Presiden Minta Negara Tak Ekspor CPO, GAPKI Minta Pemerintah Gelar Diskusi

M Nurhadi

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:45 WIB
Presiden Minta Negara Tak Ekspor CPO, GAPKI Minta Pemerintah Gelar Diskusi
Petani memanen buah kelapa sawit di ladangnya, Nagari Tapakis, Padangpariaman, Sumbar. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Suara.com - Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Tofan Mahdi menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak ada lagi ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan harus diolah terlebih dulu.

Berkaitan dengan ini, menurut dia, pangsa ekspor sawit Indonesia dalam bentuk CPO sudah sangat kecil. Mengutip data Gapki, sebagian besar ekspor sawit atau sekitar 61 persen dari total ekspor sawit sudah dalam bentuk olahan.

"Di tahun 2020, ekspor sawit Indonesia sebesar 34 juta ton. Itu ekspor CPO hanya 7,71 juta ton. Sebagian besar sudah dalam bentuk olahan CPO atau turunan satu tingkat dari CPO yang sudah mencapai 21,1 juta ton atau 61 persen. Kemudian dalam bentuk produk oleokimia sudah mencapai 3,87 juta ton," ujar dia pada Jumat (15/10/2021).

Menurut dia, guna mencapai hilirisasi, industri kelapa sawit dalam negeri membutuhkan banyak persiapan.

Pertama, memperkuat kemitraan antara perusahaan sawit besar dengan perkebunan masyarakat di sektor hulu. Saat ini, 43 persen dari total kebun sawit yang ada di Indonesia masih dimiliki masyarakat.

Selanjutnya, hilirisasi disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan wajib selektif dengan menekankan pada aspek keunggulan produk yang dimiliki.

Keempat, hilirisasi harus didukung perbaikan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

"Strategi pengembangan sektor hilirisasi sawit juga harus dilakukan dengan skema insentif dan disinsentif karena ini adalah komoditas yang semua dipengaruhi supply and demand," kata dia, dikutip dari Warta Ekonomi.

Dengan bekal ini, Gapki mengharapkan pemerintah lebih aktif untuk berdiskusi bersama pelaku usaha sawit agar mendapatkan strategi yang tepat.

baca juga

"Presiden punya harapan tinggi bahwa dalam jangka panjang Indonesia mampu mengolah produk sawit ini menjadi barang akhir. Tapi konteksnya akan menjadi sangat berbeda karena pengembangan industri hilir sawit akan berbeda dengan industri di hulu," tutupnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Timah Gandeng Masjid Desa Kembangkan Kebun Sawit di Tanah Bekas Tambang

PT Timah Gandeng Masjid Desa Kembangkan Kebun Sawit di Tanah Bekas Tambang

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 06:51 WIB

5 Negara Produsen Minyak Sawit Terbesar di Dunia: Indonesia Paling Ngeri!

5 Negara Produsen Minyak Sawit Terbesar di Dunia: Indonesia Paling Ngeri!

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:43 WIB

Ekspor CPO Bakal Disetop, Ini yang Diinginkan Presiden Jokowi

Ekspor CPO Bakal Disetop, Ini yang Diinginkan Presiden Jokowi

Sumsel | Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Jokowi Bakal Setop Ekspor CPO, Termasuk Bauksit Mentah

Jokowi Bakal Setop Ekspor CPO, Termasuk Bauksit Mentah

Sumbar | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Jokowi Ingin Hentikan Ekspor CPO, GAPKI: Sawit Penyumbang Devisa Terbesar

Jokowi Ingin Hentikan Ekspor CPO, GAPKI: Sawit Penyumbang Devisa Terbesar

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:41 WIB

Investor Nantikan IPO Nusantara Sawit Sejahtera

Investor Nantikan IPO Nusantara Sawit Sejahtera

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:51 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×