Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Omicron Bikin Aksi Jual Meningkat, Harga Minyak Dunia Melemah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Desember 2021 | 07:45 WIB
Omicron Bikin Aksi Jual Meningkat, Harga Minyak Dunia Melemah
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Minyak mentah berjangka ditutup lebih rendah, Rabu, karena reli awal menyusut dan aksi jual meningkat di tengah kekhawatiran varian Omicron virus korona dapat memangkas permintaan minyak ketika pasokan global meningkat.

Mengutip CNBC, Kamis (2/12/2021) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika, ditutup turun 61 sen, atau 0,9 persen menjadi USD65,57 per barel. Selama sesi tersebut, WTI melambung sebanyaknya 4 persen.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, berkurang 36 sen, atau 0,5 persen menjadi USD68,87 per barel.

Di akhir sesi, harga minyak jatuh ke wilayah negatif setelah pejabat Amerika Serikat mengatakan varian Omicron diyakini lebih menular daripada jenis virus korona sebelumnya telah ditemukan di negara itu.

"Ketika pasar mendapat berita tentang varian Frankenstein, kita menjual dan mengajukan pertanyaan nanti," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York, dan memperkirakan momentum lebih bullish untuk kembali setiap kali WTI melintas di atas USD70 per barel.

Patokan minyak berjangka itu berada di bawah tekanan selama berminggu-minggu karena sejumlah faktor, mulai dari varian baru virus korona dan keputusan AS untuk melepaskan barel minyak dari cadangan darurat bersama dengan beberapa negara lain.

Spekulan pasar yang membangun long position tahun ini didorong ekspektasi ketatnya pasokan, telah bergeser karena fundamental berubah. Namun, pialang utama mengatakan aksi jual menjadi terlalu jauh, terlalu cepat.

"Komunitas spekulan mengontrol situasi di sini," kata Robert Yawger, Direktur Mizuho.

Kontrak front-month Brent dan WTI pada November mencatat penurunan persentase bulanan tertajam sejak Maret 2020, dengan Brent anjlok 16 persen dan WTI merosot 21 persen.

baca juga

Varian baru itu memperumit proses pengambilan keputusan bagi Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutu mereka, dikenal sebagai OPEC Plus, yang bertemu pekan ini untuk memutuskan apakah bakal terus menambahkan pasokan 400.000 barel per hari ke pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Goreng di Bali Sentuh Rp20 Ribu Per Liter, Pedagang Mengeluh

Harga Minyak Goreng di Bali Sentuh Rp20 Ribu Per Liter, Pedagang Mengeluh

Bali | Rabu, 01 Desember 2021 | 13:37 WIB

Gara-gara Pernyataan Bos Moderna, Harga Minyak Dunia Anjlok

Gara-gara Pernyataan Bos Moderna, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 07:15 WIB

Di Kapuas Hulu, Harga Minyak Goreng Kemasan Satu Liter Sentuh Rp 25 Ribu

Di Kapuas Hulu, Harga Minyak Goreng Kemasan Satu Liter Sentuh Rp 25 Ribu

Kalbar | Selasa, 30 November 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×