Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Masuk New Normal, Sektor Bisnis Bertransformasi dan Tawarkan Konsep Baru dengan Tetap Prokes

Fabiola Febrinastri

Rabu, 23 Maret 2022 | 12:20 WIB
Masuk New Normal, Sektor Bisnis Bertransformasi dan Tawarkan Konsep Baru dengan Tetap Prokes
NEC Visionary Day ASEAN 2022. (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Setelah pandemi Covid-19 melanda selama 2 tahun lebih, akhirnya berbagai kegiatan masyarakat mulai berangsur normal. Aktivitas harian mulai bisa dilakukan dengan mengadopsi kebiasaan baru yang berlaku dalam tatanan perubahan sosial.

Hal yang sama juga berlaku dalam sisi bisnis. Di era new normal, sektor ini mampu menemukan kembali model bisnis yang menawarkan konsep baru dan tetap memaksimalkan protokol kesehatan (prokes).

“Di era normal baru ini, kami melihat peluang bagus untuk menemukan kembali model bisnis kami dengan menawarkan konsep mal baru dan fungsi layanan. Kami tetap akan memaksimalkan protokol kesehatan sambil tetap memanfaatkan teknologi terkini untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang nyaman dan lancar,” ujar Daisuke Isobe, Presiden Direktur AEON Mall Indonesia.

Pernyataan ini disampaikannya dalam NEC Visionary Day ASEAN 2022 bertema Forging Ahead Together: Recovery. Rebuilding. Reimagining, yang diselenggarakan secara virtual, beberapa waktu lalu.

Menurut Isobe, penyebaran Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar dalam kegiatan bisnis, antara lain perubahan gaya hidup dan keterbatasan ruang lingkup kegiatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen dan masyarakat.

“Pandemi telah memaksa mal untuk mengurangi jam operasional atau tutup sementara. Selain itu, karena peningkatan telecommuting dan anjuran tinggal di rumah, maka kegiatan dan fokus para pelanggan kami dalam kehidupan sehari-hari juga berubah secara dramatis,” tambahnya.

Masyarakat menjalankan aktivitasnya di rumah, termasuk aktivitas kerja dan sekolah. Sementara itu untuk menekan penyebaran Covid-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dan tidak berkerumun.

AEON Mall merupakan pengembang pusat perbelanjaan dari Jepang, yang membuka cabang di Indonesia. Pada 15 Juni 2020, AEON membuka kembali operasi toko khusus, sejak ditutup sementara pada 31 Maret sesuai permintaan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Saat ini, AEON Mall menggunakan Passer Counting NEC, yang membantu menghitung dan memantau jumlah total pengunjung secara real-time.

Pandemi sebagai paksaan untuk berubah juga diakui Deputy President Director BCA, Armand Wahyudi Hartono.

baca juga

“Setiap krisis akan memaksa kita untuk berubah. Hidup adalah tentang transformasi, dan inilah saatnya. Jika Anda tidak memaksakan diri atau memaksa semua orang untuk berubah, maka ambil saat ini sebagai kesempatan untuk berubah,” ujarnya.

Menurutnya, jika mampu bertahan dalam menghadapi pandemi dan krisis, maka tranformasi akan terjadi. Dengan bertransformasi, maka kehidupan akan lebih baik dan kehidupan customer pun demikian.

“Kami tumbuh cukup cepat, terutama selama pandemi. Jumlah pelanggan kami meningkat lebih banyak, jumlah transaksi meningkat lebih dari tiga kali lipat, dan kami mengalami pertumbuhan eksponensial. Tujuan kami selalu membuat segalanya lebih baik, lebih murah, lebih cepat, dan lebih aman di lingkungan apa pun, dalam situasi apa pun. Strategi kami selalu memastikan selalu ada transformasi berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Armand, dengan semua transaksi yang meningkat saat ini, maka BCA membutuhkan analitik data, blockchain, cloud, dan analitik, termasuk pembelajaran mesin dan artificial intelligence (AI).

“Dengan meningkatnya transaksi, kita perlu memikirkan keamanan siber dan dengan meningkatnya pelanggan dan ekosistem pelanggan, kita perlu terhubung dengan ekosistem,” ujarnya.

Teknologi Informasi Sebagai Solusi
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto menyatakan, pandemi memang telah mengakibatkan banyak perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat. Namun di saat yang sama, terjadi pula berbagai perubahan positif yang mampu membawa kualitas kehidupan membaik, salah satunya dalam bidang teknologi informas (TI).

“Selain anggaran TI yang meningkat, para pemangku kepentingan TI juga diharapkan mampu menghadirkan solusi jarak jauh, kegiatan transparansi tanpa kontak, yang bisa digunakan masyarakat secara otomatis,” ujarnya.

Yamamoto menyatakan sependapat dengan Isobe tentang pemberlakukan prokes yang masih harus tetap dijalankan, mesti dalam kondisi new normal. Walaupun inovasi TI telah berkembang lebih jauh, jaminan pada kesehatan masyarakat tetap harus dinomorsatukan.

“Agar mal tetap beroperasi, mal harus mengubah sistem dan prosesnya agar selaras dengan pedoman yang diberikan oleh pemerintah soal kesehatan masyarakat. Mal perlu menyeimbangkan keinginan konsumen dalam interaksi sosial, sekaligus mampu memberikan pengalaman berbelanja yang aman dan mudah,” ujarnya.

Menurut Yamamoto, fokus bisnis di era saat ini adalah tetap pada keselamatan masyakat secara luas, kebersihan dan lingkungan tanpa kontak. Fokus ini dipastikan akan menjadi masa depan bisnis ritel di tahun-tahun ke depan.

Perubahan gaya hidup akibat pandemi juga disebutkan oleh Koichire Koide. Tuan rumah NEC Visionary Day ASEAN 2022 ini mengatakan, perubahan yang terjadi saat ini, mungkin saja lebih rumit dari yang dipikirkan sebelumnya.

“Gaya hidup dan bisnis telah berubah secara drastis. Sebagai penyedia teknologi, dari sudut pandang saya, ASEAN adalah asosiasi pasar yang cukup unik.Tujuan kami adalah menjadi platform pengaktif teknologi untuk menurunkan tingkat sosial ekonomi di dunia pada tahun 2030. Oleh karena itu, saya ingin meningkatkan kerja sama dengan mitra kami, pemerintah, operator, untuk membuat masyarakat ini jauh lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

NEC Asia Pasifik (NEC APAC) merupakan kantor pusat regional penyedia teknologi informasi dan komunikasi dari NEC Corporation (HQ: Jepang) di Asia Tenggara.

Dalam NEC Visionary Day ASEAN 2022, para pemimpin perusahaan dari berbagai sektor industri dan pakar teknologi dari kawasan ASEAN berbagi wawasan tentang masa depan masyarakat dan bisnis, dan mereka sependapat tentang pentingnya transformasi digital dalam memastikan ekonomi yang berkelanjutan.

Selain President & CEO NEC Asia-Pacific, Koichiro Koide, Presiden Direktur AEON Mall Indonesia, Daisuke Isobe dan Deputy President Director BCA, Armand Wahyudi Hartono, hadir pula Otelli Edwards, Channel NewsAsia sebagai Moderato, Chief Strategy & Innovation Officer Mandai Wildlife, Belina Lee, dan CEO, Strategic Change Management Office (MyDIGITAL), Economic Planning Unit, Prime Minister’s Department of Malaysia, Fabian Bigar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Membudayakan Hobi Membaca Setiap Hari di Era New Normal

Pentingnya Membudayakan Hobi Membaca Setiap Hari di Era New Normal

Your Say | Senin, 31 Januari 2022 | 15:47 WIB

Nikmati New Normal dengan Nonton Film Sedih, Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

Nikmati New Normal dengan Nonton Film Sedih, Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

Your Say | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:56 WIB

Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 07:58 WIB

4 Strategi Merintis Karier di Era New Normal, Awas Persaingan Kerja Semakin Ketat!

4 Strategi Merintis Karier di Era New Normal, Awas Persaingan Kerja Semakin Ketat!

Your Say | Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Health | Senin, 26 April 2021 | 08:10 WIB

Masa New Normal, BRI Jual SR014 Tiga Kali Lipat dari Target

Masa New Normal, BRI Jual SR014 Tiga Kali Lipat dari Target

Bisnis | Minggu, 21 Maret 2021 | 16:08 WIB

Terkini

Cardano Melonjak Hampir 6%, CFX10 Perpanjang Reli Pasar Kripto RI

Cardano Melonjak Hampir 6%, CFX10 Perpanjang Reli Pasar Kripto RI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:28 WIB

Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung

Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Emiten MMIX Langsung Kebanjiran Pesanan Maklon, Prospek Industri Popok RI Makin Menjanjikan

Emiten MMIX Langsung Kebanjiran Pesanan Maklon, Prospek Industri Popok RI Makin Menjanjikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:03 WIB

Lebih dari 28 Ribu m3 Beton Disalurkan SIG untuk Proyek Sekolah Rakyat

Lebih dari 28 Ribu m3 Beton Disalurkan SIG untuk Proyek Sekolah Rakyat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:56 WIB

Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini

Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:54 WIB

Delapan BPR Bangkrut di Semester I 2026, Alarm bagi Bank Kecil atau Pertanda Krisis Ekonomi?

Delapan BPR Bangkrut di Semester I 2026, Alarm bagi Bank Kecil atau Pertanda Krisis Ekonomi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:43 WIB

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:34 WIB

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:31 WIB

×