Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KB Bukopin Andalkan Korean Link Business untuk Kuasai Pangsa Pasar Perusahaan Korea di Tanah Air

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 09:47 WIB
KB Bukopin Andalkan Korean Link Business untuk Kuasai Pangsa Pasar Perusahaan Korea di Tanah Air
PT Bank KB Bukopin Tbk.

Suara.com - PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) saat ini tengah melebarkan ekspansi bisnis melalui lini Korean Link Business yang difokuskan kepada perusahaan-perusahaan berbasis Korea yang beroperasi di Indonesia.

"Ekspansi layanan Korean Link Business tersebut juga sebagai proses transformasi KB Bukopin untuk menjadi Bank Global," kata kata Direktur Utama KB Bukopin Chang Su Choi ditulis Selasa (22/3/2022).

KB Bukopin mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatkan jaringan bisnis Indonesia-Korea melalui perusahaan besar sebagai anchor company, untuk membangun ekosistem value chain and supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk konsumer atau SME.

Data Kementerian Investasi / BKPM menunjukkan, realisasi investasi dari Korea Selatan ke Indonesia pada 2021 mencapai US$ 1,64 miliar dan menempati posisi 7 besar negara yang banyak berinvestasi di Indonesia. KB Bukopin optimistis lini Korean Link Business berkembang dan menjangkau semakin banyak perusahaan Korea di Indonesia. Hal itu didukung oleh KB Kookmin Bank selaku Ultimate Shareholder Perseroan.

KB Kookmin Bank merupakan salah satu institusi perbankan terbesar di Korea Selatan dengan kepemilikan mencapai KRW438,4 triliun (per 31 Desember 2020) atau setara dengan Rp5.069 triliun

Ekspansi bisnis yang saat ini gencar dilakukan melalui lini Korean Link Business meliputi penyaluran kredit (lending) dan penghimpunan dana (funding) dari perusahaan besar asal Korea yang beroperasi di Indonesia.

Hingga kuartal 1-2021 terdapat total 51 perusahaan Korea yang masuk dalam Korean Link Business KB Bukopin, terdiri atas 44 perusahaan dalam penghimpunan dana (funding) dan 7 lainnya dalam penyaluran kredit (lending). Ada sejumlah nama besar perusahaan Korea yang bergabung antara lain Lotte Group, LG Electronics, Hyundai, Hankook Tire, dan Lock & Lock.

Semenjak Korean Link Business efektif dijalankan, tingkat penghimpunan dana (funding) posisi 31 Desember 2021 KB Bukopin mencapai Rp 7,82 triliun atau tumbuh 395,8% dibandingkan dengan tahun 2020 yang senilai Rp 1,57 triliun, serta tingkat penyaluran kredit (lending) posisi 31 Desember 2021 mencapai Rp 420 miliar.

KB Bukopin memang sedang gencar melakukan ekspansi ke berbagai sektor bisnis. Hal ini sesuai dengan rencana bisnis 2022 yang disampaikan pada paparan publik tanggal 17 Desember 2021.

Pada segmen retail KB Bukopin akan membangun ekosistem nasabah mass affluent untuk hubungan jangka panjang dengan beragam layanan produk ritel dan memanfaatkan digital banking.

Pada segmen SME, KB Bukopin akan menyediakan end to end business model yang berbasis risiko. Pada segmen korporasi KB Bukopin akan mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatakan jaringan bisnis Indo-Korean (Korean Desk) melalui perusahaan besar sebagai anchor company untuk membangun ekosistem value chain & supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk consumer atau SME.

KB Bukopin berusaha memperkuat fondasi di era baru yang lebih baik dengan transformasi visi menjadikan KB Bukopin “The First Choice of Financial Institution” serta sinergi secara internal maupun eksternal demi mencapai tujuan untuk menjadi Top 10 Bank di Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KB Bukopin Sambut Gelombang Investasi Korsel ke Indonesia, Kim Jong un: Perhimpunan Dana Meningkat!

KB Bukopin Sambut Gelombang Investasi Korsel ke Indonesia, Kim Jong un: Perhimpunan Dana Meningkat!

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 11:57 WIB

KB Bukopin Terus Lakukan Transformasi Bisnis di Tengah Pandemi

KB Bukopin Terus Lakukan Transformasi Bisnis di Tengah Pandemi

Bisnis | Jum'at, 25 Februari 2022 | 19:13 WIB

Kerjasama KB Bukopin dan Hyundai Jadi Langkah Awal Kolaborasi Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Kerjasama KB Bukopin dan Hyundai Jadi Langkah Awal Kolaborasi Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Bisnis | Senin, 21 Februari 2022 | 15:19 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB