Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Usai Rilis The Fed, Harga Emas Dunia Naik karena Pelemahan Dolar AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Mei 2022 | 13:37 WIB
Usai Rilis The Fed, Harga Emas Dunia Naik karena Pelemahan Dolar AS
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Rabu, karena dolar dan imbal hasil US Treasury tergelincir setelah Chairman Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell, menyusul kenaikan suku bunga yang diperkirakan pasar, menandai risiko terhadap ekonomi dari melonjaknya inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (4/5/2022) harga emas di pasar spot meningkat 0,8 persen menjadi USD1.883,41 per ounce, memperpanjang penguatan yang dibuat segera setelah pengumuman kenaikan suku bunga, melonjak sebanyaknya 1,2 persen.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,1 persen menjadi USD1.868,8 per ounce.

Indeks Dolar (Indeks DXY) jatuh ke sesi terendahnya setelah Powell mengatakan inflasi terlalu tinggi, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil US Treasury 10-tahun juga bergerak lebih rendah.

"Pasar memperkirakan pertemuan FOMC Mei memiliki kemiringan  hawkish  tetapi pasar emas memandang kenaikan 50bps yang diantisipasi secara luas sebagai relatif  dovish  terhadap ketakutan  hawkish,"  kata Suki Cooper, analis Standard Chartered.

"Kami mempertahankan pandangan bahwa emas akan kembali mengambil isyarat dari imbal hasil riil saat tahun dibuka menekan harga lebih rendah pada semester kedua, tetapi kekhawatiran seputar inflasi, risiko geopolitik, dan pertumbuhan yang lebih lambat membuat harga emas rentan terhadap risiko  upside  dalam jangka pendek." Tambahnya.

Dalam keputusan kebijakan yang dirilis sebelum pidato Powell, The Fed menaikkan suku bunga acuan setengah poin persentase, lompatan terbesar dalam 22 tahun, dan mengatakan akan mulai memangkas kepemilikan obligasi bulan depan sebagai langkah lebih lanjut dalam pertempuran untuk menurunkan inflasi.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga AS dan imbal hasil obligasi yang lebih rendah mengurangi opportunity cost  memegang logam kuning dengan imbal hasil nol.

Di tempat lainnya, perak melesat 1,2 persen menjadi USD22,82 per ounce, platinum melambung 3 persen menjadi USD990,76 dan paladium stabil di USD2,255,31.  

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Merosot ke Level Terendahnya, Dolar AS Jadi Biang Keroknya

Harga Emas Dunia Merosot ke Level Terendahnya, Dolar AS Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 28 April 2022 | 08:51 WIB

Ledakan Inflasi Jadi Penyulut Harga Emas Dunia Rebound

Ledakan Inflasi Jadi Penyulut Harga Emas Dunia Rebound

Bisnis | Rabu, 27 April 2022 | 08:48 WIB

The Fed Bakal Lebih Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Langsung Merosot

The Fed Bakal Lebih Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Langsung Merosot

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 08:45 WIB

Terkini

Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026

Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:37 WIB

Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang

Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:35 WIB

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:34 WIB

Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83

Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:31 WIB

Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih

Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:30 WIB

Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?

Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:28 WIB

2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang

2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27 WIB

Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu

Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:25 WIB

Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat

Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:20 WIB

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

×