Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Usai Rilis The Fed, Harga Emas Dunia Naik karena Pelemahan Dolar AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Mei 2022 | 13:37 WIB
Usai Rilis The Fed, Harga Emas Dunia Naik karena Pelemahan Dolar AS
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Rabu, karena dolar dan imbal hasil US Treasury tergelincir setelah Chairman Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell, menyusul kenaikan suku bunga yang diperkirakan pasar, menandai risiko terhadap ekonomi dari melonjaknya inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (4/5/2022) harga emas di pasar spot meningkat 0,8 persen menjadi USD1.883,41 per ounce, memperpanjang penguatan yang dibuat segera setelah pengumuman kenaikan suku bunga, melonjak sebanyaknya 1,2 persen.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,1 persen menjadi USD1.868,8 per ounce.

Indeks Dolar (Indeks DXY) jatuh ke sesi terendahnya setelah Powell mengatakan inflasi terlalu tinggi, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil US Treasury 10-tahun juga bergerak lebih rendah.

"Pasar memperkirakan pertemuan FOMC Mei memiliki kemiringan  hawkish  tetapi pasar emas memandang kenaikan 50bps yang diantisipasi secara luas sebagai relatif  dovish  terhadap ketakutan  hawkish,"  kata Suki Cooper, analis Standard Chartered.

"Kami mempertahankan pandangan bahwa emas akan kembali mengambil isyarat dari imbal hasil riil saat tahun dibuka menekan harga lebih rendah pada semester kedua, tetapi kekhawatiran seputar inflasi, risiko geopolitik, dan pertumbuhan yang lebih lambat membuat harga emas rentan terhadap risiko  upside  dalam jangka pendek." Tambahnya.

Dalam keputusan kebijakan yang dirilis sebelum pidato Powell, The Fed menaikkan suku bunga acuan setengah poin persentase, lompatan terbesar dalam 22 tahun, dan mengatakan akan mulai memangkas kepemilikan obligasi bulan depan sebagai langkah lebih lanjut dalam pertempuran untuk menurunkan inflasi.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga AS dan imbal hasil obligasi yang lebih rendah mengurangi opportunity cost  memegang logam kuning dengan imbal hasil nol.

Di tempat lainnya, perak melesat 1,2 persen menjadi USD22,82 per ounce, platinum melambung 3 persen menjadi USD990,76 dan paladium stabil di USD2,255,31.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Merosot ke Level Terendahnya, Dolar AS Jadi Biang Keroknya

Harga Emas Dunia Merosot ke Level Terendahnya, Dolar AS Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 28 April 2022 | 08:51 WIB

Ledakan Inflasi Jadi Penyulut Harga Emas Dunia Rebound

Ledakan Inflasi Jadi Penyulut Harga Emas Dunia Rebound

Bisnis | Rabu, 27 April 2022 | 08:48 WIB

The Fed Bakal Lebih Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Langsung Merosot

The Fed Bakal Lebih Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Langsung Merosot

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 08:45 WIB

Terkini

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB