Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:05 WIB
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
Ilustrasi THR. (Freepik)

Suara.com - Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen yang dinanti banyak orang. Selain suasana berkumpul bersama keluarga dan tradisi saling memaafkan, salah satu hal yang paling ditunggu adalah Tunjangan Hari Raya (THR).

Bagi sebagian orang, THR sering dianggap sebagai “uang tambahan” yang bisa digunakan untuk berbelanja, liburan, atau memenuhi berbagai keinginan yang tertunda. Namun bagi generasi sandwich, THR memiliki makna yang jauh lebih kompleks.

Generasi sandwich adalah kelompok orang yang berada di posisi harus menanggung kebutuhan dua generasi sekaligus, yaitu orang tua dan anak. Kondisi ini membuat pengelolaan keuangan menjadi lebih menantang.

THR yang seharusnya bisa dinikmati untuk kebutuhan pribadi sering kali harus dibagi untuk berbagai pengeluaran, mulai dari membantu orang tua, membeli kebutuhan Lebaran, hingga menyiapkan tabungan masa depan.

Tanpa strategi yang jelas, uang THR bisa habis dalam waktu singkat. Padahal jika dikelola dengan bijak, THR dapat menjadi kesempatan emas untuk memperkuat kondisi finansial.

Dengan perencanaan yang tepat, generasi sandwich tetap bisa memenuhi kewajiban keluarga sekaligus menyiapkan masa depan yang lebih stabil secara finansial.

Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich

Berikut beberapa strategi menyimpan dan mengelola THR yang bisa diterapkan oleh generasi sandwich agar keuangan tetap sehat setelah Lebaran.

1. Gunakan Metode Pembagian Anggaran

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah membagi THR ke dalam beberapa pos anggaran. Metode sederhana yang sering digunakan adalah pembagian persentase.

baca juga

Contohnya:

  • 40% untuk kebutuhan Lebaran dan keluarga
  • 30% untuk tabungan atau investasi
  • 20% untuk dana darurat
  • 10% untuk kebutuhan pribadi atau hiburan

Pembagian ini tentu bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Dengan metode ini, THR tidak akan langsung habis tanpa perencanaan.

2. Prioritaskan Dana Darurat

Bagi generasi sandwich, dana darurat sangat penting. Banyak situasi tidak terduga yang bisa terjadi, seperti biaya kesehatan orang tua, kebutuhan mendadak anak, atau pengeluaran rumah tangga yang tidak direncanakan.

Idealnya, dana darurat yang dimiliki setidaknya mencukupi kebutuhan hidup selama 3-6 bulan. Jika dana darurat masih belum cukup, THR bisa menjadi kesempatan untuk menambah jumlah tabungan tersebut.

Dana darurat sebaiknya disimpan di rekening terpisah agar tidak mudah digunakan untuk pengeluaran sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma THR, Ini 4 Tunjangan ASN yang Cair Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026

Tak Cuma THR, Ini 4 Tunjangan ASN yang Cair Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:56 WIB

Hukum Meminta THR ke Saudara yang Sudah Kerja, Boleh atau Tidak?

Hukum Meminta THR ke Saudara yang Sudah Kerja, Boleh atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:51 WIB

Bosan Kasih Uang? Ini 6 Ide THR Anak yang Jauh Lebih Bermanfaat!

Bosan Kasih Uang? Ini 6 Ide THR Anak yang Jauh Lebih Bermanfaat!

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×