Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Minta Aset Negara Harus Diadministrasikan, Sri Mulyani: Biar Nggak Diserobot

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 15 November 2021 | 20:06 WIB
Minta Aset Negara Harus Diadministrasikan, Sri Mulyani: Biar Nggak Diserobot
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita pada Kamis (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta barang milik negara (BMN) atau aset negara harus segara diadministrasikan atau dilegalkan. 

Hal ini dilakukan agar tidak tindak penyerobotan aset oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurut Sri Mulyani, saat ini banyak mafia-mafia aset yang siap menyerobot aset negara setiap waktu. 

"Terus terang kalau aset negara tidak diadministrasikan, tidak memiliki status legal yang kuat, mudah sekali dilakukan penyerobotan. penyerobotan baik oleh oknum bekerja sama dengan mafia aset atau mafia tanah," ujar Sri Mulyani dalam Apresiasi Kekayaan Negara tahun 2021 virtual, Senin (15/11/2021).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, dengan adanya diadministrasinya aset negara ini juga memberikan kepastian hukum secara legal. 

Apalagi, saat ini pemerintah tengah mengejar aset-aset negara yang dulu mendapatkan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BI) yang hingga kini tidak melunasi fasilitas tersebut.

"Ini hal yang saya minta diperangi oleh DJKN. apalagi saat ini sedang juga melakukan kegiatan penting untuk mengembalikan hak negara melalui Satgas BLBI," ucap dia. 

Sri Mulyani juga meminta kepada jajaran untuk melindungi aset negara dari berbagai musibah mulai dari bencana alam hingga kebakaran. 

Maka dari itu, tambah Sri Mulyani, Kementerian Keuangan mulai mengasuransikan aset-aset milik negara sebagai jaminan akan terjadinya bencana alam.

"kita sekarang melakukan berbagai upaya asuransikan BMN-BMN. Tadi saya melihat datanya meningkat. Karena negara yang masih punya potensi kedaruratan bencana alam, maka kita juga harus memikirkan aset negara yang kita bangun harus bisa bertahan dan selamat dari kemungkinan bencana alam," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Sri Mulyani: Aset yang Nganggur Kini Jadi Musuh Besar

Menkeu Sri Mulyani: Aset yang Nganggur Kini Jadi Musuh Besar

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 19:43 WIB

Sri Mulyani Sebut Aset Negara Kalah Populer Dibanding Hutang dan Pajak

Sri Mulyani Sebut Aset Negara Kalah Populer Dibanding Hutang dan Pajak

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 19:17 WIB

Rencana Sri Mulyani Naikkan Cukai Rokok Dinilai Bisa Picu Pengangguran Massal

Rencana Sri Mulyani Naikkan Cukai Rokok Dinilai Bisa Picu Pengangguran Massal

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 17:53 WIB

Jadi Tuan Rumah Presidensi G20, PDB Indonesia Berpotensi Naik Rp7,5 Triliun

Jadi Tuan Rumah Presidensi G20, PDB Indonesia Berpotensi Naik Rp7,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 November 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB