Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Ini 3 Alasan Kenapa Lunasi Utang KPR Lebih Cepat Tak Seharusnya Dilakukan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 10 Februari 2022 | 21:37 WIB
Ini 3 Alasan Kenapa Lunasi Utang KPR Lebih Cepat Tak Seharusnya Dilakukan
Ilustrasi KPR. (Envato)

Suara.com - Siapa saja yang memiliki tanggungan utang pasti akan merasa terkekang. Setiap kali ingin beli sesuatu, berencana pergi berlibur, atau sekadar quality time dengan orang terdekat harus dibayang-bayangi dengan beban cicilan yang harus dilunasi di akhir bulan.

Apalagi saat terbebani dengan cicilan KPR yang umumnya memiliki tenor pelunasan sangat lama, hingga belasan atau bahkan puluhan tahun. Jika menuruti jangka waktu pelunasannya, sudah pasti sebagian besar hidup Anda akan bersanding dengan pikiran melunasi cicilan setiap bulannya.

Namun, hal tersebut nyatanya tidak selalu berakhir buruk jika dijalani dengan sabar dan penuh pertimbangan. Malahan, jika memaksakan diri untuk melunasi cicilan KPR lebih cepat, ada beragam risiko yang siap menghampiri Anda. Supaya lebih paham, simak 3 alasannya berikut ini.

1. Dana Dapat Diinvestasikan dengan Suku Bunga Lebih Tinggi

KPR mungkin menjadi pinjaman paling besar yang pernah Anda ajukan dalam hidup. Walaupun nantinya bisa menjadi aset yang berharga, dari segi keuangan, Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih besar saat mengalokasikan jumlah uang yang sama di instrumen investasi lainnya. Apalagi jika dana yang dimiliki lebih dari 1 miliar.

Lebih baik menggunakan dana yang tersedia untuk berinvestasi ketimbang melunasi cicilannya sekarang juga. Walaupun menjadi investor konservatif, memilih instrumen investasi reksa dana atau yang investasi lain dengan keuntungan paling tidak 3 persen bukanlah hal yang sulit.

Saat menggunakan dana tersebut untuk melunasi cicilan KPR, Anda akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan uang tambahan hasil dari berinvestasi. Namun, kembali lagi, Anda tetap perlu memperhitungkan potensi keuntungan berinvestasi yang mungkin didapatkan. Jika ternyata keuntungannya tidak sebanding atau kurang berdampak pada keuangan, baru mungkin bisa dipakai untuk melunasi cicilan KPR..

2. Lebih Leluasa Mengalokasikan Keuangan secara Tepat

Melunasi cicilan KPR tentu menjadi kewajiban yang harus dijalani setiap bulan. Asalkan nominalnya terjangkau, melunasi cicilan KPR tidak akan menjadi ancaman bagi keuangan. Kalau memiliki uang lebih, ketimbang menggunakannya untuk melunasi cicilan KPR lebih cepat, Anda bisa menjadikannya sebagai modal di luar dari aktivitas investasi.

Sebagai contoh, dana tersebut bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan, membuka usaha, atau meningkatkan produktivitas kerja saat ini. Dengan begitu, Anda lebih berpeluang untuk mendapatkan tambahan penghasilan di masa depan dan meningkatkan kesejahteraan finansial.

Alih-alih melunasi cicilan lebih awal dan membuat kondisi keuangan tak berkembang, keputusan ini tentu jauh lebih baik dan bijak untuk dipilih, bukan? Oleh karena itu, hilangkan pikiran bahwa melunasi cicilan lebih cepat itu menguntungkan jika ada keputusan lain yang bisa memberikan manfaat yang lebih profitable.

3. Terlindungi Asuransi Properti

Kebanyakan layanan KPR pasti ditawarkan satu paket dengan asuransi properti. Tujuannya agar nasabah bisa terhindar dari berbagai macam risiko yang membuatnya tak mampu lagi melunasi cicilan. Sebagai contoh, terkena PHK, masalah kesehatan serius, hingga meninggal dunia.

Kalau angsuran KPR tak mampu dibayar, tanpa adanya asuransi properti, pihak bank atau penyedia layanan kredit tersebut sudah pasti akan menyita rumah. Di sisi lain, melalui asuransi properti rumah akan terlindungi dan Anda bisa melanjutkan pembayaran angsuran lewat uang pertanggungan dari asuransi properti.

Oleh karena itu, jika alasan ingin melunasi cicilan KPR lebih cepat adalah agar terhindar dari risiko penyitaan karena tak mampu melunasi angsurannya, hal tersebut tidaklah masuk akal. Perlindungan dari asuransi properti mampu mengantisipasi terjadinya berbagai macam risiko yang membuat nasabah tak lagi bisa membayar cicilan kredit rumah.

Jadi, tidak ada salahnya untuk melunasi kredit KPR sesuai waktunya karena risiko terjadi penyitaan lebih kecil kemungkinannya untuk terjadi. Anda bersama keluarga pun bisa hidup lebih nyaman dan melunasi cicilan kredit rumah tersebut tepat waktu. Selain itu, keuangan pun bisa dialokasikan dengan lebih optimal agar untuk meningkatkan taraf hidup Anda.

Itulah 3 alasan yang bisa membalikkan anggapan terkait melunasi cicilan lebih cepat pasti menguntungkan. Jika dananya dialokasikan untuk hal lain yang lebih tepat seperti investasi atau membuka usaha, mempercepat pelunasan utang KPR ternyata baru terasa tak begitu menguntungkan.

Untuk itu, coba pikirkan kembali hal atau aktivitas lainnya yang bisa memberikan manfaat lebih besar selain melunasi KPR lebih cepat agar tidak menyesal saat sudah terlanjur melakukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, Ini Daftar Obat yang Disarankan Kemenkes untuk Dikonsumsi saat Isoman di Rumah

Catat, Ini Daftar Obat yang Disarankan Kemenkes untuk Dikonsumsi saat Isoman di Rumah

Health | Kamis, 10 Februari 2022 | 20:12 WIB

Dedi dan Popon Terpaksa Mengungsi Akibat Rumah Mereka Rusak Berat Diterjang Longsor

Dedi dan Popon Terpaksa Mengungsi Akibat Rumah Mereka Rusak Berat Diterjang Longsor

Jabar | Kamis, 10 Februari 2022 | 20:11 WIB

Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Rujukan di Medan Kembali Terima Pasien Positif

Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Rujukan di Medan Kembali Terima Pasien Positif

Sumut | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:02 WIB

Pengadaan Lahan Munjul Dikorupsi, Gagalkan Kampanye Rumah DP 0 Persen Gubernur Anies Baswedan

Pengadaan Lahan Munjul Dikorupsi, Gagalkan Kampanye Rumah DP 0 Persen Gubernur Anies Baswedan

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:48 WIB

Laga Liga 3 Kembali Diwarnai Kericuhan: Satu Pemain Dilarikan ke Rumah Sakit karena Tak Sadarkan Diri

Laga Liga 3 Kembali Diwarnai Kericuhan: Satu Pemain Dilarikan ke Rumah Sakit karena Tak Sadarkan Diri

Bogor | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:23 WIB

Pengakuan Aya Canina Alami Kekerasan sang Pacar hingga Keluar dari Band Amigdala

Pengakuan Aya Canina Alami Kekerasan sang Pacar hingga Keluar dari Band Amigdala

Riau | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:16 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB