Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

SMF Ajarkan Anak Sejak Dini Dalam Mengelola Sampah Plastik

Iwan Supriyatna

Senin, 24 Januari 2022 | 17:09 WIB
SMF Ajarkan Anak Sejak Dini Dalam Mengelola Sampah Plastik
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF bekerja sama dengan Yayasan Bina Bangsa Berdikari.

Suara.com - Persoalan saat ini yang sering dihadapi dalam rangka meningkatkan fungsi ekosistem di wilayah konservasi adalah sampah. Sampah merupakan persoalan klasik yang dari dulu hingga kini menjadi masalah bersama oleh seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

Beragam cara dilakukan untuk mengelola sampah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Hal ini salah satunya dilakukan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF yang bekerja sama dengan Yayasan Bina Bangsa Berdikari, yaitu dengan membuat Taman Edukasi Ecobrick berupa meja, bangku, dan pagar tanaman di RPTRA Taman Sawo, Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Ecobrick jika diartikan ke bahasa Indonesia adalah bata ramah lingkungan. Ecobrick merupakan aksi meminimalisir sampah plastik dengan media botol plastik yang diisi penuh dengan sampah anorganik hingga botol tersebut benar-benar keras dan padat.

Uniknya, Taman Edukasi Ecobrick di RPTRA Taman Sawo ini merupakan botol ecobrick hasil dari buatan adik-adik kelas 4 sampai 6 SD. Adapun sekolah yang terlibat dalam pembuatan botol Ecobrick yaitu, SDN Cipete Utara 01, SDN Cipete Utara 15, SDN Kramat Pela 01, SDN Kramat Pela 09, dan SDN Pulo 01.

Walaupun terlihat sederhana, sebuah botol plastik ukuran 600 ml dapat diisi sekitar 250 gr sampah plastik atau setara dengan 2500 lembar plastik bungkus mie instan.

Botol-botol hasil ecobrick dapat dirangkai dengan lem dan bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuat tembok selayaknya batu bata. Metode ini juga membantu mengurangi sampah individu, rumah tangga, dan masyarakat luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Di Jakarta Selatan, sampah sehari-hari mencapai 1.200 sampai 1.300 ton per hari, sedangkan di DKI Jakarta mencapai 7.500 sampai 7.700 ton per hari. Tentunya sampah menjadi tanggung jawab bersama,” kata Wakil Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji ditulis Senin (24/1/2022). 

Untuk itu, mari mulai ajarkan generasi kita selanjutnya sejak dini serta mulailah dari diri sendiri untuk mengurangi plastik, seperti dengan tidak menggunakan kantong plastik lagi ketika berbelanja sebagai upaya mengurangi sampah plastik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Tertarik Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Investor Asing Tertarik Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Januari 2022 | 23:26 WIB

Buruh Angkut Sampah Cantik di Gresik Dapat Motor Baru Pasca Viral

Buruh Angkut Sampah Cantik di Gresik Dapat Motor Baru Pasca Viral

Jatim | Jum'at, 21 Januari 2022 | 23:01 WIB

Investor Asal China Tertarik Investasi Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Investor Asal China Tertarik Investasi Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Bisnis | Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:24 WIB

Terkini

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

×