Pedagang Tempe Menjerit Harga Kedelai Rp 11.500 per Kilogram

Iwan Supriyatna

Senin, 21 Februari 2022 | 16:12 WIB
Pedagang Tempe Menjerit Harga Kedelai Rp 11.500 per Kilogram
Pekerja mengolah kedelai untuk produksi tahu. [ANTARA]

Suara.com - Sejumlah pedagang tempe di Palembang mengeluhkan kenaikan harga kedelai dari Rp9.000 menjadi Rp11.500 per kilogram yang terjadi secara bertahap sejak akhir tahun lalu.

Yitno, pedagang tempe di Pasar Perumnas Palembang, mengatakan, harga kedelai relatif bertahan sejak awal tahun 2021 di kisaran Rp9.000-an per kilogram, namun di pengujung tahun mulai bergerak naik.

“Sebenarnya harga Rp9.000 per kilogram ini juga sudah naik dari tahun sebelumnya di kisaran Rp7.000 per kilogram. Tapi akhir tahun 2021 mulai bergerak naik lagi hingga Rp11.500 per kilogram,” kata dia.

Kenaikan harga ini jelas memberatkan para produsen tempe karena produk tersebut biasa dijual dengan kisaran harga Rp5.000 per potong (ukuran kecil) hingga Rp10.000 per potong (ukuran besar).

Jika dilakukan kenaikan harga maka pembeli sangat mengeluhkan hal tersebut.

“Paling yang bisa kami lakukan mengecilkan ukurannya, tapi pembeli biasanya sudah ngomel-ngomel,” kata Yitno.
Senada, Hasan, pedagang tempe di Pasar Lemabang Palembang mengatakan pedagang memprediksi harga kedelai itu bakal menembus Rp13.000 per kilogram.

Oleh karena itu, pedagang meminta pemerintah untuk melakukan antisipasi agar hal tersebut tidak terjadi.

Sebagai wujud kegelisahan atas kondisi ini, para produsen tempe di Jakarta dan Jawa Barat sudah melakukan aksi mogok.

“Sebagai sesama pedagang tempe tentunya kami juga ada aksi solidaritas, tapi sejauh ini di Palembang belum dilakukan mogok. Intinya kami berharap agar harga bisa turun,” kata dia.

baca juga

Kenaikan harga kedelai di Palembang sempat terjadi pada awal tahun 2021 sehingga membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tempe terus merugi, sehingga sempat melalukan aksi mogok.

Mogok berjualan tempe juga pernah terjadi di Palembang pada 2003, 2008 dan terakhir pada 2011 silam lantaran pemerintah menyerahkan impor kedelai ke pasar bebas, sehingga harga menjadi tak stabil.

Terkait kenaikan harga kedelai ini, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan hal ini terjadi karena Indonesia tergantung pada pasokan impor.

“Solusinya kita yang harus mandiri, harus memproduksi sendiri kedelai untuk kebutuhan dalam negeri. Jika impor terus, begini kejadiannya tergantung dengan harga global,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan kenaikan harga kedelai itu disebabkan inflasi di negara produsen yang belakangan berdampak pada meningkatnya biaya input produksi, sewa lahan hingga kekurangan tenaga kerja.

Selain itu dipengaruhi oleh ketidakpastian cuaca di negara produsen turut andil mendorong petani kedelai menaikkan harga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perajin Mogok Produksi karena Harga Kedelai Mahal, Pedagang Warteg di Cakung Ikut Kena Imbas Sepi Pembeli

Perajin Mogok Produksi karena Harga Kedelai Mahal, Pedagang Warteg di Cakung Ikut Kena Imbas Sepi Pembeli

News | Senin, 21 Februari 2022 | 16:05 WIB

Mogok Produksi, Perajin Tahu dan Tempe Gelar Aksi di Depan Kopti Jakbar

Mogok Produksi, Perajin Tahu dan Tempe Gelar Aksi di Depan Kopti Jakbar

Jakarta | Senin, 21 Februari 2022 | 16:01 WIB

Harga Kedelai Melambung, Produsen Tempe di Semarang Sudah Habis 4 Sepeda Motor untuk Modal Usaha

Harga Kedelai Melambung, Produsen Tempe di Semarang Sudah Habis 4 Sepeda Motor untuk Modal Usaha

Jawa Tengah | Senin, 21 Februari 2022 | 15:47 WIB

Terkini

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 16:51 WIB

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:49 WIB

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

News | Senin, 21 September 2026 | 16:47 WIB

4 Rekomendasi HP Murah Lancar Main Game, Push Rank MLBB Aman!

4 Rekomendasi HP Murah Lancar Main Game, Push Rank MLBB Aman!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 16:45 WIB

Cacat Hukum dan Tabrak Aturan, Komisi A DPRD DKI Desak Lapangan Padel di Meruya Dibongkar

Cacat Hukum dan Tabrak Aturan, Komisi A DPRD DKI Desak Lapangan Padel di Meruya Dibongkar

News | Senin, 21 September 2026 | 16:41 WIB

Begini Kisi-kisi RUU Migas yang Mau Dibahas Pemerintah

Begini Kisi-kisi RUU Migas yang Mau Dibahas Pemerintah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:40 WIB

139 SPPG Bandar Lampung Lolos Uji Sanitasi Ketat, Ribuan Juru Masak Disertifikasi Khusus

139 SPPG Bandar Lampung Lolos Uji Sanitasi Ketat, Ribuan Juru Masak Disertifikasi Khusus

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 16:40 WIB

World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah

World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:39 WIB

Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien

Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 16:38 WIB

Heboh! Hotel di Bali Mulai Dilego Puluhan hingga Ratusan Miliar, Koster Cek Penyebabnya

Heboh! Hotel di Bali Mulai Dilego Puluhan hingga Ratusan Miliar, Koster Cek Penyebabnya

Bali | Senin, 21 September 2026 | 16:38 WIB

×