Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Utang Indonesia yang Melonjak Disinggung Lagi, Begini Jawaban Sri Mulyani

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Januari 2022 | 16:12 WIB
Utang Indonesia yang Melonjak Disinggung Lagi, Begini Jawaban Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali ditanya soal kenaikan jumlah utang negara yang kian melonjak ditengah pandemi Covid-19.

Pertanyaan itu diungkap saat rapat kerja Komite IV DPD RI bersama dengan Kementerian Keuangan, Senin (24/1/2022).

"Implikasi pembiayaan utang yang menjadi salah satu pembiayaan APBN dimasa pandemi Covid-19 membuat bertambahnya utang luar negeri Indonesia," kata Sukiryanto dalam raker tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lagi-lagi memastikan bahwa kenaikan jumlah utang Indonesia di tengah pandemi masih tergolong yang masih aman dibandingkan dengan negara lain.

"Kalau kita lihat dibandingkan negara di dunia dilihat dari kontraksi ekonomi, speed recovery dan dari sisi size APBN dimana defisitnya sangat terukur meskipun tadi pimpinan menekankan mengenai utang yang cukup banyak," kata Sri Mulyani.

Menurut dia bandingkan dengan negara-negara di dunia kenaikan defisit utang Indonesia masih jauh lebih terukur bahkan dibandingkan baik negara maju maupun negara-negara emerging market lainnya.

Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia sampai dengan kuartal III-2021 sebesar USD423,1 miliar atau setara Rp6.008 triliun (asumsi kurs Rp14.200 per dolar AS).

Posisi tersebut tumbuh 3,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

"(Pertumbuhan ULN) lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 2 persen yoy," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.

Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan pertumbuhan ULN sektor publik dan sektor swasta.

Erwin menjelaskan, posisi ULN pemerintah sampai dengan akhir September 2021 sebesar USD205,5 miliar atau setara Rp2.918,1 triliun. Posisi itu tumbuh 4,1 persen secara tahunan, lebih rendah dari pertumbuhan kuartal II-2021 sebesar 4,3 persen yoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Perangkat Desa di Ciamis Terpaksa Utang untuk Makan Gara-gara Ini

Miris! Perangkat Desa di Ciamis Terpaksa Utang untuk Makan Gara-gara Ini

Jabar | Senin, 24 Januari 2022 | 16:08 WIB

Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir

Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir

Bisnis | Senin, 24 Januari 2022 | 13:13 WIB

Terlilit Utang Jumbo, Barcelona Dapatkan Dukungan Dana dari Perusahaan Milik 'Fans Arsenal'

Terlilit Utang Jumbo, Barcelona Dapatkan Dukungan Dana dari Perusahaan Milik 'Fans Arsenal'

Bisnis | Senin, 24 Januari 2022 | 09:00 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB