Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Pemerintah Resmi Umumkan Maudy Ayunda Sebagai Tim Jubir Presidensi G20 Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 07 April 2022 | 13:57 WIB
Pemerintah Resmi Umumkan Maudy Ayunda Sebagai Tim Jubir Presidensi G20 Indonesia
Maudy Ayunda.

Di kesempatan sama, Dedy menyoroti pentingnya Forum G20, yakni forum kerja sama multilateral yang terdiri atas 19 negara dan Uni Eropa. G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi dunia, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.

“Bisa kita bayangkan bayangkan seberapa penting forum ini jika dilihat dari kontribusinya terhadap perekonomian dunia. Menjadi Presidensi G20, berarti Indonesia memainkan peran penting. Posisi strategis G20 sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat global bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar dunia. Meski berada di tengah pandemi, kita tetap bisa berkarya. Dan kontribusi penting ini juga menunjukkan ketangguhan resiliensi Indonesia. Kita ditantang dengan permasalahan global namun tetap bisa menyelenggarakan agenda secara lancar,” ujar Dedy.

Lebih lanjut Dedy menyampaikan, di ajang Presidensi G20, Indonesia akan fokus pada 3 pilar utama, yakni Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi Berkelanjutan, dan Transformasi Digital.

“Itu merupakan 3 isu prioritas yang bukan hanya didasarkan kondisi global tapi juga kepentingan nasional Indonesia. Jika kita mendorong satu agenda di forum internasional maka harus berdampak untuk masyarakat Indonesia. Dan ketiga isu itu penting bagi masyarakat,” jelasnya.

Menyoroti pilar Arsitektur Kesehatan Global misalnya, Indonesia butuh tata kelola yang lebih tangguh pasca pandemi Covid-19. Untuk mencapai tujuan ini, perlu kerja sama dengan negara lain dalam menetapkan sistem kesehatan yang lebih kokoh agar masyarakat di daerah pelosok (3T, yakni Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan pedesaan dapat merasakan layanan kesehatan yang optimal.

“Digitalisasi sektor kesehatan untuk daerah 3T dengan ehealth memungkinkan dokter bisa chat dengan masyarakat. Hal itu bisa dilakukan dengan dukungan negara lain. Demikian juga isu lainnya,” ujar Dedy.

Terkait dengan pilar Transformasi Digital, sebanyak 204,6 juta masyarakat indonesia 91% di antaranya merupakan pengguna media sosial.

“Media sosial menjadi isu yang dekat dengan kita, sehingga perlu diatur bagaimana tata kelaola data lintas negara. Saat mengakses internet kita perlu menyepakati dengan negara lain tentang prinsip yang perlu kta rujuk bersama untuk mencapai kesepahaman. Tujuannya tak lain agar data masyarakat lebih aman,” imbuh Dedy.

Mencermati tujuan dari ketiga pilar utama di atas, penting untuk digarisbawahi bahwa hasil dari pertemuan G20 ini adalah sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat global, termasuk Indonesia. Untuk itu dibutuhkan dukungan serta partisipasi dari masyarakat Indonesia guna mencapai kesuksesan Presidensi G20 Indonesia.

Dedy mengharapkan dukungan masyarakat terhadap Presidensi G20, berupa partisipasi dari semua generasi.

“Saat kita mendorong tiga isu tersebut, mari berikan masukan yang konstruktif terhadap pemerintah atau edukasi terhadap masyakat di sekitar kita. Keikutsertaan masyrakat dalam mengabarkan informasi G20 bersama Maudy akan sangat pentng dalam kesuksesan Presidensi G20. Jadi bukan hanya agendanya saja, namun juga mayarakat perlu memahami dan berpartisipasi dalam sukseskan G20,” tandas Dedy.

Maudy bertekad akan bekerja sungguh-sungguh dalam mengemban tugasnya.

“Aku akan berusaha bekerja sebaik-baiknya. Kerja nyata sebagai Jubir membuat banyak konsep dan substansi yang aku harus cerna saat mendapatkan konten dari tim. Thankfully background dan pendidikan aku mendukung hal ini jadi bisa mencerna dengan baik dan menyampaikan pesan dengan membumi agar Milenial dan Gen Z tertarik dengan masalah yang dibahas di G20. Aku ingin berkontribusi dan membangun motivasi agar anak-anak muda ini memiliki rasa ingin tahu dan update perkembangan G20. Karena tujuan dari pertemuan dari G20 ini adalah untuk mewariskan dunia yang lebih baik kepada mereka. Itulah wujud kerja nyata dan objektif dari aku,” ujarnya.

Saat ditanya pilihan karir di dunia seni atau pemerintahan, Maudy menekankan, semua orang umumnya, dan kaum wanita pada khususnya, dapat melakukan semua hal yang menurut mereka dapat mereka lakukan, di bidang apapun.

“Jadi memilih antara karir di dunia pemerintahan atau di dunia seni, bukanlah jalan keluar bagi saya. Saya akan berusaha untuk menjalankan keduanya dengan selaras dan sesuai proporsi masing-masing,” pungkas Maudy lugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Ancam Boikot Sejumlah Pertemuan G20 Jika Pejabat Rusia Muncul

Amerika Serikat Ancam Boikot Sejumlah Pertemuan G20 Jika Pejabat Rusia Muncul

Bali | Kamis, 07 April 2022 | 07:09 WIB

Ridwan Kamil Ramalkan Hal Ini Akan Terjadi pada Indonesia di Ramadhan Tahun 2045

Ridwan Kamil Ramalkan Hal Ini Akan Terjadi pada Indonesia di Ramadhan Tahun 2045

Jabar | Rabu, 06 April 2022 | 03:30 WIB

Sejumlah Negara Tak Hadir KTT G20 di Bali, Legislator Demokrat: Diplomasi Kemenlu Belum Efektif

Sejumlah Negara Tak Hadir KTT G20 di Bali, Legislator Demokrat: Diplomasi Kemenlu Belum Efektif

News | Selasa, 05 April 2022 | 21:13 WIB

Terkini

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB