Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Butuh Modal Rp3.500 Triliun Agar Indonesia Lepas Dari PLTU

M Nurhadi

Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:55 WIB
Butuh Modal Rp3.500 Triliun Agar Indonesia Lepas Dari PLTU
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Taman Jeranjang. Lombok, NTB, Senin (8/12).

Suara.com - Butuh modal setidaknya Rp3.500 triliun untuk Indonesia agar bisa mengurangi pemakaian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Dana raksasa itu dibutuhkan agar mampu mencapai target pengurangan emisi karbon.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada Kamis (28/10/2021) dalam Webinar ALUMNAS di Jakarta. Ia juga mengklaim, pemerintah telah berusaha memberikan dukungan seperti menggunakan uang dari pembayaran pajak namun masih belum cukup.

Sehingga, Suahasil berharap Indonesia dapat memperoleh dukungan internasional untuk memenuhi pembiayaan ini sehingga target pengurangan emisi mampu tercapai.

Salah satu dukungan internasional yang diharapkan adalah melalui pertemuan negara-negara dunia dalam agenda COP26 di Glasgow, Skotlandia dalam waktu dekat.

Agenda ini menurut dia bisa jadi  milestone bagi internasional untuk memenuhi janjinya dalam membantu negara-negara berkembang untuk mencapai target perubahan iklim.

“Kami berharap COP26 bisa menjadi milestone dimana dukungan internasional bisa diwujudkan,” ujarnya.

Lebih jauh, menurutnya hingga kini Indonesia terus mendorong penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29 persen melalui kemampuan sendiri dan 41 persen melalui dukungan internasional pada 2030.

Guna mencapai tujuan tersebut maka Indonesia harus mengurangi penggunaan PLTU mengingat ini berkontribusi besar terhadap produksi karbon yang berdasarkan riset sekitar 35 persen dari emisi karbon berasal dari konsumsi energi.

"Mayoritas konsumsi listrik kita diproduksi dari batu bara dan diesel, kita masih bergantung pada bahan bakar fosil. Itu adalah satu sektor yang sumbangan emisinya tinggi sehingga coba kita kurangi," ungkap dia.

baca juga

Sementara, mengurangi pemakaian PLTU  bukan perkara mudah karena Indonesia sudah menggelontorkan anggaran sangat besar serta sudah banyak pembangkit batu bara yang meneken kontrak melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Jika PLTU ditutup sedangkan kontraknya masih efektif ini akan menjadi masalah bisnis kalkulasi. Berapa banyak kompensasi yang harus disediakan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Emisi Karbon dan Tingkatkan Ketangguhan Kota, Ini Kiprah Kementerian PUPR

Turunkan Emisi Karbon dan Tingkatkan Ketangguhan Kota, Ini Kiprah Kementerian PUPR

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Tilang Emisi di DKI Jakarta Mulai 13 November 2021, Ini Nilai Denda yang Dikenakan

Tilang Emisi di DKI Jakarta Mulai 13 November 2021, Ini Nilai Denda yang Dikenakan

Otomotif | Kamis, 28 Oktober 2021 | 06:01 WIB

Gojek Uji Coba Komersial 500 Motor Listrik di Jaksel, Tersedia Cabinet Battery Swap

Gojek Uji Coba Komersial 500 Motor Listrik di Jaksel, Tersedia Cabinet Battery Swap

Otomotif | Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:17 WIB

Gojek Bersiap Menjadi Penyedia Transportasi Emisi Nol Karbon Mulai 2030

Gojek Bersiap Menjadi Penyedia Transportasi Emisi Nol Karbon Mulai 2030

Otomotif | Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:32 WIB

Moeldoko Beberkan Komitmen Indonesia untuk Mencapai Nol Emisi Karbon

Moeldoko Beberkan Komitmen Indonesia untuk Mencapai Nol Emisi Karbon

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:48 WIB

Gojek Berambisi Sediakan Layanan Transportasi Beremisi Nol di 2030

Gojek Berambisi Sediakan Layanan Transportasi Beremisi Nol di 2030

Tekno | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:56 WIB

Terkini

Ahli Hukum: Status Tersangka Raudi Akmal Berpotensi Gugur karena Cacat Prosedur

Ahli Hukum: Status Tersangka Raudi Akmal Berpotensi Gugur karena Cacat Prosedur

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:07 WIB

IHSG Meroket ke Level 6.400 di Sesi I, Saham Bakrie Berjaya

IHSG Meroket ke Level 6.400 di Sesi I, Saham Bakrie Berjaya

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:04 WIB

Prabowo Gelar Rapat Khusus Koperasi Desa Merah Putih, Sejumlah Menteri Dipanggil ke Istana

Prabowo Gelar Rapat Khusus Koperasi Desa Merah Putih, Sejumlah Menteri Dipanggil ke Istana

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:04 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal untuk Usia 50 Tahun sesuai Review, Bye-bye Flek Hitam

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal untuk Usia 50 Tahun sesuai Review, Bye-bye Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:04 WIB

Sunscreen Wardah untuk Usia 30 Tahun yang Mana? Ini 8 Pilihan Sesuai Klaim

Sunscreen Wardah untuk Usia 30 Tahun yang Mana? Ini 8 Pilihan Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar daripada Aparat Penegak Hukum?

Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar daripada Aparat Penegak Hukum?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:00 WIB

Di Mana Tempat Beli Sepatu Lari Hoka Ori? Ini 7 Rekomendasi Tokonya di Indonesia

Di Mana Tempat Beli Sepatu Lari Hoka Ori? Ini 7 Rekomendasi Tokonya di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:59 WIB

Hadapi Suhu yang Kian Panas, Anak SD Diajak Merancang Sekolah yang Lebih Sejuk

Hadapi Suhu yang Kian Panas, Anak SD Diajak Merancang Sekolah yang Lebih Sejuk

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:55 WIB

RUU HAM Ditargetkan Rampung 2026, Pemerintah Klaim Prosesnya Terbuka untuk Publik

RUU HAM Ditargetkan Rampung 2026, Pemerintah Klaim Prosesnya Terbuka untuk Publik

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:49 WIB

3 HP Murah Tecno Terbaik Budget Rp1-2 Jutaan, Fitur Lengkap Sesuai Review

3 HP Murah Tecno Terbaik Budget Rp1-2 Jutaan, Fitur Lengkap Sesuai Review

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:49 WIB

×