Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Tiket Pesawat Hingga Jengkol Sumbang Inflasi di Sumatera Barat

M Nurhadi

Rabu, 01 Desember 2021 | 15:55 WIB
Tiket Pesawat Hingga Jengkol Sumbang Inflasi di Sumatera Barat
Ilustrasi pasar tradisional. [Antara]

Suara.com - Harga tiket pesawat yang melambung dan cabai merah menjadi penyumbang inflasi pada November 2021 di Sumatera Barat berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik Sumbar.

"Pada November 2021 Sumbar mengalami inflasi 0,65 persen salah satunya disumbang oleh kenaikan tiket pesawat, cabai merah dan minyak goreng," kata Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati di Padang, Rabu (1/12/2021).

Ia menjelaskan, beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan yang menjadi penyumbang inflasi pada November 2021 yaitu telur ayam ras, emas perhiasan, bahan bakar rumah tangga, ikan tongkol, cat tembok, jengkol dan mobil.

Sementara, komoditas yang mengalami penurunan harga pada November 2021 yaitu daging ayam ras, bawang merah, tomat, kentang, ikan gambolo dan ikan teri.

Ia menyampaikan dari 24 kota di Sumatera pada November 2021 seluruh kota mengalami inflasi dan yang tertinggi di Banda Aceh sebesar 0,87 persen dan terendah di Lubuk Linggau 0,29 persen.

"Kota Padang menduduki urutan ke tujuh kota yang mengalami inflasi di Sumatera dan urutan ke 35 secara nasional," ujarnya.

Mengutip data pemantauan di Pasar Raya Padang harga cabai merah pada pekan pertama November 2021 mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Selanjutnya memasuki pekan kedua naik menjadi Rp52 ribu per kilogram dan kembali turun pada pekan ketiga menjadi Rp44 ribu dan memasuki pekan keempat menjadi Rp36 ribu per kilogram.

Sedangkan harga telur ayam ras pada awal November 2021 mencapai Rp20.800 per kilogram dan naik menjadi Rp26 ribu per kilogram pada pekan kedua.

baca juga

Sebelumnya, petani di Nagari Alahan Panjang Kabupaten Solok, Sumbar mengeluhkan harga bawang merah ukuran menengah di daerah itu anjlok menjadi hanya Rp4 hingga Rp6 ribu per kilogram karena melimpahnya produksi bawang merah.

"Penurunan harga bawang merah ini sudah berlangsung sejak dua bulan yang lalu dari awalnya Rp40 ribu turun menjadi Rp25 ribu, turun lagi Rp15 ribu hingga sekarang Rp6 ribu," kata salah seorang petani di Alahan Panjang, Satria Wira Gumanti (29).

Selain harga bawang anjlok, sejumlah komoditas lainnya berupa tomat juga mengalami penurunan harga dari Rp3 ribu menjadi Rp800 per kilogram sejak sebulan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Terus Merangkak Naik, Awas Inflasi Melejit

Harga Beras Terus Merangkak Naik, Awas Inflasi Melejit

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 15:10 WIB

Daftar Harga Sembako di Jakarta 1 Desember 2021, Minyak Turun, Cabai Rawit Merah Meroket

Daftar Harga Sembako di Jakarta 1 Desember 2021, Minyak Turun, Cabai Rawit Merah Meroket

Jakarta | Rabu, 01 Desember 2021 | 14:07 WIB

Harga Minyak Goreng di Bali Sentuh Rp20 Ribu Per Liter, Pedagang Mengeluh

Harga Minyak Goreng di Bali Sentuh Rp20 Ribu Per Liter, Pedagang Mengeluh

Bali | Rabu, 01 Desember 2021 | 13:37 WIB

Inflasi November 0,37 Persen, Jadi yang Tertinggi di 2021

Inflasi November 0,37 Persen, Jadi yang Tertinggi di 2021

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 11:43 WIB

Larangan Minyak Goreng Curah di Kota Minyak, Pemkot Akui Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Larangan Minyak Goreng Curah di Kota Minyak, Pemkot Akui Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Kaltim | Selasa, 30 November 2021 | 21:36 WIB

Punya Aroma Khas, Ini 4 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Tubuh

Punya Aroma Khas, Ini 4 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Tubuh

Your Say | Selasa, 30 November 2021 | 20:32 WIB

Terkini

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:11 WIB