Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Contoh Kegiatan Ekonomi dan Karakteristiknya

Rifan Aditya

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 09:49 WIB
Contoh Kegiatan Ekonomi dan Karakteristiknya
contoh kegiatan ekonomi - Ilustrasi pasar tradisional di Bandung. [Antara]

Suara.com - Pepatah mengatakan, 'All work and no play makes Jack a dull boy'. Tapi bagaimana kita mengkategorikan apa itu kerja dan apa itu bermain? Agar paham makanya kalian perlu mengetahui contoh kegiatan ekonomi.

Dalam ekonomi, semua aktivitas manusia ke dalam dua kategori besar yakni kegiatan ekonomi dan kegiatan non ekonomi. Lalu apa saja contoh kegiatan ekonomi? 

Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai pengertian, karakteristik hingga contoh kegiatan ekonomi dan serba serbinya.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Melansir dari Toppr, semua manusia melakukan berbagai aktivitas pada hari tertentu. Ada pekerjaan yang kita lakukan setiap hari dan aktivitas lain yang kita lakukan untuk kepuasan dan kesenangan pribadi. Jadi secara umum dapat dikatakan bahwa semua kegiatan yang kita lakukan untuk mencari nafkah adalah kegiatan ekonomi. Semua kegiatan lainnya adalah kegiatan non-ekonomi.

Salah satu cara untuk mengidentifikasi kegiatan ekonomi adalah  ketika kegiatan itu didorong oleh rasionalitas dan logika. Alasan untuk melakukan kegiatan tersebut adalah untuk kepentingan diri kita sendiri. Kegiatan non-ekonomi, di sisi lain, dilakukan karena alasan emosional atau kepedulian terhadap orang lain. Jadi semua kegiatan keagamaan, amal, sosial, patriotik, rekreasi adalah kegiatan non-ekonomi.

Tetapi tidak selalu mudah untuk menentukan sifat dari suatu kegiatan. Jika Anda menikmati melukis sebagai hobi, itu adalah kegiatan non-ekonomi. Namun, jika Anda menjual lukisan Anda maka itu menjadi kegiatan ekonomi. Jadi motif di balik melakukan aktivitas apa pun merupakan indikator kuat untuk menentukan sifat dari suatu kegiatan tersebut.

Karakteristik dan Contoh Kegiatan Ekonomi

Berikut ini beberapa karakteristik kegiatan ekonomi yang dapat digunakan untuk membedakan antara kegiatan ekonomi dan non-ekonomi.

baca juga

1. Penghasilan Pendapatan

Semua kegiatan ekonomi akan menghasilkan beberapa bentuk pendapatan. Tidak wajib pendapatan tersebut dalam bentuk uang, bisa dalam berbagai jenis. Jadi, jika aktivitas itu merupakan bentuk penghidupan bagi orang tersebut, dan itu menghasilkan pendapatan dalam bentuk apa pun, maka itu adalah aktivitas ekonomi.

Contoh kegiatan ekonomi pendapatan ialah seorang buruh yang menggarap tanah dan mendapat upah dari hasil bumi, ini adalah kegiatan ekonomi. Jadi ketika Anda menggunakan salah satu faktor produksi (tanah, modal, tenaga kerja, pengusaha) dan sebagai imbalannya memperoleh pendapatan dalam bentuk upah, gaji, sewa, royalti, keuntungan, dll, kami akan mengklasifikasikan aktivitas seperti itu sebagai aktivitas ekonomi. Misalnya, sewa yang diperoleh dari properti.

2. Produktivitas alami

Jika kegiatan tersebut merupakan sarana penghidupan, berarti ada unsur proses produksi yang terlibat. Jadi suatu kegiatan ekonomi harus bersifat produktif, harus melibatkan beberapa aspek produksi barang dan/atau jasa.

Contoh kegitan ekonomi dalam produktivitas alami:

Seorang pekerja di sebuah pabrik memproduksi barang, seorang insinyur perangkat lunak menyediakan layanan, seorang guru juga menghasilkan layanan. Demikian pula, bertani adalah kegiatan ekonomi karena sekali lagi membantu dalam produksi.

3. Konsumsi

Konsumsi adalah sisi permintaan pasar. Ini adalah apa yang menghasilkan produksi dan pasokan barang dan jasa. Konsumsi barang mendorong persaingan dan pengenalan produk yang lebih baik di pasar.

Jadi konsumsi mendorong kegiatan produksi, jadi konsumsi itu sendiri merupakan kegiatan ekonomi.

4. Tabungan, Investasi, Kekayaan

Tabungan adalah pendapatan yang tidak dibelanjakan. Tabungan tersebut diinvestasikan dalam berbagai instrumen seperti rekening tabungan, deposito berjangka, pasar saham, reksa dana, real estat, emas, dll.

Jadi investasi tersebut berubah menjadi kekayaan. Kemudian perusahaan swasta dan publik meminjam uang tersebut untuk diinvestasikan dalam bisnis mereka dan kegiatan ekonomi lebih lanjut di negara tersebut. 

Seperti itulah karakteristik dan contoh kegiatan ekonomi yang dapat kalian pelajari.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Sumsel | Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Masih Dihantui Pandemi Covid-19, Aktivitas Pasar Emas Dunia Turun Drastis

Masih Dihantui Pandemi Covid-19, Aktivitas Pasar Emas Dunia Turun Drastis

Bali | Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Minat Investasi Milenial Meningkat, Tapi Banyak Tak Paham Finansial

Minat Investasi Milenial Meningkat, Tapi Banyak Tak Paham Finansial

Lifestyle | Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×