar.

Synthesis Huis disempurnakan dengan kehadiran fasilitas yang menjadi privilege para penghuni, seperti Baltic Clubhouse dengan swimming pool, outdoor gymnasium, sauna, untuk memenuhi kebutuhan kebugaran; semi-outdoor lounge untuk berinteraksi dengan sesama penghuni, hingga outdoor children playground. Yang paling unggul dari seluruh fasilitas ini ialah jogging track dengan pemandangan langsung ke hutan kota yang menjadi kemewahan tersendiri.

Fasilitas hunian ini berada di kawasan bisnis, TB Simatupang. Synthesis Huis dikelilingi Sekolah Al Izhar, UHAMKA, Universitas Jayabaya, Cikal,  RSUD Pasar Rebo, RS Polri, RS Jantung Binawaluya, RS Harapan Bunda), GOR Ciracas, GOR Ragunan, Lapangan Golf Halim, TMII, Taman Margasatwa Ragunan, Hutan Kota Cijantung, Danau PKP Ciracas), hingga pusat perbelanjaan besar.

Keunggulan Synthesis Huis juga ditunjang dengan berbagai moda transportasi publik sudah tersedia dan sangat mudah dicapai dari kawasan yang terintegrasi dengan stasiun commuter line dan Lintas Rel Terpadu (LRT), serta kehadiran stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah dinanti.

baca juga

Kawasan ini juga dekat dengan pintu tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), yang terkoneksi dengan 8 ruas tol di Jakarta yang dicapai hanya lima menit dari kawasan. 

Imron menjelaskan, dengan berbagai nilai lebih yang dimiliki Synthesis Huis, maka peluang investasinya menjadi sangat tinggi.

“Makin langkanya hunian yang dekat dengan alam di Jakarta dan berlokasi di kawasan bisnis yang sangat potensial, menjadikan Synthesis Huis sebagai pilihan menguntungkan untuk investasi dalam bidang properti,” ujarnya.

Synthesis Huis dihadirkan dalam tiga tipe unit rumah yaitu Tipe Passa (6X10m), Tipe Mattlig (6X12m), dan Tipe Lang (6X15m). Dalam peluncuran perdana, rumah 3 lantai dengan 4 kamar akan dipasarkan dengan harga Early Bird pada 16 - 17 Oktober 2021. Synthesis Huis juga memberikan penawaran spesial dengan terbatas serta diskon di tanggal tersebut.

“Anda dapat langsung mengunjungi situs resmi Synthesis Huis dan akun Instagram @synthesishuisofficial. Untuk melihat dan merasakan langsung ambience hunian bergaya Skandinavia dengan unsur alam, dapat mengunjungi marketing gallery dan show unit kami yang berlokasi di Jalan Pedati Selatan No. 8A, Jakarta,” tutup Imron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei UNDP: 95 Persen UMKM Tertarik Praktik Ramah Lingkungan

Survei UNDP: 95 Persen UMKM Tertarik Praktik Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:50 WIB

Nissan Masih Siapkan Mobil Ramah Lingkungan demi Pasar Indonesia

Nissan Masih Siapkan Mobil Ramah Lingkungan demi Pasar Indonesia

Otomotif | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:52 WIB

Bergaya City Sales Outlet, Diler MINI Indonesia Kelima Hadir di Senopati Jakarta Selatan

Bergaya City Sales Outlet, Diler MINI Indonesia Kelima Hadir di Senopati Jakarta Selatan

Otomotif | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Begini Cara Kementerian PUPR Kurangi Emisi Karbon di Pemukiman dan Perkotaan

Begini Cara Kementerian PUPR Kurangi Emisi Karbon di Pemukiman dan Perkotaan

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 16:43 WIB

GoFood Bagikan Ribuan Tas Gratis kepada Mitra Driver untuk Dukung Kualitas Makanan

GoFood Bagikan Ribuan Tas Gratis kepada Mitra Driver untuk Dukung Kualitas Makanan

Lifestyle | Selasa, 28 September 2021 | 12:53 WIB

Terkini

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:32 WIB

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB