Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Harga Minyak Dunia Panas Lagi, Kini Naik 5 Persen Lebih

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Mei 2022 | 13:31 WIB
Harga Minyak Dunia Panas Lagi, Kini Naik 5 Persen Lebih
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melesat pada perdagangan Rabu, karena Uni Eropa, blok perdagangan terbesar di dunia menjabarkan rencana untuk menghentikan impor minyak Rusia.

Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran tentang ketatnya pasar lebih lanjut ketika negara-negara tersebut memburu pasokan yang memadai.

Mengutip CNBC, Kamis (4/5/2022) minyak mentah melejit selama dua bulan terakhir setelah invasi Moskow ke Ukraina.

Sampai saat ini, Uni Eropa enggan untuk sepenuhnya memotong impor minyak dan gas Rusia, dan rencananya masih tidak menyarankan larangan penuh bagi semua anggota Uni Eropa.

Eropa mengimpor sekitar 3,5 juta barel minyak dan produk minyak Rusia setiap hari, dan juga bergantung pada pasokan gas Moskow.

"Persediaan sangat ketat, jadi dengan latar belakang ini, ketika kita berbicara tentang larangan ini, ada banyak pertanyaan tentang bagaimana (Eropa) akan menebusnya," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melambung USD5,17, atau 4,9 persen menjadi USD110,14 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melesat USD5,40 atau 5,3 persen menjadi USD107,81 per barel.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Rabu, mengusulkan embargo minyak secara bertahap terhadap Rusia, serta memberikan sanksi kepada bank terbesar Rusia.

baca juga

Langkah-langkah Komisi itu termasuk menghentikan pasokan minyak mentah Rusia secara bertahap dalam waktu enam bulan dan produk olahan pada akhir 2022, kata von der Leyen. Dia juga berjanji untuk meminimalkan dampak dari langkah tersebut terhadap ekonomi Eropa.

Rusia dapat mengimbangi hilangnya salah satu pelanggan utamanya dengan menjual minyak ke importir lain termasuk India dan China. Tidak ada negara yang berhenti membeli dari Moskow.

Kebutuhan akan pasokan yang jauh lebih besar kemungkinan tidak akan terpenuhi pada pertemuan Organisasi Negara Eksportir Minyak dan produsen sekutu, Kamis.

OPEC Plus diperkirakan tetap pada rencananya untuk meningkatkan produksi bulanan secara bertahap.
Di Amerika Serikat, stok minyak mentah naik moderat pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi.

Stok meningkat 1,2 juta barel karena Amerika Serikat merilis lebih banyak barel dari cadangan strategisnya.

Stok bahan bakar turun, sebagian dipicu ekspor produk yang lebih kuat sejak invasi Rusia ketika pembeli mencari sumber lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Setelah UE Embargo Minyak Mentah dari Rusia

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Setelah UE Embargo Minyak Mentah dari Rusia

Jatim | Kamis, 05 Mei 2022 | 08:46 WIB

Jerman Susul Uni Eropa Embargo Rusia, Harga Minyak WTI Melesat

Jerman Susul Uni Eropa Embargo Rusia, Harga Minyak WTI Melesat

Bisnis | Jum'at, 29 April 2022 | 09:55 WIB

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Penguatan, Kini Tembus USD 105/Barel

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Penguatan, Kini Tembus USD 105/Barel

Bisnis | Kamis, 28 April 2022 | 08:45 WIB

Terkini

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

×