Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kazakhstan Diperkirakan Punya US$5 miliar Dari Penambangan Kripto Selama 5 Tahun

M Nurhadi

Senin, 01 November 2021 | 10:35 WIB
Kazakhstan Diperkirakan Punya US$5 miliar Dari Penambangan Kripto Selama 5 Tahun
Astana, Ibu Kota Kazakhstan. (Shutterstock)

Suara.com - Rilis laporan dari  Data Center Industry & Blockchain Association of Kazakhstan, atau NABDC, memperkirakan, tambang kripto dari negara itu akan mencapai 1,5 miliar dolar AS dalam lima tahun.

Hal ini cukup beralasan, pasalnya aktivitas penambangan mata uang digital di negara itu mencapai 98 miliar tenge (230 juta dolar) per tahun.

Disampaikan oleh presiden NABDC, Alan Dordzhiev, pendapatan ini sebagai salah satu pendapatan diluar tujuan dari perusahaan. 

“Angka 98 miliar tenge hanyalah efek ekonomi dari perusahaan yang resmi bergerak di bidang pertambangan. Jika kita memperhitungkan penambang ‘abu-abu’, maka angka ini dapat dikalikan dengan aman dengan 2,” kata dia.

Penambang abu-abu yang ia maksud diduga mengacu pada individu yang melakukan operasi penambangan kripto yang dilakukan secara individu tanpa terikat dengan pihak manapun.

Seringkali dengan status hukum yang disengketakan. Asosiasi menyerukan peraturan yang lebih besar untuk memerangi penambangan ilegal untuk mencegah kemungkinan kekurangan listrik.

Para penambang kripto ini memakan sekitar 500 MW listrik di negara itu, seperti yang diperkirakan oleh Dordzhiev. 

Awal bulan ini, Departemen Energi Kazakhstan mengusulkan rancangan aturan untuk memberlakukan batasan jumlah listrik yang dikonsumsi oleh industri pertambangan kripto.

Menurut data dari The University of Cambridge, Kazakhstan berkontribusi pada 18,10% dari tingkat hash penambangan Bitcoin (BTC) dunia, terbesar kedua di dunia, setelah China mulai menindak aktivitas penambangan.

baca juga

Data ini menempatkannya tepat di belakang pangsa tingkat hash 35,40% untuk AS dan di atas 11,23% Rusia.

Berdasarkan angka dari GlobalPetrolPrices, biaya rata-rata penggunaan listrik komersial di Kazakhstan adalah 0,054 dolar per kWh, jauh di bawah rata-rata global 0,124 dolar per kWh, karena cadangan bahan bakar fosil negara yang sangat besar.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cupi Cupita Diberi Mahar Uang Kripto, Ini Alasannya

Cupi Cupita Diberi Mahar Uang Kripto, Ini Alasannya

Lampung | Minggu, 31 Oktober 2021 | 14:29 WIB

Eshark, Token Kripto Games Pertama Asal Indonesia Bakal Listing di Bursa Eropa

Eshark, Token Kripto Games Pertama Asal Indonesia Bakal Listing di Bursa Eropa

Bisnis | Minggu, 31 Oktober 2021 | 12:52 WIB

Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack

Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 17:48 WIB

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 13:32 WIB

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Sumsel | Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Terkini

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

×