Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

APBN Defisit Rp452 Triliun Gegara Pendapatan Negara Baru Mencapai 77 Persen

M Nurhadi

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:46 WIB
APBN Defisit Rp452 Triliun Gegara Pendapatan Negara Baru Mencapai 77 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Hingga September 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, defisit APBN mencapai Rp452 triliun atau 2,74 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dari yang telah ditetapkan untuk tahun ini sebesar 5,7 persen.

“Keseluruhan postur APBN kita mengalami defisit Rp452 triliun. Dibanding tahun lalu yang defisit Rp681,4 triliun ini penurunan 33,7 persen,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Menurut dia, defisit sebesar Rp452 triliun tersebut terjadi karena hingga akhir bulan lalu, pendapatan negara baru Rp1.354,8 triliun atau 77,7 persen dari target APBN yaitu Rp1.743,6 triliun.

Realisasi hanya tumbuh 16,8 persen (yoy) dibandingkan periode sama 2020 yaitu sebesar Rp1.160 triliun yang turun 13,6 persen dari September 2019.

Pendapatan negara terdiri dari penerimaan pajak Rp850,1 triliun, bea dan cukai Rp182,9 triliun, serta PNBP Rp320,8 triliun.

Padahal, belanja negara saat ini mencapai Rp1.806,8 triliun hingga akhir September 2021 atau 65,7 persen dari target APBN Rp2.750 triliun.

Belanja negara tahun ini  mengalami kontraksi 1,9 persen dari periode sama 2020 sebesar Rp1.841,3 triliun karena belanja non K/L terkontraksi 8,3 persen (yoy) yaitu Rp531,3 triliun dibanding periode sama tahun lalu Rp579,5 triliun.

Untuk belanja kementerian/lembaga (K/L) Rp734 triliun atau tumbuh 16,1 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp632,2 triliun karena belanja modal meningkat 62,3 persen yaitu Rp118,7 triliun.

Realisasi belanja juga berasal TKDD Rp541,5 triliun yang merupakan 68,1 persen dari pagu Rp795,5 triliun namun terkontraksi 14 persen (yoy) dari Rp557,35 triliun pada periode sama tahun lalu.

TKDD terdiri dari transfer ke daerah Rp491,3 triliun yang terkontraksi 14,1 persen dan dana desa terealisasi Rp50,2 triliun atau terkontraksi 13 persen (yoy).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerimaan Negara Sudah Capai Rp 1.354 Triliun Hingga September 2021

Penerimaan Negara Sudah Capai Rp 1.354 Triliun Hingga September 2021

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 15:39 WIB

Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 4,63 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 4,63 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 15:22 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 621,9 Triliun Hingga September 2021

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 621,9 Triliun Hingga September 2021

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:31 WIB

Hingga September 2021, APBN Tekor Rp 452 Triliun

Hingga September 2021, APBN Tekor Rp 452 Triliun

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:04 WIB

Sri Mulyani Happy Indeks PMI Indonesia Paling Tinggi di ASEAN

Sri Mulyani Happy Indeks PMI Indonesia Paling Tinggi di ASEAN

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:02 WIB

Belanja Negara Hingga September 2021 Capai Rp1.806,8 Triliun, Ini Rinciannya

Belanja Negara Hingga September 2021 Capai Rp1.806,8 Triliun, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 13:47 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB