Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 26 November 2021 | 07:58 WIB
Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal
Ilustrasi bisnis.

Suara.com - Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jaminan sosial, PT TASPEN (Persero) berkomitmen untuk mengikuti perkembangan tren dalam strategi bisnisnya. Dalam Seminar Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2022 yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Direktur Utama TASPEN A.N.S Kosasih menyampaikan materi dengan tema Reformulasi Strategis Bisnis dan Investasi Pasca New Normal.

"Dalam kondisi saat ini, TASPEN selalu melakukan perubahan dalam konteks struktur organisasi, proses bisnis, bisnis model hingga corporate culture untuk bisa terus mengikuti perubahan yang terjadi dan tentunya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini kami wujudkan guna menciptakan kondisi perusahaan yang stabil dalam segala kondisi, khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19. Komitmen ini akan terus kami jalankan guna menciptakan perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan kontribusi yang lebih besar bagi negara Indonesia, khususnya mengenai kesejahteraan pensiunan ASN,” kata A.N.S Kosasih ditulis Jumat (26/11/2021).

Di tengah masa pandemi dan new normal, TASPEN tetap menjalankan roda bisnis secara berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan kepada peserta.

TASPEN melakukan transformasi digital dengan menghadirkan TASPEN One Hour Online Service sebagai salah satu inovasi untuk memudahkan pengurusan klim peserta secara online.

Di samping itu, TASPEN menerapkan Governance, Risk, and Compliance yang semakin kuat dengan pembentukan model Three Lines Of Defense guna mengoptimalkan penerapan pengelolaan risiko dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal perusahaan.

Kondisi pandemi dan era new normal saat ini telah banyak mengubah lanskap perekonomian dan bisnis. Apabila sebuah perusahaan tidak menyiapkan langkah antisipasi, maka dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan perusahaan bisa pailit.

Menghadapi kondisi tersebut, TASPEN selalu mengamati dan berusaha memanfaatkan berbagai peluang investasi dan operasional strategis, dengan mengedepankan prinsip PAHALA — yang merupakan singkatan dari Pastikan Aman, Hasil, Likuid, Andal, dan Antisipatif — sebagai pedoman dalam menjalankan lini bisnis perusahaan.

Seminar IFSO dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) ini diselenggarakan untuk menggali potensi inovasi dalam menghadapi peluang dan tantangan dalam menjalankan bisnis di tahun 2022 nanti, terutama berkaitan dengan optimalisasi teknologi digital dan penguatan tata kelola perusahaan pasca pandemi.

Selama masa pandemi, TASPEN menerapkan layanan digital untuk memudahkan peserta, salah satunya dengan menghadirkan digital otentikasi. Layanan ini memungkinkan peserta melakukan otentikasi melalui smartphone dan mengambil hak pensiun langsung melalui ATM.

Untuk menghindari penularan COVID-19, TASPEN meluncurkan layanan TASPEN PESONA (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona), yakni layanan berbasis daring yang meliputi TOOS (Taspen One-hour Online Service), layanan E-Klim, Tcare, dan Otentikasi Digital.

Lebih lanjut, peserta pensiunan dapat mengakses layanan TASPEN melalui eklim.taspen.co.id dan tcare.taspen.co.id untuk mengunduh formulir klaim, mengajukan pertanyaan, dan keluhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taspen Bersinergi dengan Negara-negara di Asia Terkait Pengelolaan ASN

Taspen Bersinergi dengan Negara-negara di Asia Terkait Pengelolaan ASN

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 11:57 WIB

Taspen Serahkan Mobil Ambulans Multifungsi ke Kementerian BUMN

Taspen Serahkan Mobil Ambulans Multifungsi ke Kementerian BUMN

Bisnis | Kamis, 18 November 2021 | 16:36 WIB

Taspen Raih Top 5 Inovasi Pelayanan Publik Berkat Program Wirausaha Pintar

Taspen Raih Top 5 Inovasi Pelayanan Publik Berkat Program Wirausaha Pintar

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 05:59 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB