facebook

PT Jasamarga Janji Libatkan pekerja Lokal dalam Proyek Pembangunan Tol Yogya-Bawen

M Nurhadi
PT Jasamarga Janji Libatkan pekerja Lokal dalam Proyek Pembangunan Tol Yogya-Bawen
SEBAGAI ILUSTRASI-Ruas Tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (15/6).

Perangkat desa nantinya bisa menginventarisasi, siapa saja warganya yang bisa masuk dalam kriteria pekerja, jelas Arifin.

Suara.com -  PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) berjanji akan melibatkan pekerja lokal di sekitar proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen agar masyarakat di sekitar turut mendapatkan manfaat dan tidak hanya jadi penonton proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Selain itu, menurut administrator Teknik PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) Arifin Dian Wardhanto, dengan melibatkan pekerja lokal, pihaknya juga mampu mengifisiensi waktu dan biaya mobilisasi.

Pelibatan pekerja lokal akan menjadi ranah kontraktor pemenang proyek, dengan kriteria pekerja yang ditentukan oleh kontraktor, sebagai pengguna. Dalam hal ini, komunikasi antara warga dan pemerintah desa mutlak diperlukan.

“Perangkat desa nantinya bisa menginventarisasi, siapa saja warganya yang bisa masuk dalam kriteria pekerja,” jelasnya seusai Konsultasi Publik Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Tol Bali Mandara Dipercantik Untuk KTT G20, Ini yang Akan Dibenahi

Ia menjelaskan, para pekerja yang dimaksud meliputi pekerja lepas, pekerja harian atau mereka yang memunyai keahlian khusus.

Terkait kuota pekerja lokal yang dibutuhkan, Arifin mengaku hal itu menyesuaikan kebutuhan dan spesifikasi tiap pekerja yang dibutuhkan juga berbeda bergantung kondisi jenis pekerjaan yang dikerjakan.

“Kalau untuk jumlah tentu banyak. Karena pada saat pembangunan kan melibatkan berbagai pihak, suplier juga. Ada pekerjaan timbunan tanah, pekerjaan struktur beton, pekerjaan rigid pavement dan sebagianya. Semua ini tentunya memerlukan material lokal dalam jumlah besar yang memenuhi spesifikasi. Kalau jumlah pekerja lokal (yang menentukan) kontraktor,” ujarnya dikutip Warta Ekonomi.

Diimbuhkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Muhammad Fajri Nuqman, seluruh proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senantiasa. melibatkan pekerja lokal.

“Yang jadi perhatian karena ada dampak Covid-19, maka masyarakat yang terdampak diberi manfaat dari pembangunan jalan tol,” pungkasnya.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Japek Libatkan 6 Kendaraan Besar

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar