Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Apindo Geram, Banyak Produk Murah Dari China Mejeng Di E-Commerce

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 Desember 2021 | 15:31 WIB
Pengusaha Apindo Geram, Banyak Produk Murah Dari China Mejeng Di E-Commerce
Ketua Umum Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merasa geram dengan masih banyak produk-produk asing yang mejeng di e-commerce di dalam negeri. Bahkan, produk-produk asing tersebut, lebih murah dibandingkan produksi dalam negeri.

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menyebut, kebanyakan produk-produk asing ini berasal dari China.

"Tapi ini masih jadi masalah karena kami melihat masih banyak keluhan barang-barang dari luar khususnya China itu masih dijual dalam platform dengan harga yang sangat murah," ujar Hariyadi dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/12/2021).

Dalam hal ini, Hariyadi meminta kepada pemerintah untuk turun tangan dalam menghadapi masalah itu. Jangan sampai lanjut dia, terjadi ketidakadilan perdagangan antara produsen lokal dengan luar negeri.

"Jadi jangan ada sampai yang melakukan dumping atau melakukan melanggar aturan-aturan sehingga dia bisa menjual dengan sangat murah padahal seharusnya tidak seperti itu," ucap dia.

Menurut Hariyadi, seharusnya, dengan adanya penurunan threshold atau batas untuk pengiriman barang menjadi USD 3 per kirim ini, bisa membuat produk-produk UKM banyak mejeng di e-commerce.

"Nah itu harusnya dapat mendukung tumbuhnya inventory yang ada di e-commerce yang ada di platform kita," tegas Hariyadi.

Dalam hal ini, Hariyadi mengklaim, Apindo juga turut mengembang UKM agar bisa memiliki daya saing dengan asing dengan pendampingan terstruktur dan terukur dengan peran dan posisi yang lebih jelas sebagai saluran informasi, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dari berbagai program Pemerintah.

"Selain itu, prioritas peningkatan akses broadband dan kualitas layanan untuk mendorong adopsi teknologi digital oleh UKM/IKM," pungka Hariyadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Optimis Ekonomi di 2022 Tumbuh Positif

Pengusaha Optimis Ekonomi di 2022 Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 14:23 WIB

Varian Omicron Mengancam, Pengusaha Yakin Prospek Bisnis Masih Gemilang Tahun Depan

Varian Omicron Mengancam, Pengusaha Yakin Prospek Bisnis Masih Gemilang Tahun Depan

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:31 WIB

Apindo Berharap Pekerja di Kota Solo Menerima Kenaikan UMK 2022

Apindo Berharap Pekerja di Kota Solo Menerima Kenaikan UMK 2022

Surakarta | Jum'at, 03 Desember 2021 | 06:00 WIB

Hanya Naik Rp21.000, UMK Kota Solo Dinilai Sudah Lebih Besar dari Daerah Lain

Hanya Naik Rp21.000, UMK Kota Solo Dinilai Sudah Lebih Besar dari Daerah Lain

Surakarta | Kamis, 02 Desember 2021 | 22:08 WIB

Apindo Kecewa Keputusan Gubernur Khofifah Tentang UMK Jatim 2022

Apindo Kecewa Keputusan Gubernur Khofifah Tentang UMK Jatim 2022

Jatim | Kamis, 02 Desember 2021 | 07:00 WIB

UMK Karawang 2022 Tidak Naik, Apindo Bilang Begini

UMK Karawang 2022 Tidak Naik, Apindo Bilang Begini

Bekaci | Rabu, 01 Desember 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB