alexametrics

Menteri Erick: Mitratel Memang Hadapi Tekanan, Tapi Terus Lakukan Perbaikan

Bangun Santoso | Achmad Fauzi
Menteri Erick: Mitratel Memang Hadapi Tekanan, Tapi Terus Lakukan Perbaikan
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

"Kalau kita lihat pada tahun 2021, ada Mitratel yang sudah IPO. Memang hari ini masih mendapat tekanan...,"

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui pasca dilaksanakannya initial public offering (IPO), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL/Mitratel) masih menghadapi tekanan.

Namun demikian, pihak melihat saat ini Mitratel terus melakukan perbaikan agar tekanan pada saham anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ini mereda.

"Kalau kita lihat pada tahun 2021, ada Mitratel yang sudah IPO. Memang hari ini masih mendapat tekanan. Tapi kita confident, akan terus melakukan perbaikan," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI yang ditulis Jumat (3/12/2021).

Menurut Erick, sebagai provider di bidang bisnis penyediaan menara pemancar telekomunikasi dan infrastruktur, Mitratel akan terus bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menjangkau daerah-daerah yang belum mendapatkan WiFi atau mendapatkan akses digital.

"Kita tahu, kita sedang menghadapi 2nd wave digital hari ini, dimana edu-tech, health tech akan masuk. Kemarin, kita ribut mengenai pinjaman online (pinjol), salah satunya. Ya itu juga fintech, yang suka tidak suka akan masuk menjadi penetrasi yang harus kita seimbangkan. Karena itu, Mitratel kita posisikan untuk terus ekspansi, tapi juga memperkuat fondasi pada digital nasional kita," tutur Erick.

Mitratel melakukan IPO tidak saja ingin memperkuat keuangan, tapi juga infrastrukturnya. Hal ini, tambahnya juga memberi dampak pada induk usaha Telkom sendiri.

Dengan perubahan strategi daripada Telkom yang sekarang lebih kepada bisnis-to-bisnis, di mana Telkom lebih memperkuat infastruktur seperti fiber optic, tower, data center, cloud, yang memang kedepan sangat diperlukan sebagai ketahanan kepada digital nasional.

"Kita bisa lihat sekarang, Telkom secara valuasi sudah tembus Rp411 triliun. Itu terbaik selama sejarah Telkom berdiri, jadi remodeling Telkom dan juga penguatan anak-anak perusahaan seperti Mitratel untuk IPO ini membuat struktur daripada Telkom itu sendiri," imbuh Erick.

Baca Juga: Jadi Ladang Korupsi, Menteri Erick Thohir Bakal Benahi BUMN-BUMN Dana Pensiun

Komentar