Kembali Tutup 74 Anak dan Cucu Usaha BUMN, Erick Thohir: Harus Dibongkar dan Disetop

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Rabu, 01 Desember 2021 | 16:35 WIB
Kembali Tutup 74 Anak dan Cucu Usaha BUMN, Erick Thohir: Harus Dibongkar dan Disetop
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku telah menutup 74 anak dan cucu usaha BUMN. Hal ini dilakukan dalam rangka efisiensi, karena dinilainya jumlah anak dan cucu usaha saat ini terlalu banyak. 

"Anak dan cucu itu terlalu banyak karena itu kita sudah menutup 74 anak dan cucu perusahaan BUMN di Telkom sudah ada 13, Pertamina 26, dan di PTPN group itu 24," ujar Erick kepada wartawan, Rabu (1/12/2021). 

Namun demikian, Erick memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja dari karyawan dalam penutupan anak dan cucu usaha BUMN tersebut. Menurut dia, tenaga kerja akan terserap di induk perusahaannya. 

Hanya saja, mantan Bos Klub Inter Milan ini menuturkan, penutupan anak dan cucu usaha ini agar perusahaan induk bisa mengembangkan potensi bisnis yang selama ini diemban oleh anak dan cucu usaha.

"Jadi buat apa kita punya, kan kadang-kadang begini, holding-nya sehat tapi dibuatlah anak cucu yang menyedot daripada keuntungan dari pada holding-nya. Nah ini yang harus kita bongkar dan setop dan kurangi," ucap dia.

Erick melanjutkan, justru dengan menutup usaha dan membuat holding bisa membuat BUMN itu kuat dan bisa bersaing di pasar dalam negeri maupun global.

"Nah ini kan mesti makin efisien kita bersaing dan itu yang selalu saya bilang. Contoh di gruping daripada industri perbankan, ketika ada swasta asing tetap BUMN sebagai penyeimbang, bahkan bisa mengintervensi. Dan kita bisa buktikan di himbara ada BRI ada Mandiri ada bank syariah sekarang, ada juga Bank BNI segala Ini kita lakukan," tutur dia.

Dalam hal ini, Ketua Pelaksana KPCPEN ini menegaskan, tidak akan berhenti menutup anak dan cucu usaha BUMN. Sebab, tambahnya, masih banyak anak dan cucu usaha yang justru menggrogoti keuntungan induk usaha.

"Ini baru 74 kita akan terus. Ini tadi saya jabarkan yang diingat saya ya, itu di Telkom di Pertamina di PTPN. Pasti di banyak lainnya masih ada hal-hal yang tidak efisien, kita harus lakukan itu," pungkas Erick.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Buntut Ribut dengan Staf Khusus Menteri BUMN, PKS Minta Ahok Tak Banyak Bicara

Sumbar | Rabu, 01 Desember 2021 | 09:15 WIB

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Ramai-Ramai Sindir Ahok, PKS: Sama-Sama Ditegur Jokowi

Sumsel | Selasa, 30 November 2021 | 19:29 WIB

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Ramai Kisruh Ahok dan Staf KemenBUMN, Politisi PKS: Harusnya Banyak Bekerja Bukan Bicara

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 14:30 WIB

PPP Blak-Blakan soal Opsi Capres yang Bakal Didukung, Nama Anggota Baru Banser Disebut

PPP Blak-Blakan soal Opsi Capres yang Bakal Didukung, Nama Anggota Baru Banser Disebut

News | Selasa, 30 November 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 20:35 WIB

Shin Tae-yong Janjikan 3 Poin untuk The Jakmania, Persija Siap Jegal Persib di GBK

Shin Tae-yong Janjikan 3 Poin untuk The Jakmania, Persija Siap Jegal Persib di GBK

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 20:30 WIB

Makin Glow Up, Ini 5 Serum Eksfoliasi Lokal untuk Regenerasi Kulit

Makin Glow Up, Ini 5 Serum Eksfoliasi Lokal untuk Regenerasi Kulit

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:30 WIB

IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T

IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:14 WIB

Bastian Steel Ngaku 'Tersiksa' Syuting Bareng Oki Rengga Gara-Gara Kebanyakan Ketawa

Bastian Steel Ngaku 'Tersiksa' Syuting Bareng Oki Rengga Gara-Gara Kebanyakan Ketawa

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:11 WIB

Persija vs Persib Kembali ke SUGBK Setelah 7 Tahun, Pramono: Tunjukkan Jakarta Tuan Rumah yang Baik

Persija vs Persib Kembali ke SUGBK Setelah 7 Tahun, Pramono: Tunjukkan Jakarta Tuan Rumah yang Baik

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:03 WIB

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:00 WIB

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:59 WIB

×