Dorong Kesejahteraan Petani, Kementan Berkolaborasi Perkuat Sinergi Jaga Pangan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 20 April 2022 | 21:43 WIB
Dorong Kesejahteraan Petani, Kementan Berkolaborasi Perkuat  Sinergi Jaga Pangan
Kementan Bersama BPKP, Polri dan Kejaksaan Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Pangan. (Dok: Kementan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan mengenai tata kelola yang efektif serta mampu mendukung kesejahteraan petani di masa mendatang. Karena itu perlu sinergi dan kolaborasi di semua lini, termasuk para penegak hukum baik yang ada di internal kementerian/lembaga maupun BPKP, Polri dan Kejaksaan.

Untuk mewujudkan arahan presiden Jokowi tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pengawas Keuangan Pemerintah (BPKP), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri serta Kejaksaan RI sepakat untuk memperkuat pengawasan internal pada semua program pembangunan sektor pertanian.

"Pengawasan itu sangat penting, itu gunanya APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah). APIP itu harus diberi power yang kuat dan ujungnya ada di BPKP, di Polri dan di Kejaksaan. Karena itu dibutuhkan kebersamaan seperti ini dan saya berharap tidak ada anak buah saya yang masuk penjara," ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam rapat koordinasi pengawasan bidang ketahanan pangan yang digelar di Auditorium Utama Kementan, Rabu, (20/4/2022).

SYL mengatakan, selama ini kementan fokus menjaga ketersediaan 12 bahan pokok. Diantaranya beras, cabai, bawang, daging sapi, ayam potong, telur ayam, minyak goreng dan gula pasir. Semua komoditas itu wajib tersedia secara merata di seluruh Indonesia.

"Dari 11 negara yang paling sukses dalam menghadapi covid ini adalah Indonesia, Bapak. Dan pertanian menjadi penyanggahnya. Nah tugas kita itu kan menyangkut ketersediaan. Alhamdulillah kita bisa jaga 12 komoditas ini secara baik di seluruh Indonesia," ucapnya.

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting, yang harus dijaga bersama agar produksi dan produktivitasnya tetap mengalami peningkatan. Apalagi kementan adalah Kementerian yang paling strategis dalam berbangsa dan bernegara.

"Saya katakan mau tidak mau ketahanan pangan itu menjadi hal yang penting. Karena itu kita perlu sinergi dan membangun kebersamaan. Kalau semua ini bisa kita lakukan maka ke depan kita akan menghasilkan ketahanan pangan yang efektif. Apalagi bagi saya pertanian itu sangat strategis dan bisa membantu petani secara langsung," katanya.

Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo mengatakan bahwa pengawasan pada sektor pertanian perlu ditingkatkan lebih jauh untuk menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Bareskrim polri menindaklanjuti tentang apa yang menjadi arahan Presiden. dalam arti kita Sama-sama APIP menjaga program program di semua kementerian dan lembaga. Apalagi disini (sektor pangan) ada program kualitas makanan bergizi, program peningkatan produktivitas dan program kesejahteraan petani. Semua harus kita awasi bersama," terangnya.

baca juga

Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Amir Yanto menambahkan bahwa urusan pangan harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak hidup banyak orang. Karena itu perlu dilakukam identifikasi, kordinasi dan sinergi secara transparan antara aparat penegak hukum dengan pengawas internal kementerian.

"Saya yakin masalah pangan ini tidak bisa ditangani hanya kementan pertanian saja. Kita perlu terlibat dan turun langsung membantu petani agar tetap berproduksi. Disinilah peran kita, dimana kejaksaan merupakan institusi yang menyelenggarakan penegakan hukum," imbuhnya.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian, Jan S Maringka menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi ini merupakan komitmen dan langkah kongkrit Kementan dalam melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan.

"Disinilah fungsi pengawasan kami sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan. Karena itu kita perlu sinergi APIP dan APH antar kepolisian kejaksaan, BPKP, agar pembangunan tepat waktu dan tepat sasaran. Rakor ini diharapkan dapat menjadi momentum dengan hati yang bersih untuk meningkatkan good goverment yang lebih baik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Dorong Desa Sejahtera Astra Bangkitkan Pertanian Indonesia

Kementan Dorong Desa Sejahtera Astra Bangkitkan Pertanian Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 08:12 WIB

Kementan-Perempuan Tani HTKI Gelar Gebyar Bazar Sembako Murah Ramadhan

Kementan-Perempuan Tani HTKI Gelar Gebyar Bazar Sembako Murah Ramadhan

Bisnis | Selasa, 19 April 2022 | 18:37 WIB

Hanya akan Digunakan oleh Orang yang Memiliki Uang, Pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Dinilai Belum Urgen

Hanya akan Digunakan oleh Orang yang Memiliki Uang, Pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Dinilai Belum Urgen

Jabar | Selasa, 19 April 2022 | 05:20 WIB

Agar Tak Merugi Jika Gagal Panen, Mentan Ajak Petani Manfaatkan AUTP

Agar Tak Merugi Jika Gagal Panen, Mentan Ajak Petani Manfaatkan AUTP

Bisnis | Senin, 18 April 2022 | 15:01 WIB

Petani di Lahat Habisi Nyawa Istri Gegara Kesal Dituntut Cerai, Alami Lima Luka Tusuk

Petani di Lahat Habisi Nyawa Istri Gegara Kesal Dituntut Cerai, Alami Lima Luka Tusuk

Sumsel | Senin, 18 April 2022 | 10:28 WIB

Kementan Berkomitmen Jaga Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Lebaran

Kementan Berkomitmen Jaga Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Lebaran

Bisnis | Minggu, 17 April 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×