Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Curhat Emak-Emak; Gara-gara Harga Minyak Goreng Naik, Bikin Uang Belanja Bulanan dari Suami Berantakan

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 01 Februari 2022 | 17:42 WIB
Curhat Emak-Emak; Gara-gara Harga Minyak Goreng Naik, Bikin Uang Belanja Bulanan dari Suami Berantakan
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng saat operasi pasar. [ANTARA]

Suara.com - Ibu rumah tangga kini mulai pusing dengan harga-harga bahan pokok, terutama minyak goreng. Pasalnya, kenaikan harga minyak goreng saat ini ikut mengerek uang belanja emak-emak.

Meskipun, pemerintah telah menetapkan harga acuan baru atau Harga Eceran Tertinggi (HET) pada minyak goreng, tetapi emak-emak menilai masih mempengaruhi uang bulanan.

Salah satu emak-emak, Lily (31) mengaku uang bulanannya berantakan akibat kenaikan harga minyak goreng. Menurutnya, setiap bulannya uang untuk belanja bulanan selalu bertambah gara-gara minyak goreng.

"Tentu nambah lah. Jadi berantakan uang bulanan dari suami. Karena minyak naik dua kali lipat," ujar Lily kepada Suara.com, Selasa (1/2/2022).

Lily yang berprofesi sebagai PNS ini meminta pemerintah bisa menstabilkan harga minyak goreng. Saat ini, pihaknya juga mengatur pemakaian minyak goreng, agar tidak boros menggunakan minyak goreng.

"Karena kita ibu rumah tangga udah pusing mikirin harga minyak. Sekarang tuh ya buat ngakalinnya, minyaknya dipakai untuk beberapa kali goreng. Kan lama-lama kayak gitu nggak sehat. Jadi tolong lah harga minyak jangan naik tinggi begini lagi," ucap dia.

Senada dengan Lily, Emak-emak lainnya, Naomy (43) juga merasakan kenaikan uang bulanannya, ketika harga minyak goreng sedang tinggi.

Namun, bilang dia, kenaikan uang bulanan tersebut tidak terlalu signifikan, karena bahan pokok lainnya juga ikut mengerek uang bulanan para emak-emak.

"Tambah tapi nggak signifikan, karena selain minyak bahan lainnya seperti ayam, telur, cabai, suka naik turun juga," imbuh Naomy.

baca juga

Sebelumnya, Pemerintah telah mengeluarkan harga acuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET) pada produk Minyak Goreng mulai 1 Februari 2022. Saat ini, HET untuk minyak goreng curah yang paling murah sebesar Rp 11.500 per liter.

Adapun HET minyak goreng dikategorikan ke beberapa bentuk yang diantaranya:

  1. Minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter
  2. Minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter
  3. Minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Implementasi Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Rp 14 Ribu per Liter Disebut Gagal Total

Implementasi Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Rp 14 Ribu per Liter Disebut Gagal Total

Kalbar | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:18 WIB

Sejumlah Minimarket Terapkan Strategi Ini Biar Emak-emak Enggak Berebut Minyak Goreng

Sejumlah Minimarket Terapkan Strategi Ini Biar Emak-emak Enggak Berebut Minyak Goreng

Bisnis | Selasa, 01 Februari 2022 | 16:54 WIB

Hari Ini Harga Minyak Goreng Eceran Kembali Turun ke Harga Rp11.500

Hari Ini Harga Minyak Goreng Eceran Kembali Turun ke Harga Rp11.500

Batam | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB