Erick Thohir Bermimpi Pelita Air Bisa Jual Tiket Murah Hingga Tekan Monopoli Industri Penerbangan Tanah Air

Iwan Supriyatna

Kamis, 28 April 2022 | 11:54 WIB
Erick Thohir Bermimpi Pelita Air Bisa Jual Tiket Murah Hingga Tekan Monopoli Industri Penerbangan Tanah Air
Pesawat Pelita Air. (Dok: Pelita Air)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah mengubah wajah Pelita Air dari hanya melayani penerbangan charter menjadi layani penerbangan komersial.

Pelita Air telah resmi melayani penerbangan komersial dengan rute Jakarta-Bali-Jakarta. Menurutnya, penerbangan domestik di Indonesia sangat besar.

Apalagi, ditambah data-data sebelum Covid-19 di mana penerbangan domestik mendominasi penerbangan di Indonesia dengan persentase 72% dan sisanya 28% merupakan penerbangan internasional.

"Artinya apa ini ada potensi yang luar biasa yang selama ini kita BUMN tidak memfokuskan dirinya, karena itu saya meminta dan mengharuskan Pelita ini adalah yang akan menjadi salah satu tulang punggung untuk pembangunan industri domestik flight bukan internasional, jadi untuk domestik," ujarnya dalam inagurasi penerbangan perdana Pelita Air, Kamis (28/4/2022).

Erick melanjutkan, selama ini BUMN juga tidak fokus dalam menggarap penerbangan domestik. Maka dari itu, ia meminta Pelita Air untuk bisa menjaga potensi pasar penerbangan domestik yang besar.

"Bukan berarti juga karena tulisannya Pelita itu pelit, bukannya pelit ya tetapi ini penting bahwa memang justru potensi market ini yang kita harus jaga," ucap dia.

Mantan Bos Klub Inter Milan ini menuturkan, kehadiran Pelita Air ini juga bisa memenuhi keinginan masyarakat dengan harga tiket pesawat yang murah.

"Sekarang ketika ini sudah mulai bangkit, tetapi masyarakat mendapatkan tiket mahal, mahal sekali. Karena itu, dari Kementerian Perhubungan dan BUMN tentu Kementerian lain, kita sepakat mengintervensi. Kita tidak mau market Indonesia yang besar ini juga menjadi Monopoli atau Oligopoli," jelas dia.

Erick menambahkan, kehadiran Pelita Air juga, agar tidak ada maskapai yang melakukan monopoli dalam penerbangan domestik.

baca juga

"Tentu nafas daripada ekonomi bangsa ini adalah ekonomi yang merata dan mensejahterakan, pasar bebas boleh tetapi keseimbangan harus terjadi tidak mungkin negara sebesar ini harus tunduk dengan negara lain atau pasar sebesar ini harus dimonopoli oleh sebagian saja. Karena ini tugas yang penting Kenapa kita melahirkan Pelita," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Sebut Sejumlah BUMN Angkut 40 Ribu Pemudik Dalam Mudik Gratis

Erick Thohir Sebut Sejumlah BUMN Angkut 40 Ribu Pemudik Dalam Mudik Gratis

News | Rabu, 27 April 2022 | 21:36 WIB

Erick Thohir Lepas 20 Unit Bus Mudik Pupuk Indonesia

Erick Thohir Lepas 20 Unit Bus Mudik Pupuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 27 April 2022 | 18:57 WIB

Pelita Air Mulai Jual Tiket Rute Jakarta-Bali

Pelita Air Mulai Jual Tiket Rute Jakarta-Bali

Bisnis | Rabu, 27 April 2022 | 10:59 WIB

Terkini

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

×