Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

LPDB-KUMKM Lakukan Sinergi dan Kolaborasi Sektor Riil Terutama Pertanian

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 11 Maret 2022 | 18:09 WIB
LPDB-KUMKM Lakukan Sinergi dan Kolaborasi Sektor Riil Terutama Pertanian
Melalui Koperasi, LPDB-KUMKM Sinergikan Ekosistem Korporatisasi Petani. (Dok: LPDB-KUMKM)

Suara.com - Selain melakukan penyaluran dana bergulir kepada koperasi, LPDB-KUMKM melakukan pendampingan yang merupakan unsur penting LPDB-KUMKM sebagai Badan Layanan Umum. Pendampingan ini diimplementasikan dengan berbagai program, seperti Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM, dan juga program korporatisasi petani yang tengah digencarkan oleh pemerintah.

Sementara itu, guna meningkatkan penyaluran dana bergulir kepada koperasi sektor riil, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus melakukan sinergi dalam pengembangan ekosistem bisnis korporatisasi petani.

Supomo menambahkan, program korporatisasi petani tengah digencarkan pemerintah dalam rangka melakukan substitusi bahan pangan impor dan juga menjaga laju inflasi.

"Dengan ini kami gencar sekali melakukan sinergi dan juga kolaborasi dalam rangka mendorong mitra-mitra koperasi sektor riil terutama pertanian, perkebunan, untuk menjalin kerja sama bisnis dengan berbagai pihak," kata Supomo.

Harapannya, dengan kerja sama bisnis yang tepat bisa meningkatkan fungsi ekonomi dari koperasi dan fungsi sosial koperasi yakni sebagai wadah pengembangan ekonomi masyarakat dan berdampak pada tingkat kesejahteraan para petani.

Kepala Divisi Umum LPDB-KUMKM Saefudin menjelaskan, LPDB-KUMKM mendorong terciptanya ekosistem korporatisasi pertanian mulai dari sisi hulu yakni para petani, hingga ke sisi hilir yakni offtaker atau buyer bisa terintegrasi dengan baik dalam ekosistem yang saling menguntungkan.

"Kami mendorong korporatisasi petani ini dengan mendampingi para kelompok tani untuk membentuk badan hukum koperasi, agar ekosistem bisnis korporatisasi petani bisa terbentuk dan koperasi mampu menjadi offtaker atau menyerap hasil produksi para petani," kata Saefudin saat menghadiri panen perdana kentang di Cihawuk, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022).

Menurutnya, dengan ekosistem tersebut, petani diharapkan tidak lagi dipusingkan persoalan akses permodalan dan pasar, karena terdapat kepastian pasar yakni koperasi sebagai offtaker produk para petani, kemudian dari sisi pembiayaan koperasi juga dapat melayani para anggotanya yang merupakan para petani yang membutuhkan modal.

Sedangkan, dari sisi hilir, LPDB-KUMKM juga mendorong koperasi untuk bermitra maupun kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjual hasil komoditas pertanian yang diserap oleh koperasi.

baca juga

"Ekosistem korporatisasi petani inilah yang terjadi di KSPPS BMT Niaga Utama sebagai salah satu mitra LPDB-KUMKM yang kami pertemukan kepada PT Gudang Pangan Nusantara (GPN) sebagai offtaker produk pertanian dalam hal ini komoditas kentang, yang saat ini dilakukan panen perdana kentang," tambahnya.

Adapun panen perdana kentang ini dilakukan oleh KSPPS BMT Niaga Utama di lahan seluas 150 hektar dengan jumlah panen sebanyak 120 ton, hasil panen tersebut masuk kepada pasar ekspor dengan negara tujuan Singapura yang dilakukan oleh PT GPN bekerja sama dengan KSPPS BMT Niaga Utama.

Selain melaksanakan panen kentang, KSPPS BMT Niaga Utama juga melakukan penandatanganan MoU dengan PT GPN, Universitas Islam Nusantara, dan PT Indocipta Karya Pradana.

Saefudin menambahkan, kolaborasi yang mendukung korporatisasi petani inilah sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Inilah wujud pemerintah hadir, jadi ada tiga unsur di mana masyarakat harus sejahtera, unsurnya ada pendampingan, pembiayaan, dan unsur pemasaran. Jadi koperasi sebagai offtakernya para petani, jadi jangan sampai koperasi untung tetapi petaninya tetap seperti itu saja. Jadi harus bersama-sama, untung sama-sama, dan sejahtera sama-sama, petaninya juga harus sejahtera," kata Saefudin.

Program korporatisasi petani ini juga telah berjalan dengan baik di beberapa mitra LPDB-KUMKM yakni Kopontren Al Ittifaq Bandung, Jawa Barat, dan Koperasi Max Yasa Purbalingga, Jawa Tengah di mana para petani dihimpun, dan diberikan edukasi maupun pelatihan lapangan untuk menghasilkan komoditas pertanian yang memiliki standar tinggi untuk terserap kepada modern market, hotel, catering, dan restoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPDB-KUMKM Hadirkan Program Inkubator Wirausaha untuk Mendukung Peran Perempuan dalam Perekonomian

LPDB-KUMKM Hadirkan Program Inkubator Wirausaha untuk Mendukung Peran Perempuan dalam Perekonomian

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:39 WIB

Asuransi Pertanian Berbasis Area Yield Index Bakal Diterapkan di Karawang

Asuransi Pertanian Berbasis Area Yield Index Bakal Diterapkan di Karawang

Bekaci | Kamis, 10 Maret 2022 | 09:18 WIB

Anggota DPR RI Minta Dirjen Dikti Terima Usulan Pemberian Gelar Profesor Kehormatan Syahrul Yasin Limpo

Anggota DPR RI Minta Dirjen Dikti Terima Usulan Pemberian Gelar Profesor Kehormatan Syahrul Yasin Limpo

Sulsel | Rabu, 09 Maret 2022 | 16:40 WIB

BREAKING NEWS: Rektor Unhas Kukuh Beri Gelar Profesor Kehormatan untuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

BREAKING NEWS: Rektor Unhas Kukuh Beri Gelar Profesor Kehormatan untuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Sulsel | Selasa, 08 Maret 2022 | 15:32 WIB

Antisipasi Kerugian Akibat Perubahan Iklim, Kementan Sarankan Para Petani Ikut Program AUTP

Antisipasi Kerugian Akibat Perubahan Iklim, Kementan Sarankan Para Petani Ikut Program AUTP

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2022 | 13:27 WIB

Universitas Hasanuddin Tolak Berikan Gelar Profesor Kehormatan ke Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Ini Alasannya

Universitas Hasanuddin Tolak Berikan Gelar Profesor Kehormatan ke Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Ini Alasannya

Sulsel | Selasa, 08 Maret 2022 | 11:37 WIB

Terkini

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

×