Dorong Produktivitas Padi, PKT Bekali Petani Binaan Teknik Budidaya Terpadu

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 12:30 WIB
Dorong Produktivitas Padi, PKT Bekali Petani Binaan Teknik Budidaya Terpadu
Ilustrasi sawah, ilustrasi padi.

Suara.com - Dorong optimalisasi komoditas pertanian secara intensif, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) gelar pelatihan pengelolaan dan teknik budidaya padi secara terpadu, bagi anggota kelompok tani Qoryah Mubarokah yang merupakan binaan perusahaan di Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan Kutai Timur.

VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PKT Anggono Wijaya, mengatakan pelatihan ini sebagai upaya PKT mengedukasi petani binaan untuk pengelolaan lahan serta budidaya pertanian khususnya komoditas padi agar lebih optimal.

Menurut Anggono, edukasi penting dilakukan dalam pendampingan kelompok tani binaan, agar produktivitas hasil pertanian padi semakin optimal dan berdampak terhadap kesejahteraan petani. Hal ini melihat banyaknya kendala para petani di Desa Suka Rahmat dalam pengelolaan lahan budidaya dan pengendalian hama tanaman, disamping penggunaan pupuk yang tepat untuk hasil maksimal.

Pelatihan menggandeng Unit Pelaksana Teknis Penyuluhan Pertanian Peternakan dan Perkebunan (UPT PPPP) Kecamatan Teluk Pandan, untuk mengedukasi petani binaan lebih memahami tata cara budidaya padi secara optimal. Kelompok tani Qoryah Mubarokah terdiri dari pengurus pondok pesantren Hidayatullah Teluk Pandan, serta warga Desa Suka Rahmat yang merupakan aktor utama program Pertanian Berkelanjutan dan Terpadu Hidayatullah yang digagas PKT.

“Melalui pelatihan ini, kelompok tani binaan diharap lebih memahami dan menguasai ilmu dasar teknis budidaya padi dengan prinsip berkelanjutan,” kata Anggono ditulis Kamis (21/4/2022).

Dijelaskannya, pertanian padi merupakan sektor potensial sebagai salah satu komoditas andalan Kaltim, agar kedepan kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi melalui optimalisasi hasil pertanian daerah. Terlebih dengan ditetapkannya Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN), maka kebutuhan pangan merupakan hal utama yang wajib disiapkan melalui pengembangan sektor pertanian secara terintegrasi di berbagai komoditas.

“Dari pelatihan ini petani binaan didorong mampu mengoptimalkan produktivitas padi menggunakan produk PKT, sekaligus tata cara pemeliharaan tanaman sesuai kondisi lahan pertanian dengan baik dan benar," lanjut Anggono.

Seiring peningkatan pengetahuan dan pemahaman petani dalam budidaya padi, diharap pengembangan potensi lahan pertanian padi Kutai Timur bisa lebih dikembangkan, dari saat ini berkisar 2.700 hektare lebih. Hal ini sejalan dengan langkah Pemkab Kutim yang merencanakan pembukaan lahan sawah baru seluas 4.000 hektare di beberapa kecamatan potensial, untuk memenuhi kebutuhan beras daerah yang mencapai 39.000 ton per tahun.

Adanya pendampingan tata kelola lahan pertanian serta metode pemupukan berimbang, diharap semakin memotivasi petani untuk mengembangkan lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas padi di daerah. "Itu tujuan besarnya, agar komoditas padi Kaltim terus menggeliat dengan produktivitas hasil yang maksimal. Makanya dorongan bagi petani untuk mengoptimalkan lahan pertanian perlu dilakukan secara intensif," tambah Anggono.

Penyuluh UPT PPPP Teluk Pandan Pujiati SP, mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para petani setempat, agar kedepan mampu mengatasi berbagai kendala tata kelola lahan pertanian dengan baik dan benar. Dirinya berharap kerjasama ini berjalan berkesinambungan, agar potensi pertanian Kutim khususnya komoditas padi semakin produktif sehingga turut berdampak terhadap peningkatan perekonomian petani.

"Semoga bekal pelatihan ini semakin mendorong produktivitas pertanian padi Kutai Timur, sehingga kedepan mampu meningkatkan hasil serta kesejahteraan petani," tutur Pujiati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Sulsel Siap Salurkan Benih Unggul Gratis Untuk 100 Ribu Hektar Sawah

Gubernur Sulsel Siap Salurkan Benih Unggul Gratis Untuk 100 Ribu Hektar Sawah

Sulsel | Kamis, 21 April 2022 | 04:55 WIB

Dorong Kesejahteraan Petani, Kementan Berkolaborasi Perkuat  Sinergi Jaga Pangan

Dorong Kesejahteraan Petani, Kementan Berkolaborasi Perkuat Sinergi Jaga Pangan

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 21:43 WIB

5 Arti Mimpi Melihat Penduduk Desa dan Petani: Benarkah Akan Ada Kabar Baik?

5 Arti Mimpi Melihat Penduduk Desa dan Petani: Benarkah Akan Ada Kabar Baik?

Lifestyle | Kamis, 21 April 2022 | 06:55 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:42 WIB

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:06 WIB

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:07 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:50 WIB

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:36 WIB