Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Mulai Merangkak Naik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 Desember 2021 | 07:45 WIB
Harga Minyak Dunia Mulai Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar sejak akhir Agustus pada perdagangan akhir pekan ini.

Sentimen pasar didukung oleh berkurangnya kekhawatiran atas dampak varian virus corona omicron terhadap pertumbuhan ekonomi global serta demand BBM.

Benchmark harga minyak global, Brent dan WTI keduanya berada di jalur untuk kenaikan lebih dari 7 persen minggu ini, kenaikan mingguan pertama mereka dalam tujuh pekan, bahkan setelah aksi ambil untung singkat.

Mengutip CNBC, Senin (13/12/2021) minyak mentah berjangka Brent menetap 0,98 persen lebih tinggi ke harga USD75,15 per barel, setelah jatuh 1,9 persen pada hari Kamis.

Sementara itu minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,03 persen menetap di harga USD71,67 per barel, setelah meluncur turun 2 persen dalam sesi bergejolak pada hari sebelumnya.

Awal pekan ini pasar minyak telah memulihkan sekitar setengah dari kerugian yang diderita sejak wabah Omicron pada 25 November. Harga minyak terangkat oleh studi awal yang menunjukkan bahwa tiga dosis vaksin COVID-19 Pfizer menawarkan perlindungan terhadap varian Omicron.

"Pasar minyak dengan demikian telah keluar dari harga 'skenario terburuk' lagi, tetapi akan disarankan untuk meninggalkan risiko residual tertentu pada permintaan minyak," kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch.

Faktor harga tetap goyah adalah lalu lintas udara domestik di China, karena pembatasan perjalanan yang lebih ketat, dan kepercayaan konsumen yang lebih lemah setelah wabah kecil yang berulang.

Sementara itu, lembaga pemeringkat Fitch menurunkan peringkat pengembang properti China Evergrande Group dan Kaisa Group, dengan mengatakan mereka telah gagal membayar obligasi luar negeri.

baca juga

Itu memperkuat kekhawatiran potensi perlambatan di sektor properti China, serta ekonomi negara importir minyak terbesar kedua tersebut.

Dolar AS yang lebih kuat, naik menjelang rilis data inflasi AS pada hari Jumat, juga membebani harga minyak. Minyak biasanya jatuh ketika dolar AS menguat karena membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah, Ini Alasannya

Pemerintah Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 10 Desember 2021 | 18:37 WIB

Evergrande Dinyatakan Gagal Bayar, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Evergrande Dinyatakan Gagal Bayar, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Bisnis | Jum'at, 10 Desember 2021 | 07:25 WIB

Investor Tak Lagi Khawatir Omicron, Harga Minyak Dunia Terus Menguat

Investor Tak Lagi Khawatir Omicron, Harga Minyak Dunia Terus Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×